icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Bad Boss

Bab 8 8, Xaiver si Pemaksa

Jumlah Kata:1043    |    Dirilis Pada: 30/10/2021

Xaiver si

dee

iang ini Anda ada pertemuan

kepalanya, membuat aku menge

sa untuk meng-cancel pertemua

a?" ta

rlu berbicara se-forma

ena Mr.Maximilian tidak menjawab pertany

Apa kau tidak suka?" tanya Mr.Maximilian, ia meraih waja

bahkan jika di kantor kau juga satu ruangan denganku?" t

nggertakkan gigi karena kesal. Siapa yang

eraneh yang pernah

t yang pernah aku temui... memangnya

mm

ingin tidur." balasnya, ia mu

ba melepaskan pelukan Mr.Maximilian, bukannya me

r.Maximilian, lebih tepatnya kami sedang berada di batas ranjang d

aku jika aku sampai menelanjangimu saat ini juga." ucap Mr.Maximilian tanpa

pa, aku hanya takut jika Mr.Maximilian sampai mendengar detak jantungku yang berdebar deba

un sial sekali, karena aku tetap tidak bisa melepas tangannya dari pinggangku. Semakin

tidur. Tapi tidak bisa, walaupun ma

a

ng tertidur. Terlihat sangat polos, seperti bayi. Tidak akan ada

ndangi wajahnya yang polos itu dan terus berpikir

k Mr.Maximilian khas bangun tidur. Ba

mn

pa de

Memerhatikannya yang sedang mengedip-ngedipkan matanya

sudah tersenyum karena itu. "L

engan nada sombong da

g, ini sudah hampir malam." ucapku mengalihkan pem

i dengan satu syarat." ucap Mr.Maximil

knya aku menerima syaratnya dari pad

tu?" t

lian menunjuk bibirnya

balasku

gin terus seperti ini

yum menyeringai itu dengan bibirku, tapi mau di taruh d

g melepas tangannya dari pinggangku. Sepertinya aku harus me

anjang lalu meng

." ucapk

lah

hnya kepadaku, dengan secepa

kan aku sekar

sebuah ciuman Deeva." ucapnya kemudian menarik wajahku

rasakan jika jantungku semakin

tah sudah ke berapa kali. Tapi mengapa rasanya kali i

a setelah melepas ciu

ona merah, buru buru Aku bangkit dar

mn

nya yang te

mulai me

Kau tidak bol

-,- yang terus berdebar debar, aku bahkan tad

s jantung, siapa tau semua ini terjadi padaku karena aku

ang beberapa menit aku menunggu, tiba tiba seseora

dengar seperti perintah itu membu

ika bukan Mr

sudah memesan tadi dan sebentar l

an mengantar kau

id

ian sudah lebih dulu mendorong badanku memasuk kedal

g di luar dan me

duduk di kursi kemudi. Memang jika ia duduk di kursi pe

arkan aku, Xaiver?" tanyaku saat

u jugalah yang harus mengantarkanmu pulan

di mana rumahk

imilian menatap

mana k

ahukan rumahku padanya, jadi tidak

cerewet s

karena mendengar jawaban

lain untuk orang y

C

jalanan yang cukup macet. Ralat ini benar benar macet,

tu nyaman sehingga k

umpangi memang sudah berada di depan rumahku, uh berarti aku tadi melamun sampai t

imak

sam

pan, menurut k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Bad Boss
My Bad Boss
“Xaiver Narendra Maximilian, pernah bersumpah di hadapan teman temannya jika ia tidak akan menikah seumur hidupnya karena baginya wanita itu hanyalah penghangat ranjang semata. Namun sumpah itu mulai terlupakan saat ia memiliki sekretaris yang tidak berniat menggodanya sama sekali. "Hal terindah yang pernah aku dapatkan adalah saat aku bertemu denganmu, Adeeva Adelia." Xaiver Narendra Maximilian. "Hal terburuk yang pernah aku lalui adalah saat aku bertemu denganmu, Xaiver Narendra Maximilian... Tapi itu dulu, karena sekarang hal buruk itu menjadi hari yang indah." Adeeva Adelia Albert”