icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jatuh Cinta Pada Luka

Bab 3 Penduduk berkumpul

Jumlah Kata:683    |    Dirilis Pada: 27/05/2025

duduk berkumpul, beberapa dengan wajah cemas, menunggu kepastian dari Damian dan Alira. Suasa

jalan masuk desa. Ia tahu, tak lama lagi, bay

an suara berat. "Mereka bukan sekadar musuh biasa. Mereka ingin menghancur

mutinya. "Aku tidak akan membiarkan mereka

enuh penghargaan dan harapan. "Ka

balik pepohonan, bayangan mereka tampak menyeramkan dalam cahaya api unggun. Me

ato dengan mata tajam, melangkah maju da

Kau pikir bisa lari dari masa lalumu?

nuh ketegasan, "Aku bukan milik siapa

un tak te

engan keberanian yang membara. Alira yang awalnya hanya wanita desa biasa kini beruba

uruh desa. Tapi semangat untuk mempertahankan kedamaian dan

erluka cukup parah. Darah mengalir deras da

tanya penuh air mata. "Jangan

lemah. "Aku tidak akan pergi. Karena

ka. Meskipun menang, luka dan duka tak bisa dihindari. Damian dan A

laan, bukan?" t

erkelip di atas mereka. "Ya. Tapi aku yakin, s

, mulai membuka diri dan mempercayai Alira sepenuhnya. Sedangkan Alira, dari seorang gadis d

ebuah masa lalu yang masih membayangi Damian dan berp

n di pinggir sungai sendirian, bayangan

uara itu dingin, "Kau tidak bisa lari selamanya. Aku tahu kau

penuh kemarahan dan ketegangan. "Kalau

epercayaan dan cinta. Damian harus memilih antara membalas dendam

uh, sebuah intuisi yang memperingatkan bahaya besar. Ia memutuskan untuk mencari jawaban

di mana ia menemukan catatan-catatan tua dan surat-su

hianatan dalam keluarga Damian yang lebih besar dari yang pernah ia bayangk

kenyataan pahit sekaligus memperkua

alah dan dendam yang menggerogoti hatinya. Sementara Alira mencoba

mu," bisik Alira suatu ma

rluka karenaku," jawab Da

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jatuh Cinta Pada Luka
Jatuh Cinta Pada Luka
“Karena sebuah pertempuran brutal antar keluarga mafia yang saling berebut wilayah kekuasaan, Damian Verano tertembak dan terluka parah. Tubuh pria berusia tiga puluh dua tahun itu terjatuh ke dalam aliran sungai yang deras, tubuhnya terbawa arus selama tiga hari tiga malam-terombang-ambing di antara hidup dan mati. Anehnya, ia masih hidup. Dan lebih mengejutkan lagi, saat matanya terbuka, ia mendapati dirinya terdampar di tepian sungai di sebuah desa terpencil. Di hadapannya, berdiri seorang gadis muda berwajah lembut, mengenakan kain jarik dan kebaya lusuh, namun pesonanya menampar kesadarannya yang hampir lenyap. Selama ini hanya Sierra yang mampu membuatku tergila-gila... Tapi kenapa... melihat gadis ini, jantungku berdebar tak menentu? Apa ini yang mereka sebut cinta pada pandangan pertama? Gila. Aku bahkan tidak tahu siapa dia... Gadis itu bernama Alira, delapan belas tahun, penduduk desa yang hidupnya jauh dari hiruk pikuk kota dan kekerasan dunia bawah tanah. Gadis sederhana yang bahkan tak tahu siapa Damian sesungguhnya. Akankah cinta tumbuh dari perbedaan yang begitu jauh? Mampukah seorang bos mafia kejam menyatu dengan gadis dusun polos yang tak tahu apa-apa tentang kelamnya dunia yang ia tinggalkan?”