icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku

Bab 4 Apakah Kamu Mengancamku

Jumlah Kata:914    |    Dirilis Pada: 03/06/2025

tuk mengambil kunci, dan tanpa ragu-r

k ke dalam, pandangannya tetap lurus k

a Flora mengatakan sesuatu yang keterlaluan? Piki

lama, dia memberanikan d

bagaikan sebilah pis

Kevin tidak memberikan petunjuk apa pun. Samb

imuti mobil itu b

lang menegang, cengkeramannya pada kem

Keduanya memancarkan embun beku yang begi

etapi Flora? Sebelumnya wanita itu ham

as. Pertanyaan tidak a

u ke wajah samping Flora. Sesuatu yang asing bergejola

an, mobil berhenti di p

menyeretnya menuju bangsal VIP. Cengk

terus begini, bukan aku yang akan didakwa-kamu ak

lengan itu membakarnya. Bekas-bekas mera

n tatapan tajam yang d

tidak diinginkan. Bayangan itu lenyap saat waj

alik. Dia tidak menunggu untuk me

, wajahnya berseri-seri saat melihat Kevin. "Kevi

ya, jemarinya mengusap-usap tanganny

sekilas, lalu menyeringai. "Haruskah aku

, ini tidak seperti yang kam

a Flora, "dan kebohongan

saksama untuk pertama kalinya-wajah yang lembut, tubuh yang r

gerti. Inilah wanita

mencengkeram erat tanganny

e atas. Tindakan itu sama s

peran istri pencemburu dan memberi

ebagai ketakutan. Suaranya melembut, sesuat

puh. "Kevin,

hannya di hadapannya-apakah pria itu p

amkan sesuatu kepada Aisha ya

a tanpa berbalik dari tempat tidur. "Berap

agaimana dia bisa

osmu saat bermesraan dengan selingkuhannya. Mari kita lihat

pernah bermaksud untuk t

uh dari Kevin seolah-o

diri. Dia tidak memandang Flora, tangannya masih menemp

eo, dan tersenyum. "Lucu. Aku kira kamu membawaku

tu menjad

alu menyelipkan ponselnya ke dalam dompetnya. "Menurutmu a

mengeras sep

Bahkan amarah tidak dapat menumpulkan garis

mku?" Suaranya sangat

. fotogenik. Aku bisa membingkai setiap foto." Pandangannya bertahan untuk waktu yang lama, me

pnya menunjukkan kesetiaan-

uhkan tasnya ke kursi

ali Gilang. Perutnya tenggelam. Dia punya fir

ia be

n. "Kita selesaikan ini dengan cepat. Gilang dan

saya bersumpah, Nyonya Flora dan

, senyum licik mengembang di bibirnya. "Nona Aisha

rot mata Kevin dapa

selimut, kemanisannya retak dan me

engan Gilang yang digenggam Fl

am suara Kevin bisa saja

kali, dua kali. Namun, ceng

a sekuat ini?! Kepanikan

etar. "Tidak ada yang te

n menjadi

bantal Aisha dan mena

menyeringai. Dia duduk di kur

orang yang mendapat pengampu

kukunya menggigit telapak

duhku menyewa penyerangmu-dengan bukti." Dia menekankan kata itu, tata

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku
Dia Mengambil Rumah, Mobil, Dan Hatiku
“Setelah dua tahun menikah, Kevin menjatuhkan bom. "Dia sudah kembali. Ayo kita bercerai. Sebutkan hargamu." Flora tidak membantah. Dia hanya tersenyum dan mengajukan tuntutannya. "Aku ingin mobil sport termahalmu." "Oke." "Vila di pinggiran kota." "Tentu." "Dan setengah dari uang yang kita hasilkan bersama." Kevin membeku. "Apa?" Dia kira Flora biasa saja-tetapi Flora adalah si genius di balik kekayaan mereka. Dan sekarang setelah Flora pergi, dia akan melakukan apa saja untuk mendapatkannya kembali.”