icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjerat Cinta Sang CEO

Bab 6 Kekesalan Adelia

Jumlah Kata:1297    |    Dirilis Pada: 09/11/2021

" tanya Jessy yang baru saja kelu

mengembuskan napasnya kasar. Ia mengacak-acak ramb

y menelisik penampilan Adelia dengan p

jawab Adel

n satu alisnya

an wajah memerah. Terbayang perintah dari Alexander yang mengat

ia telepon, bilang kalau hari ini aku bisa libur. Kenapa nggak d

"Bos kamu semalem telepo

nggak ada hubungan apa pun, selai

ama-lama benci jadi cinta loh?

erja dan I-Pad -nya di kasur. Ia segera mengganti pakaiannya de

nuju dapur. Ia ingin memasak beberapa menu ma

kejutkan oleh tingkah Jessy yang mengeluark

Adelia yang tergesa-gesa m

di sana deh. Hari ini, biar aku yang masak. Gini-gini a

in garam sama gula?"

sakin Kevin di apartemennya. Jadi bukan masa

ngan tatapan menuntut.

jadi asisten pribadi CEO di tempatnya bekerja seja

sehoror yang kamu pikirkan,

?" tanya Ade

n lalu." Mendadak ia gelisah melihat respons Adelia yang dat

inya tak suka bila Jessy dekat dengan laki-laki. Namun, ia ta

tidak bertindak bodoh!" ucap Adelia pada akhirnya. U

isa menajam untuk menghambur ke arah Adelia dan m

ku janji enggak akan ane

lembut. Bagaimanapun juga Jessy berh

pa hari ini?" tanya Ade

aja di sana. Aku masaknya cepet kok." Jessy

ang telah ia keluarkan dari lemari pendingin. Sesekali ia menengo

an dua mangkuk salad, satu piring buah

salad seenak ini?" tanya

gajarin," jawab Jessy

ng ke apar

uar sama relasi bisnisnya sih," ucap Jessy sembari menikma

yebalkan itu minta di temenin ketemu r

" Jessy meringis karena takut Adelia marah. Namun, jaw

n Adelia tanpa me

bah dingin," gerutu Jessy dalam hati. "Ehm, kay

urkan tangannya menghentika

nap

ta rapi. "Nonton film kartun terbaru yuk. Aku b

bola mata mal

ubungan dengan dunia kartun. Adelia tersenyum geli melihat tingkah kekanak-kanakan Jessy yang ia lewa

itu ke pertemuan nanti malam?"

. Ia hanya fokus dengan beberapa dokumen yang diantar Tommy. Kini ke

da yang perlu aku lihat?" tanya Alex dat

r. William. Untuk yang di California semua su

k di meja kerjanya. Ia beralih meraih ponsel dan menghubungi salah satu But

ng dilakukan Alexander mengundang

erubah ya? Kamu suka dengan sek

buah seringai aneh. Membuat Tommy sulit men

? Atau telah terjadi sesuat

n deh." celetuk Alex kesal karena per

da ketus itu. Otaknya dengan cepat menganalisa dengan baik.

n besok ... jangan datang

ia kembali berbalik. "Jangan terlalu mudah menjatuhkan hatimu untuk kedua kalinya jika tidak ingin merasakan sak

a. Beberapa rencana apik telah tersusun rapi di otak pintarnya. Ba

yang baru masuk ke ponselnya. Ia tersenyum puas setelah melih

u it

sebuah apartemen di pinggiran Kota California. Ia sedang mengamati seorang p

um ia ke kantor laki-laki bersetelan jas mahal itu akan berhen

ala itu. Perempuan dengan aroma vanila yang membuatnya terbayang-bayang. Me

mendekat. Ia lebih memilih memperhatikan dari jarak jauh da

ndah, ia segera menyewa beberapa detektif untuk

gisi hatinya itu melamar pekerjaan

ghubungi pihak HRD di Johnson Corporation di New York . Dan setelah menden

rtemuan itu, aku semakin yakin untuk memilikimu dan aku pas

ambu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjerat Cinta Sang CEO
Terjerat Cinta Sang CEO
“Harap bijak memilih bacaan. Mengandung adegan dewasa 21+ Carmen Adelia Giovanni (26) harus menelan pil pahit setelah memergoki kekasihnya selingkuh dengan sahabatnya sendiri. Kemudian ia memutuskan untuk pindah ke kota lain untuk menenangkan diri dan mencari pekerjaan lain. Ia melamar pekerjaan di perusahaan Johnson Corporation dan diterima menjadi sekretaris di sana. Alexander Felix Johnson (31) CEO arogan yang kembali ke kota kelahirannya ketika menemukan gadis yang menarik perhatiannya berada di kantor milik keluarganya. Akankah Alexander Felix Johnson berhasil memiliki Adelia Giovanni untuk menjadi kekasih sekaligus istrinya? Dan bagaimana reaksi Adelia ketika mengetahui bahwa Alexander adalah laki-laki yang membawanya malam itu?”