icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terjerat Cinta Sang CEO

Bab 2 Pertemuan Pertama

Jumlah Kata:1324    |    Dirilis Pada: 09/11/2021

dua puluh enam tahun tampak santai menikmati sarapan pag

ternama di New York, sejak satu minggu yang lalu. Ia beruntung mendapati po

hkan perhatian Adelia dari semangkuk salad. Senyum gadis itu m

Ada apa?" t

ah berangk

ke arah jam tangannya lalu berkata,

da kerjaan di sana. Boleh aku ng

o dateng? Mau aku je

ih alamatnya aja. Entar

a besok. Jangan

mu banyak-ban

meneguk segelas susu hangat hingga tandas. Lalu

at sampai ke kantor. Ada beberapa berkas yang harus ia p

nson Corporation. Ia segera masuk ke lift khusus karyawan

tatapan intimidasi dari para kandidat yang telah ia kalahkan. Gadis itu terseny

i

segera duduk di kursi dan menyalakan laptop di sana. Gadis i

lah mendapat pesan bahwa sang CEO datang. Seperti hari-hari sebelumnya,

ng

Seorang CEO yang sangat terkenal di Kota New York. Namun, ada yang berbeda kali ini. Di sebelah pria paruh baya itu b

tipis di bibirnya. Gadis itu meraih tas yang berada di tang

i Adelia," b

k membukakan pintu ruangan Willi

nya masuk, Adelia pun turut masuk untuk

ertamanya. Alex begitu nama panggilan yang disematkan William padanya. Laki-lak

alifornia dan saat William memutuskan untuk pensiun dini, di

?" tawar A

ang masih mengamati interior ruangan yang

k saja tanpa mengeluarkan suaranya. Kesan

si lebih banyak menghadapi

Dan terima kasih," uca

pan. "Baik, Sir. Sil

di ruangan itu. Dengan cekatan, ia segera membuat

am Alex mengintai dirinya untuk

beberapa bagian, Dad?" celetuk Alex yang sud

lia. Dia yang akan mengurus s

pengarahan pada sekretaris Daddy untuk merenovasi ruangan di sini seperti yang

hnson," jawa

cangkir latte di pantri, segera m

nson dan Mr. Al

ut Adelia membuat laki-laki yang me

itah Alex kepada Adelia

" tanya Ade

memanggil namaku,

an Mr. Alex," u

kan panggilan dari Adelia, namun otaknya menolak untuk menerima. Ia kembali mengubah

anggilan itu. Satu-satunya orang yang memanggilnya dengan nama itu hanya

ahuannya bos-Nya itu akan menggunakan nama keluarga untuk panggilan di kantor. Tom

l," ucap pria p

lia gugup. Sial, tatapan lembu

beberapa berkas yang perlu diteliti untuk meeting nanti." Adeli

uh

janya. Ia kembali berkutat dengan doku

ee

Adelia. Gadis itu tampak tak terkejut dan seolah

bantu Mr. Tommy?" tan

inkan ada beberapa yang perlu di renovasi dan diganti dengan yang baru. Ini sebagai referensi untuk menata ruangan y

tak pintarnya mampu memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk menguba

kan dalam satu minggu ruangan sudah

kin? Hanya dalam seming

ng ahli memprediksi pembangunan dan propos

Mr Alex. Oh ya, panggil aku

lia mengulurkan tangannya untuk be

angannya untuk menerima

padaku kalau nanti kamu menem

h," ucap Ade

a segera menata dokumen di mejanya sebelum

eting. Ia berjalan di belakang pria paruh baya

eting kali ini?

esalahan jurnal minggu lalu saja. Dan membahas pe

irnya. "Baiklah. Aku serahkan u

nyiapkan dengan baik M

ika. William berjalan dengan tenang menuju tempat yang telah dis

ng kit

ambu

ah rilis, eksklusif di Bakisah dan anak cabangnya. Kalian bisa mencari judul 'Pesona Wanita Pilihan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terjerat Cinta Sang CEO
Terjerat Cinta Sang CEO
“Harap bijak memilih bacaan. Mengandung adegan dewasa 21+ Carmen Adelia Giovanni (26) harus menelan pil pahit setelah memergoki kekasihnya selingkuh dengan sahabatnya sendiri. Kemudian ia memutuskan untuk pindah ke kota lain untuk menenangkan diri dan mencari pekerjaan lain. Ia melamar pekerjaan di perusahaan Johnson Corporation dan diterima menjadi sekretaris di sana. Alexander Felix Johnson (31) CEO arogan yang kembali ke kota kelahirannya ketika menemukan gadis yang menarik perhatiannya berada di kantor milik keluarganya. Akankah Alexander Felix Johnson berhasil memiliki Adelia Giovanni untuk menjadi kekasih sekaligus istrinya? Dan bagaimana reaksi Adelia ketika mengetahui bahwa Alexander adalah laki-laki yang membawanya malam itu?”