icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perjanjian Rahim

Bab 4 KEBENARAN YANG MENGGUNCANG

Jumlah Kata:649    |    Dirilis Pada: 28/05/2025

a dengan tangan gemetar. Lampu redup menyoroti layar laptop yang terbuka di depannya. Dengan hati-ha

gga bukti transaksi keuangan yang menunjukkan jaringan korupsi dan pengkhiana

eluarga Darian dari dalam. Di sana, Mireya dengan dingin membahas strategi untuk menyingkirkan Darian jika dia menghalangi rencananya. L

dak akan menyelesaikan apa pun. Ia harus cerdas dan hati-hati. Jika ingin mengalahk

Raka. Mereka bertemu di sebuah kafe tersembun

ius setelah melihat sebagian file di laptop Calista. "Mireya bukan hanya

orkan semua ini ke publik? Itu terlalu berisiko.

ereka percaya bahwa kita punya lebih banyak kartu. Kita buat Mireya d

wa Calista mulai bergerak, memperketat pengawasan. Ia menugaskan anak buahnya untuk menyelidiki si

ang. Ayahnya yang keras dan penuh tekanan menuntut aga

a ayahnya terdengar berat. "Jangan biarkan or

n tatapan yang sulit diartik

antara kewajibannya pada keluarga dan rasa ci

formasi yang cukup membuat Mireya dan kroninya gelisah. Berita-berita kecil tentang ska

mengintensifkan serangan balik. Namun, dengan kecerdasan Calist

nnya, teleponnya berdering. Suara di ujung telepon a

ra. Ini tentang Darian,"

rkejut, "S

yang sebenarnya terjadi, dan aku bisa m

nyata tidak sepenuhnya terlibat dalam skema Mireya. Ada tekanan besar dari

mulai mendapatkan akses ke informasi le

emakin nekat dan berbahaya. Ia mulai mengancam kelua

egalanya. Tapi dukungan Maya, Raka, dan tema

rtutup yang penuh ketegangan. Mata mereka saling me

n kau menyesal sudah berani melawan aku," anc

penuh api. "Aku tidak akan mundur. Kali i

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perjanjian Rahim
Perjanjian Rahim
“Demi uang 500 juta rupiah, Calista rela menyewakan rahimnya untuk Darian, pria yang tak lain adalah kekasih dari sahabatnya sendiri, Mireya. Dengan alasan ingin hidup bebas tanpa anak di masa depan, Mireya memaksa Calista menerima tawaran gila itu-melahirkan anak untuk Darian yang terus-menerus ditekan oleh keluarganya agar segera menikah dan punya keturunan. Awalnya, Calista berpikir semuanya akan berjalan sesuai rencana. Tidak ada ikatan, tidak ada drama. Kontrak mereka jelas-begitu bayi lahir, Calista harus pergi, dan uang itu menjadi miliknya sepenuhnya. Namun kenyataan jauh dari bayangannya. Kehamilan itu tidak hanya mengubah tubuhnya, tapi juga hatinya. Tatapan Darian tak lagi dingin. Sentuhannya tak lagi sekadar formalitas. Dan yang paling mengejutkan, Mireya mulai menunjukkan sisi gelapnya-posesif, penuh kebohongan, dan menyimpan rahasia yang perlahan terkuak. Yang awalnya hanya perjanjian, kini berubah menjadi medan pertempuran emosi. Dan Calista sadar, satu-satunya jalan keluar... bisa jadi membuatnya kehilangan lebih dari yang pernah ia bayangkan.”