icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris

Bab 12 Gubuk kecil

Jumlah Kata:1646    |    Dirilis Pada: 12/07/2025

ra untuk kembali ke Jakarta, untuk membangun kembali keluarga yang seharusnya mereka miliki, menggantung di udara se

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris
Kau Ceraikan Aku, Tetapi Anakku Akan Menjadi Pewaris
“Lara menerima perjodohan antara dirinya dan Elara. Namun pria itu menolaknya mentah-mentah. Elara yang dulu baik dan perhatian, berubah memusuhinya. Bahkan pria itu rela tidak pulang selama 3 tahun, agar Lara mau menggugat cerainya. Setelah Bastian, kakek Elara koma, Lara tak punya pilihan lain. Stella, ibu dari Elara, terus menekannya supaya membuat surat gugatan cerai. Karena bagi Stella, Lara sama sekali tidak pantas untuk bersanding dengan Elara. Lara hanya anak seorang sopir. Pernikahannya pun tidak pernah diumumkan secara terbuka. Sehingga tak ada yang tahu, jika dirinya adalah istri dari putra sulung mendiang Bagaskara. Lara meloloskan permintaan Stella. Walau dia sedih, karena harus melanggar janjinya kepada Bastian. Sebuah malam terjadi. Lara terenggut keperawanannya. Elara tak menyadari jika gadis yang pernah ditidurinya adalah Lara. Ia mengira Elena. Setelah perceraian, Elara melamar Elena. Mereka bertunangan. Sementara Lara memilih menenangkan diri dari hingar-bingar ibu kota. Ia tinggal di desa yang begitu asri. Lara mulai berkebun. Ia yang suka dengan bunga, mulai bereksperimen membuat sabun dan parfum. Ia tak menyadari, dirinya ternyata hamil.”
1 Bab 1 takdirnya sudah tertulis2 Bab 2 Hingga suatu pagi3 Bab 3 Lara tak pernah menyangka4 Bab 4 menyembuhkan luka5 Bab 5 ada pula kegelisahan6 Bab 6 Jangan berbohong7 Bab 7 ketakutan8 Bab 8 terancam hancur9 Bab 9 bergantian10 Bab 10 Kepergian11 Bab 11 Kesepakatan yang terjadi12 Bab 12 Gubuk kecil13 Bab 13 apartemen14 Bab 14 Perdebatan15 Bab 15 pedesaan yang menenangkan16 Bab 16 memutuskan untuk menelepon17 Bab 17 pertanda18 Bab 18 menjadi kenyataan19 Bab 19 Pintu kamar yang tertutup membanting20 Bab 20 Ketenangan21 Bab 21 penuh kasih sayang22 Bab 22 ketabahan luar biasanya23 Bab 23 Kondisi Bagas yang memburuk24 Bab 24 bertanggung jawab25 Bab 25 melindungi nama baik keluarga26 Bab 26 akhirnya berlabuh27 Bab 27 reputasi28 Bab 28 melawan keputusasaan