untuk ditulis. Ia memang berstatus janda di usia muda, sebuah stigma yang terkadang masih melekat di masyarakat. Namun, Alana tak lagi peduli. Ia merasa bebas, ringan, dan lebih berharga da
ada dirinya sendiri. Ia mulai kembali menekuni hobinya yang sempat terbengkalai: melukis dan membaca buku. Ia juga rutin berolahraga, melakukan yoga untuk menenangkan pikiran, dan bergabung dengan kelas m
esepian. Ibunya sering memasakkan makanan kesukaan Alana, dan ayahnya sesekali mengajak Alana berjalan-jalan di taman, berba
ndasi Cint
sakan diri, ia hanya ada. Perhatiannya tulus, sabar, dan penuh pengertian. Ia menghormati proses penyembu
a hanya duduk berjam-jam, berbicara tentang segala hal: pekerjaan, impian, masa depan, bahkan hal-hal konyol yang membuat mereka tertawa lepas. Alana merasa ia bisa menjadi dirinya sendiri sepenuhnya di hadap
eras rumah Alana, menikmati secangkir teh
ceria hari ini, Alan
merasa begitu, Daniel. Rasanya seperti
annya. "Aku selalu tahu kau akan
Daniel. Kau adalah orang yang membuatku percaya bahwa k
kan kebahagiaan. "Aku hanya ada di sini, Ala
ra jelas menunjukkan keinginannya untuk membangun masa depan bersama Alana. Ia berbicara tentang rumah impian, tentang perjalanan yang ingin mereka lakukan, tent
asukan atau ide-ide segar. Daniel sangat menghargai pendapat Alana, yang membuat Alana merasa dihargai dan dilihat sebagai pribadi y
yesalan yan
cauan. Ia memang mendapatkan Sasha Amanda, cinta pertamanya yang sangat ia dambakan. Mereka akhirnya bisa bersama secara beb
menjadi pusat perhatian Raihan, dan Raihan merasa tercekik. Ia menyadari bahwa obsesinya terhadap Sasha telah membutakannya dari kenyataan bahwa mereka berdua
h ia hargai dulu. Ia merindukan senyum tulus Alana, yang kini ia sadari, tidak pernah ia dapatkan lagi sejak Sasha kembali.
inya dengan bayangan Alana yang ceria dan penuh kedamaian. Ia melihat bagaimana Alana perlahan bangki
ti Raihan terasa seperti diremas. Ia melihat Daniel memperlakukan Alana dengan penuh cinta dan hormat, cara yang tidak pernah Raihan lakukan. Ia melihat mata Daniel yang
ntang drama perceraiannya dan hubungan barunya dengan Sasha mulai mempengaruhi pandangan rekan kerja d
Ia melihat Alana sedang tersenyum saat membaca pesan
Raihan, suarany
Raihan dengan ekspres
enganmu," kata Raihan, ter
k ada lagi 'kita', Raihan.
f, Alana. Aku benar-benar menyesali semua yang su
asa sakit yang muncul kembali. Namun, itu bukan lagi rasa sakit yang m
, suaranya tenang namun tegas. "Aku sudah memaafkanmu. Tapi
tusasaan. "Tapi, Daniel... dia tidak
n. Kau hanya mencintai dirimu sendiri dan obsesimu pada Sasha. Daniel, dia m
kehilangan Alana selamanya, dan ia tidak bisa menyalahkan siapa pun kecuali dirinya sendiri. Ia telah m
pan yan
ah. Ia menjadi lebih fokus, lebih kreatif, dan lebih produktif. Rekan-rekan kerjanya melihat perubaha
ring makan siang bersama, Daniel sering mengantar dan menjemput Alana, dan mereka juga sering terlihat bercanda d
n mendukung setiap langkahnya. Ia adalah pendengar yang baik, penasihat yang bijak, dan kekasi
tut di hadapan Alana, menggenggam kotak beludru kecil di tangannya. Kali
banyak hal. Dan kau pantas mendapatkan semua kebahagiaan di dunia ini. Maukah ka
ini, air mata itu adalah air mata kebahagiaan yan
rbisik, suaranya serak
annya dengan lembut. Lalu ia menarik Alana ke dalam pelukan erat. Pelukan yang tera
ederhana namun penuh cinta, dihadiri oleh keluarga dan teman-teman terdekat yang benar-benar peduli pada mereka. Alan
beredar di media sosial, dan setiap foto itu adalah pengingat akan penyesalannya yang mendalam. Ia memang telah mendapat
alu atau permainan hati yang kejam. Cinta sejati adalah tentang ketulusan, rasa hormat, dukungan, dan seseorang yang melihatmu apa adanya, bahkan di saat tergelap
/0/26001/coverbig.jpg?v=300f605f96750a7439e9c5f9975a8b57&imageMogr2/format/webp)