icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bukan Aku Yang Menjebakmu

Bab 3 berminggu-minggu

Jumlah Kata:845    |    Dirilis Pada: 08/05/2025

a yang berada di sana sempat menoleh, sebagian dengan rasa heran, sebagian lagi dengan tatapan sinis. Wajah itu-

terdengar pelan. Dia sudah menghabiskan cukup ba

no Mahardika," ujarnya

kelihatan ragu. "Maaf, t

asya ingin menemuinya. Kata

a. Ia segera menghubungi lantai

m sebelum akhirnya seorang pria berpakaian rapi-bo

o. Jantungnya berdegup keras, bukan karena takut-tapi karena marah. Marah pada dirinya sendiri karena

tinggi itu tampak tegang, dan tangan kanannya menggenggam gelas kristal berisi cairan kuning keemasan.

nya cukup keberanian kembali ke

datang untuk meminta maaf, kare

h?" Suaranya pelan, namun nadanya tajam. "Kau masuk ke kamarku malam itu dengan tubu

jadi malam itu! Aku tak pernah berniat masuk kamar Anda! Aku bahkan

kebohongan dari wajah Nadira. "Lalu siapa yang haru

ar percaya aku, sekretaris Anda selama dua tahun, mendadak berubah jadi

malam itu, semuanya me

mana? Rekaman? Saksi? Atau hanya asu

tak m

mendengarkan penjelasan. Yang Anda lakukan hanya

bentak Elvano. "Aku

ia itu t

ri Anda malam itu? Karena Anda takut merasa bersalah? Karena lebih mudah m

gka Nadira akan berbicara seterang ini. Wanita itu bukan la

ggali luka lama, Elvano. Ak

ni

nya detak jam mewah di sisi ruangan yang terdengar

," ucap Nadira dengan

, matanya membelalak. "Ja

nak ini... dia bukan hasil rencana. Tapi dia nyata. Aku sudah per

in menyangkal, tapi bagian lain tahu Nadira buk

baru datang?" tanyany

ya," jawab Nadira. "Tapi kemudian aku sadar, anak ini pu

kangi Nadira. Tangannya menggenggam tepi ka

aku menikahimu?" t

nya. "Aku tidak butuh belas kasihanmu. Aku hanya ingin kau tahu. Aku akan membesarkan anak ini sendiri jika perl

nya kelam, matanya men

egitu saja setelah menj

perbuatan yang tidak kulakukan. Sekarang, terserah padamu mau jadi ayah atau tidak.

ahan pergelangan tangannya. Genggaman i

eh, mata mer

ya. Apa yang terjadi m

suara lirih penuh luka. "Yang kuinginkan sekarang

ninggalkan pria itu terdiam dengan matanya

alam hidupnya, Elvano m

membe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bukan Aku Yang Menjebakmu
Bukan Aku Yang Menjebakmu
“Nadira Almeira, seorang sekretaris muda yang cerdas namun sederhana, bekerja di bawah kepemimpinan Elvano Mahardika, CEO tampan sekaligus pewaris perusahaan raksasa Mahardika Corp. Suatu malam, Nadira dituduh menjebak Elvano dengan menggunakan obat perangsang dan membuat pria itu menghabiskan malam bersamanya. Tanpa sempat membela diri, Nadira dihujani tuduhan keji, dicap sebagai penggoda murahan yang haus kekuasaan. Dengan penuh amarah dan kehinaan, Elvano memecat Nadira secara sepihak. Di depan para staf, pria itu melemparkan segepok uang ke wajah Nadira-menghinanya seakan-akan harga diri perempuan itu bisa dibeli. Nadira hanya bisa berdiri membeku, air matanya mengalir tanpa bisa menghentikan rasa malu dan ketidakadilan. Padahal, Nadira sendiri adalah korban-dia tak tahu apa-apa tentang jebakan yang menimpanya malam itu. Namun, semuanya berubah ketika beberapa minggu kemudian, Nadira mengetahui bahwa ia mengandung anak dari pria yang telah mengusir dan mempermalukannya di depan umum. Kini, dalam diam dan rasa sakit, Nadira harus memilih: melangkah pergi tanpa menoleh ke belakang, atau kembali dan menghadapi Elvano-bukan untuk menuntut keadilan, tapi untuk melindungi darah daging yang kini tumbuh dalam rahimnya.”
1 Bab 1 Malam yang Menghancurkan2 Bab 2 Rahasia3 Bab 3 berminggu-minggu4 Bab 4 Nadira hamil anaknya5 Bab 5 penyesalan yang mendalam6 Bab 6 Waktu terus berlalu7 Bab 7 sesuatu yang bisa mengubah segalanya8 Bab 8 menyimpan badai9 Bab 9 Pria Itu Kembali10 Bab 10 Luka yang Tak Bisa Diobati11 Bab 11 Nadira membuatnya sadar12 Bab 12 Adara tampak tak peduli.13 Bab 13 Hanya keheningan14 Bab 14 Kamera itu mengeluarkan suara15 Bab 15 sudah berada di ruang16 Bab 16 mereka hadapi bersama17 Bab 17 menunggu sesuatu18 Bab 18 satu-satunya cara untuk bertahan19 Bab 19 tidak bisa mundur20 Bab 20 berisi bukti yang bisa meruntuhkan segalanya21 Bab 21 Mencari Kebenaran22 Bab 22 Semua yang telah terjadi23 Bab 23 Pembalasan24 Bab 24 Kehidupan25 Bab 25 rencana yang mereka susun26 Bab 26 tempat persembunyian Julian27 Bab 27 menyisakan trauma28 Bab 28 Masa Depan29 Bab 29 suasana di dalam rumah30 Bab 30 Rekomendasi