icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Perjanjian Rahim

Perjanjian Rahim

icon

Bab 1 TANDA TANGAN PENGKHIANATAN

Jumlah Kata:1075    |    Dirilis Pada: 28/05/2025

apan saja. Matanya terpaku pada nama-nama yang tercetak rapi di atas kertas itu

kata Mireya dengan suara lembut tapi dingin. Nada suaranya ta

uk di samping Mireya-Darian Evander. Dingin, rapi, berjarak. Seorang pewaris tunggal dari keluarga pengusaha properti terbesar di negara itu. Pria yang sela

hari ini, ya?" gumam Calista,

ah bilang dari awal, aku mau childfree. Tapi keluarganya Darian nggak berhenti menekan. Mereka ancam kalau Da

isa menyelamatkannya dari jeratan utang rumah sakit mendiang ibunya, bisa memb

hidupan. Tentang tubuhnya. Tentang menyerahkan sesuatu yan

lahirkan... dan setelah itu sem

kan diminta bertanggung jawab terhadap anak itu. Tidak ada tuntutan hak asuh, ti

gan Calista dengan manis. "Sebaliknya, kamu justru dapat sesuatu yang akan

. Benar. Ia sedang butuh uang. San

udutkannya, bahkan sekarang pun ia dipaksa mem

tuh waktu

um kaku. "Darian harus memberi jawaban ke keluarganya minggu

reya sedang menggertaknya.

pelan. "Baik. Aku

san tanda tangannya terasa seperti pengkhianatan-pada dirinya sendi

a berseru kecil penuh kemenangan. "You're saving my

gangguk lemah. Ia

telahnya ber

er kesuburan yang semuanya sudah diatur oleh Darian. Semuanya begitu cepat dan tero

gin, profesional. Mereka hanya bertemu saat proses pemb

irektur kreatif sebuah agensi fashion terkenal. Tapi Calista tahu alasan sebenarnya-Mi

a, dokter mengonfirmasi bahwa embr

uanya b

an itu yang paling menyakitkan-melainkan kesendirian. Mireya tak lagi sering menghubunginya. Bahk

a singkat, lalu menutup telepon sebelu

in dan makanan sehat. Lalu mulai mengantar Calista ke dokter kandungan. Dan kini, duduk di

bertanggung jawab penuh," ucap Darian suatu sore,

andangan sulit dijelaskan. "Kenap

lik. "Karena Mire

Darian. Kamu nggak har

sandaran kursi. "Aku nggak pura-pura. Aku cuma.

tanya m

ia lihat-kelembutan dalam mata Darian. Kekhawatiran tulus dalam caranya memer

ubuhnya. Bukan rasa bersalah karena mengandung anak pria yang mencintai sahabatnya, tetapi karena ia mulai merasa

hebat dan Darian datang menemaninya, t

endirian," ucap Darian sambil me

ah menelepon. Ini anak kalian, tapi aku yang mual, aku yang ge

, "Mireya hanya ingin hasil. Dia bah

u ka

kalinya, Calista merasa... dilihat. Bukan sebagai alat, bukan seb

u mena

," bisik Calista

nggenggam lenga

i dalamnya ada badai yang tak

erlakukan aku seperti istrimu. J

a, tapi ia melepaskan

r aku tidak bing

kan miliknya. Ia mengandung anak dari pria yang tak akan pernah jadi milikny

alista mulai mencium sesuat

rahim. Tapi jebakan yang sejak awal s

tangan di perutnya, ponselnya bergetar.

akan jadi milikmu?

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perjanjian Rahim
Perjanjian Rahim
“Demi uang 500 juta rupiah, Calista rela menyewakan rahimnya untuk Darian, pria yang tak lain adalah kekasih dari sahabatnya sendiri, Mireya. Dengan alasan ingin hidup bebas tanpa anak di masa depan, Mireya memaksa Calista menerima tawaran gila itu-melahirkan anak untuk Darian yang terus-menerus ditekan oleh keluarganya agar segera menikah dan punya keturunan. Awalnya, Calista berpikir semuanya akan berjalan sesuai rencana. Tidak ada ikatan, tidak ada drama. Kontrak mereka jelas-begitu bayi lahir, Calista harus pergi, dan uang itu menjadi miliknya sepenuhnya. Namun kenyataan jauh dari bayangannya. Kehamilan itu tidak hanya mengubah tubuhnya, tapi juga hatinya. Tatapan Darian tak lagi dingin. Sentuhannya tak lagi sekadar formalitas. Dan yang paling mengejutkan, Mireya mulai menunjukkan sisi gelapnya-posesif, penuh kebohongan, dan menyimpan rahasia yang perlahan terkuak. Yang awalnya hanya perjanjian, kini berubah menjadi medan pertempuran emosi. Dan Calista sadar, satu-satunya jalan keluar... bisa jadi membuatnya kehilangan lebih dari yang pernah ia bayangkan.”
1 Bab 1 TANDA TANGAN PENGKHIANATAN2 Bab 2 RAHASIA YANG TERUNGKAP3 Bab 3 Pesan terakhir yang diterimanya4 Bab 4 KEBENARAN YANG MENGGUNCANG5 Bab 5 cara lain untuk menghancurkanmu6 Bab 6 Bayangan masa depan7 Bab 7 Di dalam gedung mewah8 Bab 8 Minggu-minggu setelah kelahiran anak9 Bab 9 Tiga bulan setelah lamaran10 Bab 10 Sudah satu tahun sejak kepergian Seira11 Bab 11 RAHIM YANG LAIN12 Bab 12 Paris di sore hari13 Bab 13 bayangan dirinya sendiri14 Bab 14 Setelah mengirim pesan15 Bab 15 menyimpan misteri16 Bab 16 PEMULIHAN17 Bab 17 Aroma kopi hitam18 Bab 18 KEJATUHAN SANG RATU PALSUNYA19 Bab 19 Kita akan membangun rumah20 Bab 20 menyiapkan segala sesuatunya21 Bab 21 semakin sering bertanya22 Bab 22 Setelah menerima video23 Bab 23 mungkin akan terjadi selanjutnya24 Bab 24 tidak boleh menyerah25 Bab 25 Keesokan harinya26 Bab 26 setelah sidang yang melelahkan27 Bab 27 MUSUH DALAM SELIMUT28 Bab 28 setelah malam paling panjang29 Bab 29 Beberapa minggu setelah badai30 Bab 30 dulu pernah jadi sahabat sekaligus musuhnya