icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan

Bab 3 Sudah Diputuskan

Jumlah Kata:1491    |    Dirilis Pada: 04/07/2025

na dengan tekad yang tak tergoyahkan seperti seorang

u dengannya. Tapi kamu masih saja melewati batas dan terus menerus memprovokasiku

ucapannya sendiri, mengerutkan kening sambil menutupi bibirnya. "Aku ya

polos yang rapuh, tamp

endapatkan simpati Yosan. "Aku tidak pantas menerima permintaan maafmu," ucapnya dengan nada sarkast

ih memikirkan apa yang terjadi di klub tadi malam," ucap Rina kep

ng manis menggeli

ubuhnya dan sekilas melihat

matanya tanpa kehangatan. "Itu hanya fak

ku adalah pihak ketiga yang menghancurkan pe

lam dengan kata-katanya, "Rina, ambilkan obatku. Jangan bua

gkan dengan Rina, Rose hanyal

dan berjalan keluar dari apotek t

ar sedikit saat memegang kemudi. Butuh dua kali pe

takan pada dirinya send

uran dua milimeter di payudara kirinya. Dia sudah menjadwalkan den

yang juga dokter kandungannya, kenapa seseorang yang ber

ri stres dan kemarahan. Dan dalam kasus tumor Rose, dia yakin ba

ebutnya omong kosong, tetapi jau

aan yang telah dia tanggung selama tiga tahun menikah deng

akan merasa sakit hati saat pria itu jajan di luar ke sana kemari. Dia hanya

dirinya mengemudi tanpa tujuan dalam pikira

elain Villa Nexus, dia tidak punya t

ya menandatangani perjanjian pranikah, yang hanya memberinya hak sementara untuk tinggal di sana. Yosan bersikap dingin

yi dan kosong. Yosan jarang ada di sana, menghabiskan sebagian besa

arena sendirian, Rose menjadikan kerj

indari kekosongan di rumah. Kalau saja hari ini dia tidak perlu minum p

itu dia membuka pintu, bau asap rokok yang meny

ndela panorama di ruang t

ng. Suaranya, meskipun rendah, membawa kehangatan

ih khawatir, aku bisa membawamu pergi ke Kota Kuno lusa untuk menemui seorang a

pisan kain kasa. Tidak diragukan lagi bahwa Y

ulang menguap. Dia diam-diam menaruh tas tangan da

dia mengoleskan pelembab, dia

i Kota Jingga. Aku ingin kamu menjemputnya

kali Yosan mengambil inisiatif untuk me

an ajak dia berkeliling kota. Berapa pun uang yang kamu belanjakan, aku akan menggantinya." Tanpa menu

sekali pakai yang dia gunakan untuk membersihkan wajahnya ke tempat sampah. "Mint

r semuanya. Budi akan mengurus urusan mengemudi dan

r komputer. Dia sama sekali tidak me

embuncah dalam dadanya. "Aku ada janji dengan

lanjutan apa?

n tumor di payudara kiriku saat pemeriksaan tera

untuk pemeriksaan lanjutan tidak akan mengubah

ku untuk mendapatkan janji temu dengan spe

dan ibuku selalu tegang. Jika kamu bisa menghibur temanny

mberi ruang untuk negos

i mata Yosan membuatnya terdiam. Setelah lebih dari sepulu

ia menyentuh pipi dan menyadari p

melirik layar, mengenali nomornya, dan

a Lina muncul di layar. Tanpa menged

ruang kerja. Dia tidak sekali pun

dia mendapati Yosan sudah mengenaka

itam di bawah matanya yang menunjukkan pria

anan di wajahnya atau keanggunan seorang pria

puluh menit," ucapnya sambil memeriksa arlo

las, hampir tak terasa ol

ri untuk berkata, "Rina lebih pandai melayani orang daripad

tetap istriku. Jika Rina dikirim untuk melayani teman ibuku dan kaba

manfaatkannya untuk mel

rkawinannya telah bergosip tentang kejadian di Zero Club t

nya, embusan angin dingin bertiup, memb

ijaya, asisten Yosan, bagaimana Yosan akan menghadapi r

g cerdas. Dia hanya tersenyu

a mendesak, Budi tetap tutup

pon, dan setelah percakapan singkat, dia mengerutkan kening. "Perubahan rencana," ucapnya k

menutupinya. Dia tidak ingin kehilangan ketenanganny

etelah memeriksa, dia melihat antrean panjan

nya pilihan lai

memahami gambarnya, tetapi teksnya jelas-tumor di p

ga bulan yang lalu, ukura

mbahan itu sudah past

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan
Rahasia Tersembunyi Dalam Pernikahan
“Jika hasrat bagaikan sebilah pedang, pertemuan mereka sudah membuatnya terluka dalam keheningan. Dia menjalani hidup yang penuh dengan bahaya dan kenikmatan-tak pernah menyangka adanya seorang wanita yang bisa membuatnya lengah.”