“Kirana tidak pernah menyangka jika Arya, suami yang selama ini dihormati dan dianggap bertanggung jawab ternyata masih menjalin hubungan dengan kekasihnya. Dengan alasan pernikahan mereka hanya perjodohan tanpa melibatkan rasa, lelaki itu tega mengkhianati ikrar suci yang diucapkan di hadapan Tuhan. Di saat yang bersamaan, ujian untuk Kirana bertambah lagi dengan kondisi kesehatan dan kehamilan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya, serta bisa berakibat fatal jika tetap dilanjutkan. Namun, demi keinginan untuk menimang buah hati, dia bersikeras mempertahankan dan terus menjalaninya meskipun berisiko kematian. Sementara itu, Arya yang sudah meninggalkan rumah dan memilih hidup bersama kekasihnya, sama sekali tidak mengetahui kabar kehamilan Kirana yang sengaja disembunyikan demi ketenangan lahir dan batin. Dia berjanji akan mengatakan kebenarannya jika sudah tiba waktu yang paling tepat. Apakah Kirana dan bayinya akan selamat dan bisa melanjutkan hidup sesuai harapan? Bagaimana pula nasib Arya dan hubungan dengan kekasihnya setelah diterpa badai ujian yang datang secara beruntun?”