icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Bab 4 Part 04

Jumlah Kata:1195    |    Dirilis Pada: 15/06/2025

persatu hingga aku telanjang bulat, dan hanya menyisakan kerudu

i andre dengan erat memelukku, aku pun tidak berhent

rayangi tubuhku, dia mencium tengkukku yang masih tertutup kerudung, sementara kedua tangannya menc

menciumi pipiku, tangan kanan andre beralih kebawah menuju keselangkanhanku, aku dapat merasakan j

angsang ya?" Ia menggoda

mah. "Tidaaak... Aahkk... Lepaskan saya dree! Aaahhkk.... Ooghk.... C

dengan kontolku, setiap hari kamu ak

i ke siapa pun atau polisi, jangan seperti ini, lepaskan saya dree." Aku memohon kepada

ada orang di sini'' ucap andre, ternyata di rumah andre pada waktu itu tida

di lepaskan

memekik ketika andre meremas

am suaraku dengan melumat bibir merahku, menghisapnya dengan pe

, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, tapi ... Aahkk... ,

u tersadar ku

barusan, hampir saja aku meni

bahkan ketika andre menggendong dan menjatuhkanku diatas sofa ruang tamu, a

kepadaku, aku tidak boleh tinggal diam, aku har

kebelakang, lalu dengan secepat kilat aku hendak melarikan diri tap

Aku memelas untuk

n panjang sudah tegak keluar dari sarangnya,''yaa ampun

nku dengan penuh irama bergerak maju mundur mengikuti irama hentakan pinggul andre,

lentang di atas sofa ruang tamu, dan la

keatas tatkala lidah andre mul

jemarinya memencet dan memelintir puttingku, membuatku merintih

naku aku pun semakin pasrah, dan malahan m

naku , kini iya berdiri dan segera

a kamu pasti men

enisnya yang berusaha masuk ke vaginaku, mataku terbe

alya....sampai kontolku susah untuk

snya ke dalam vaginaku, sambil mendorong pi

aput daraku (atau perawanku) menembus leher rahimku, membuat mat

senyum, wajahnya menggambarkan kepuasan karena telah b

mpur nikmat di dalam vaginaku yang langsung mer

tolku! tapi... Aahkk!" Erang andre saat ia menarik perlah

seperti ini, tol

cepat, memompa dan menusuk vaginaku dengan hentakan-hentakan kecil memb

u memohon, menggeleng-gelengkan kepalaku sa

e yang tampak begitu puas kare

anita sepertiku, pasti akan merasa sangat bangga dan merasa sa

n selalu menjunjung tinggi harga dirinya sebagai seorang wanita muslimah. Sedan

a? Enakkan?" Dia t

kuabaikan begitu saja, karena rasa ini tak pernah kurasakan sepanjang

dre, tubuhku terguncang naik turun. Walaupun aku jijik dan meras

gikuti irama hentakan pinggulku, sementara itu tangan andr

.................ooooouuughs...

tatku di buka, dengan bersamaan kurasakan ada benda besar yang ingin ma

yang erat membuatku tak bisa bergerak." Aku m

u sampai lobangku di masukin penisnya andre.Membayangkannya

n ya

memekik pelan saat anusku d

memaksakan penisnya masuk semakin dalam keanusku, hin

r saking sakitnya,rasanya agak aneh dan me

siku saat ini, dan ternyata memang benar apa

oalnya ini tidak boleh, ini biang penyakit! Aahk

ikuti olehku dan kami pun mencapai orgasme.Itulah

tadi aku melamun sambil duduk di sofa, lalu kua

dree''

bisa datang kerumahmu karena aku mau service mo

itu nanti malam aku tungg

at malam harinya andre sudah

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gairah Liar Dibalik Jilbab
“Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku. ''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur. ''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur. lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman. ''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku. jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi . Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri. ''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga. Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku. ''Jangan nak... ibu mohon.... Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat. Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............ Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat! Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar. Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar. Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!"”