icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Gairah Sang Pemuas

Gairah Sang Pemuas

Penulis: Juliana
icon

Bab 1 Part 01

Jumlah Kata:1186    |    Dirilis Pada: 07/06/2025

edang membungkuk untuk mencium tangannya. Hari it

hana yang terbiasa bertani dan berkebun, untuk mencukupi kebutuhan hidup. Sungguh keberu

kukan mereka, Mengingat Gusti memiliki paras sangat tampan. Bisa dibilang di

jo tinggalin

lupakan kam

atkan oleh Gusti. Lelaki tampan i

adis yang selalu menarik perhatian Gusti. Namanya Siti

dangan ke segala arah. Sebab, sejak tadi dia

elat nanti," tegur Aman. Teman sepantaran Gusti, Namun dia merupakan anak jur

il Aman. Saat itulah, terdengar suara te

mobil, Dia yakin gadis yan

ari laju, sambil membawa sesuatu dalam peluk

yang lain!" timpal Gusti, Dia dan Mawar bersahabat sejak kecil. Keduanya sa

suatu untuk kau bawa, Nih!" Mawar meny

ya Gusti denga

i. Ya sudah, pergi sana!" ujar Mawar yan

hat aku pergi," tang

menjulurkan lidah. "Kan ka

rang pemberian Mawar ke kursi belakang m

ahnya juga memerah padam karena m

ihatin orang banyak!"

lalu Dia segera masuk ke mobil. Tak lam

ngan berlari. Saking tampannya Gusti, bahkan ada anak SMP yang juga menyukainya. Mer

balah dia di ibu kota. Gusti dan Aman langsung pergi

i di kost-kostan, Keduanya terlihat

ir dua jam terjebak macet. Udah capek, panas

ada, kau pasti akan semakin kesulitan. Menemukan kost-kos

Kalau bisa nanti aku mau cari y

" balas Aman. Dia dan Gusti segera memasuki kost-

a yang namanya perbedaan lelaki dan perempuan," ujar Hest

n Gusti. "Ya ampun... ta

gkah mundur, Ia justru lebih terpi

ira, kost-kostan yang di tempatinya adalah kost-kostan campura

ab pertanyaan Gusti. Dia memperbaiki rambut karena ingin dilihat cantik. Lalu

au laki-laki diperbolehkan mengkost di sini?" tanya

n emang kost-kostan campuran!" ujar Ama

engan harga yang cukup terjangkau," kata Hesti yang akhirnya berhenti di salah

ar. "Aku duluan ya, Gus. Nanti setelah rehat kita no

rsenyum dan berkata, "Nah kalau

ang akan di tempati Gusti. Lalu me

s Aman kan aku sudah kenal. Tapi

ab Gusti dengan s

elah kost-kostan ini. Yang pakai cat biru," ungkap Hesti. "Oh i

t pergi sehingga dirinya bisa beristirahat. Akan teta

" tanya Gusti. Terpaksa bertanya

nggak lihat yang segar-segar begini. Ya sudah, a

terlebih dahulu. Lalu menghempaskan diri ke

kus pada tas yang berisi barang pemberian Mawar. Ia

uga tempe mendoan buatannya di dalam sana. Kebe

adi rindu pada Mawar, Padahal dirinya bar

kan membereskan kamarnya besok saj

***

r

a. Ia langsung merubah posisi menjadi duduk, sambil melihat ke arah pintu. D

g sering disapa Ana itu. Dia melangkah sempoyongan denga

yang tentu saja kebingungan. Dia meny

ghampiri Gusti. Tanpa diduga, dia melepaskan crop topnya

ti membulat. Dia buru-buru menjau

Sebagai pemuda kampung, jelas berhadapan dengan perempuan seperti Ana bukanlah

membuka pintu. Lelaki itu tampak ma

u malam pertama udah

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gairah Sang Pemuas
Gairah Sang Pemuas
“Akibat memiliki masalah ekonomi, Gusti memutuskan bekerja sebagai pemuas. Mengingat kelebihan yang dimilikinya adalah berparas rupawan. Gusti yang tadinya pemuda kampung yang kolot, berubah menjadi cowok kota super keren. Selama menjadi Pemuas, Gusti mengenal banyak wanita silih berganti. bahkan, Dia membuat beberapa wanita jatuh cinta padanya. Hingga semakin lama, Gusti jatuh ke dalam sisi gelap kehidupan ibukota. Ketakutan mulai muncul, ketika teman masa kecil dari kampungnya datang. "Hiruk pikuknya ibu kota, memang lebih kejam dibanding ibu tiri! Aku tak punya pilihan selain mengambil jalan ini."”