icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dilahirkan Sebagai Ancaman

Bab 4 Bayangan ayah kandungnya

Jumlah Kata:679    |    Dirilis Pada: 01/06/2025

g gelap. Bayangan ayah kandungnya yang muncul dalam video masih terus menghantui pikirannya. Siapa sebenarnya

g yang pernah bekerja di balik layar perusahaan besar keluarga Hariz. Ia tahu lebih banyak dari

di sebuah kafe kecil di pinggir kota. Mereka du

korban. Dia sebenarnya menyimpan dokumen pen

kumen apa? Kenapa aku

a yang dijaga mati-matian. Dan kamu sekarang sa

itu ada api semangat yang menyala. Ia tidak ing

dapatkan dokumen itu?"

s. "Itulah yang akan

mor yang menyudutkan Zaira di sekolah dan di lingkungan sosial mereka. Ayla juga berusaha

il Zaira ke ruang tamu, tatapa

a. Semua ini karena sikapmu y

i tegas, "Aku hanya ingin kebenaran,

Zaira merasa semakin terisolasi, ta

Beberapa teman dekatnya mulai menjauh karena pengaruh Ayla d

e. Aku tahu kamu kuat," kata

alau bukan karena kamu, a

dokumen yang disembunyikan ayah kandungnya. Mereka menemukan

ia yang selama ini disembunyikan. Salah satu dokumen itu berisi bukti ket

tu erat, merasakan keadilan

a pada kegiatan Zaira, mengintai gerak-geriknya dan ber

a dokumen di kamar Zaira, tiba-tiba listrik padam.

pas, merasa anca

g sekolah, ia menemukan sepucuk su

ang, atau kamu

tu dengan tangan gemetar.

hati kepada Arga. Ia menceritakan semuanya, mulai dari rahasia k

gan serius, lalu meng

iri, Zee. Aku ak

i Hariz, mulai menunjukkan sikap yang berbeda. Ia mengundang Zaira

ra. Berhenti mencari ha

balik, suara p

siapa aku sebenarnya. A

dengan ketegangan yan

pi seluruh keluarganya. Namun, ia juga tahu, pertarungan ini bu

kan langkah berikutnya. Ia harus lebih c

a yang berkilauan di malam hari. Dalam hatinya

kuungkap, apa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dilahirkan Sebagai Ancaman
Dilahirkan Sebagai Ancaman
“Zaira Callista Ramadhani adalah seorang gadis berhati lembut, meskipun kehidupannya jauh dari kata hangat. Nama "Zaira" diberikan langsung oleh sang kakek, yang menambahkan unsur "Kliwon" dalam doa-doanya-berdasarkan weton hari lahir Zaira-karena sejak awal, ia tahu bahwa kelahiran cucunya itu tidak pernah benar-benar diinginkan oleh sang ibu. Kakeknya berharap, nama itu bisa menjadi pengingat kekuatan dan keteguhan hati, sekaligus sebagai pelindung bagi cucunya. Dan seperti firasatnya, Zaira tumbuh di bawah bayang-bayang dinginnya sikap kedua orang tuanya, terutama sang ibu. Gadis pendiam yang lebih sering dipanggil Zee itu, kerap menjadi sasaran kemarahan. Dimarahi tanpa sebab, dihina dengan kata-kata tajam, bahkan tak jarang menerima hukuman yang tidak pantas. Sang ibu seolah menolak mengakui kehadirannya di rumah-menganggapnya bayangan dari kesalahan masa lalu yang tak pernah bisa dimaafkan. Zaira memiliki seorang kakak perempuan bernama Ayla, yang selalu mendapatkan kasih sayang dan perhatian lebih. Kedekatan orang tuanya dengan Ayla menjadi jurang yang makin memperlebar kesenjangan antara Zaira dan keluarganya. Namun, meski sering diperlakukan tidak adil, Zaira tetap berusaha menghormati ayah dan ibunya-meski perlahan hatinya mulai lelah. Perlakuan dingin yang ia terima setiap hari membuat Zaira tumbuh menjadi gadis yang tertutup. Hatinya membeku, ucapannya minim, dan sikapnya mulai memberontak dalam diam. Ia tidak lagi menuruti setiap perintah dengan patuh. Ia hanya menunjukkan senyum tulusnya kepada satu orang: sang kakek, satu-satunya orang yang selalu memeluknya tanpa syarat. Namun, suatu hari, sesuatu yang disembunyikan keluarga selama ini perlahan terkuak-sebuah kebenaran tentang kelahirannya, yang bukan hanya mengubah cara Zaira memandang keluarganya... tapi juga membangkitkan keberaniannya untuk melawan takdir yang selama ini mencoba menginjaknya.”
1 Bab 1 Di sebuah rumah tua2 Bab 2 Gadis itu duduk di tepi tempat tidurnya3 Bab 3 sulit dijelaskan4 Bab 4 Bayangan ayah kandungnya5 Bab 5 Suara burung di luar6 Bab 6 berdatangan7 Bab 7 sebelum alarm berbunyi8 Bab 8 dipertaruhkan setiap detik9 Bab 9 Aliansi yang Rapuh10 Bab 10 Kabar tentang skandal11 Bab 11 Aku harus kuat12 Bab 12 Setelah kebenaran mulai tersiar13 Bab 13 perasaan lega14 Bab 14 ruang tunggu15 Bab 15 rekaman yang mengungkap16 Bab 16 semangatnya tetap membara17 Bab 17 Siapakah yang selama ini berkhianat dari dalam 18 Bab 18 tak menentu19 Bab 19 dia sedang bermain di medan penuh jebakan20 Bab 20 para pengikut keluarga Rasyid21 Bab 21 melihat bagaimana konflik ini akan berakhir22 Bab 22 mengembalikan hak-haknya23 Bab 23 menatap masa depan24 Bab 24 menyentuh hati25 Bab 25 surat terbuka26 Bab 26 Rumah Asa27 Bab 27 Apa motif sebenarnya 28 Bab 28 Kasus ini jauh lebih besar29 Bab 29 tekadnya untuk menegakkan kebenaran30 Bab 30 segala risiko