“Demi uang 500 juta rupiah, Calista rela menyewakan rahimnya untuk Darian, pria yang tak lain adalah kekasih dari sahabatnya sendiri, Mireya. Dengan alasan ingin hidup bebas tanpa anak di masa depan, Mireya memaksa Calista menerima tawaran gila itu-melahirkan anak untuk Darian yang terus-menerus ditekan oleh keluarganya agar segera menikah dan punya keturunan. Awalnya, Calista berpikir semuanya akan berjalan sesuai rencana. Tidak ada ikatan, tidak ada drama. Kontrak mereka jelas-begitu bayi lahir, Calista harus pergi, dan uang itu menjadi miliknya sepenuhnya. Namun kenyataan jauh dari bayangannya. Kehamilan itu tidak hanya mengubah tubuhnya, tapi juga hatinya. Tatapan Darian tak lagi dingin. Sentuhannya tak lagi sekadar formalitas. Dan yang paling mengejutkan, Mireya mulai menunjukkan sisi gelapnya-posesif, penuh kebohongan, dan menyimpan rahasia yang perlahan terkuak. Yang awalnya hanya perjanjian, kini berubah menjadi medan pertempuran emosi. Dan Calista sadar, satu-satunya jalan keluar... bisa jadi membuatnya kehilangan lebih dari yang pernah ia bayangkan.”