icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

SUAMIKU SEORANG PENDUSTA.

Bab 3 Menguak perselingkuhan

Jumlah Kata:1290    |    Dirilis Pada: 24/06/2025

tampak ragu, lama ia menjawab. Namun aku me

sendiri sebelum suaminya yang dahulu men

t nama Tuan Smith. Dengan cepat

aku agak bingung.

ami Neni. Ia seorang pengusaha muda yang kaya raya. Duda tanpa anak, ia men

saat Bu Darma bi

anjat kaget. Apalagi Bu D

s Smith. Berkebangsaan Swiss. Mamaku bernama Citra Lestari orang Jog

ha properti serta mempunyai pabrik tekstil yang terken

yang harus menggantikan mengelola usaha Papaku. U

sebagai tangan kanan papaku waktu itu berusaha membantuku dengan mendor

u, aku jatuh cinta sama Mas

Mas Bram yang mana sebenarny

a merestui pernikahanku hingga dikaruniai ana

rnikahan Jeng Neni tidak datang. Pern

engan menggele

alah sama keluarga Bu," aku m

i yang bernama Smith itu Mas Bram,

i Neni seb

ping-keping. Mas Bram mengaku kalau diriny

engan informasinya. Dan aku meminta Bu Darma kalau ada informasi

. Bu Darma mengangguk pelan. D

ku. Pikiranku semakin tak karu-karuan. Seju

al punya hutang Mas Bram? Kenapa

upacu mobilku menuju rumah Ma

maaf pada Mamaku ternyata benar apa

akarta. Belum berangkat ke Jogjaka

dengan Mamaku. Mamaku

enjadi pilihan terbaik kamu. Salahkan dirimu sendiri, seb

ku. Memang aku merasa bersalah. Tapi tak

rnya." Pintaku memohon dengan duduk seperti pesaki

? Kenapa semua aset kau limpahkan pada

erdetak. "Siapa yang melimpahkan pad

ku memandan

alah dia bawa pengac

Mama percaya den

pa berkata sepatah kata. Hingga aku mengul

ggelengkan

ngan itu. Sebab semua aset itu

hun melahirkan aku. Aku memeluk pipi keriputnya yang sudah ter

uh curiga dengan Mas Bram tentang aset perusahaanku. Ia juga terus menanyak

gelengka

i untuk kepemilikan belum

merasa lega mend

," suara m

s kecilku yang tergel

pasti mencariku, hampir seha

ngantarku sampai di

e sini. Aku kangen ingin

uk dan melambaikan t

*

ore. Berati hampir satu hari aku

embuka pintu kamar, aku kaget melihat Jenar t

panggilku d

Jenar yang berbaring lemah

a ..

ening Jenar. Aku merasakan

a, tadi sudah saya cek suhuny

arah Nur yang masih be

menghubungi aku B

li saya menghubungi Nyonya tap

uk mengisi. Padahal sejak pulang dari arisan aku berniat untuk mengisi

menghubungi

iangkat, Tuan kecil juga sudah

ponselku dengan mengulurkan ponsel ke a

n, Sayang?" ucapku me

engan mengerjap- n

ruh Arman sopirku untuk siap-siap mengantarku ke r

ubungi dokter pribad

sakit segera aku

ah sakit." ucapku dalam ponsel singkat. Sete

n secepatnya pu

am ponsel. Hingga Mas Bram berkali-kali mengh

apalagi bayangan demi bayangan terlintas di pelupuk mataku bagaima

aku. "Aku nggak apa-apa Mama, besok Jenar pasti sudah

n mengusap air mataku yang t

at sembuh," lirih ku denga

kemana

Singapura, Sayang. Tunggu besok pa

a dan seorang perawat

anggilan dari

engan

, Jenar sama Bib

an mengikuti langkah suster keluar kama

gaku yang sudah bertahun tahun mer

hubungi saya sebelumnya k

mungkin s

pku tak seperti biasanya. Seperti ada

an berhadapan dengan hakim yang akan

saya, Dokter?" Saya bertanya

ang. Dia mengambil sebuah kerta

ebar saya mengambil ke

metar saat membaca tulisan y

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
SUAMIKU SEORANG PENDUSTA.
SUAMIKU SEORANG PENDUSTA.
“Namaku Kinanti Hans, wanita pewaris tunggal seorang konglomerat ternama di kotaku. Dengan meninggalnya Papaku, agar perusahaan Papaku terselamatkan aku menikah dengan orang kepercayaan Papaku yaitu Bramasta yang sering aku panggil Mas Bram. Namun aku tak menyangka Bramasta yang menurutku laki-laki yang sangat mencintai aku selama dua belas tahun ternyata mengkhianati aku. Ia menikah diam- diam dengan Neni sahabat karibku sendiri yang mana ternyata Neni mantan pacar Mas Bram. Dan hal yang tak aku ketahui bertahun-tahun. Mas Bram menikahiku hanya karena menginginkan hartaku. Ia bersekongkol dengan Neni untuk menguasai hartaku dengan cara picik dan jahat ia ingin membunuh keluargaku satu persatu tanpa menyentuh. Pertama anakku, ke dua bu Citra Mamaku. Target yang terakhir Aku. Akankah niat Bramasta untuk menguasai hartaku dan menghabisi nyawaku terkabulkan? Baca selanjutnya di novelku yang berjudul SUAMIKU PENDUSTA. Napen Sedah Mirah.”