icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Es Batu

Bab 3 Dia

Jumlah Kata:2695    |    Dirilis Pada: 30/04/2025

dengan sendiriny

tanya dia akan makan atau tidak, jika sudah bersangkut

n, dia mampu menghabiskan satu novel dalam sehari. Relva sedang f

.. drr

ucap orang

a?" balas

nta bantu

ucap Relva sambil

inta nomer se

," ucap Relva dan mem

anyak pesan yang tidak dibalasnya. Setelah nomer kakak sepupunya dikirim ke orang yang tadi,

ditambahkan

elva. Siapa yang memasukkannya. Pasalnya

masukin gue,

Ram

ma saya Maulida, pan

: Nama say

alin nama saya

ang belum ken

h telanjur masuk. Tidak ada salahnya juga kan untuk i

Relva Arillia, p

Salken Rel

alken kak Ste

an data. Tapi, tidak lupa menyimpan nomer mereka. Siapa tahu dibutuhkan sua

anggu telinganya. Selalu seperti itu, ingin menukar soda

aa

atakan, kalau berhadapan dengan pintu itu. Mohon dengan lembut buka atau tut

ar Relva.' Begitulah tulisan terpampang jelas di pintu kamarnya. Tapi, me

an sepupunya itu. Tolong, untuk hari ini

my sepupu," c

" ucap Relva membe

au ngajak lo

al

ng," ucap Oli

dia luluh, lagi pula, jika tidak dituruti gadis itu akan terus m

eladeni sepupunya itu. Jadi, terpaksa dia men

memang tidak sulit membuat Relva ikut dengannya, karena memang R

*

ya itu membawanya ke sini. Yang pasti sekarang ini dia sedang was-was. Ide gila apa lagi yang akan dilakukan oleh gadis

siap apa? Dia bahkan tidak tahu apa isi pikiran kakak kelew

mau ng

dan sekeliling. Memutar isi kepala terutamanya, menebak-nebak apa seben

va sambil sekali lagi melihat ke

dah membuat Relva jengkel, kenapa berbelit-belit.

Relva ingin sekali m

isa saja dia langsung pada intinya. Tapi, tidak ada salahnya bu

" bisik Oliv, agar tid

er

nyeker. Biar mampus," kata Oliv, meli

ni tempatnya di masjid. Takut ladang dosa-nya semakin bertambah

orang yang kita kenal, jadi gak dosa. Insyaallah." Ada gitu logika

kut-ikut saja, dari pada dia jadi adik durhaka. Lagi pula seperti kata k

kak. Ingin lari duluan, namun kakaknya masih cengo di sana. Hal hasil, Relva terpaksa menarik tangan Ol

a harus pulang dengan kaki tanpa alas. Sangat menyebalkan. Gadis itu benar-benar sudah gila, bisa-bisa

reka miliki sudah hampir habis terkuras, karena mereka terus berlari. Sandal m

itunya dendam," uca

lirih Oliv sambil menatap sandal

!" Keal Relva, berjalan menuju minimarket. Oliv diam memperhatikan sandal itu, baru dia sad

hh! M

andal orang," ledek seorang co

ng itu. Cowok itu hanya acuh tak acuh, tidak

sambil menyerahkan sebotol

ngeselin banget

g tadi? Haish, malu ba

k pulang," ujar Oliv menyeret

adian itu. Malunya itu loh, berasa ingin lenyap dari bumi ini. Numpang di Mars. Andai waktu bisa diputar

u ke pelanet lain, dia sudah tidak mampu menopang beban seberat ini,

*

nya dia pergi sekolah, apa lagi ini hari sabtu. Hari mendekati hari minggu,

da

H

sekolah lemes begitu," kata supir yang

udah sema

rcaya untuk mengantar jemput keluarga Mahendra, baginya keluarga ini sangat berjasa untuknya. Jadi, walau pun anak-anaknya sudah mempunyai pekerjaan yang cukup di

. Jangan lupa bel

p, P

ya, hanya untuk menghindari anak IPA kemarin. Masih ingat adegan sindir-menyi

siangan?" tan

et. Btw, bentar lagi

es

oh tadi Al

apa

ng lagi berusaha dapet maaf lo," ka

aja, mas

dan coklat di sana. Siapa pula yang menaruh hal seperti itu, dia rasa

apa

as. Relva hanya ber O ria. Bagi

jahat itu dia memang membagikan semua coklat itu ke mereka. Ta

ita belajar

ke

ang sudah mulai mengajar di kelas mereka. Tidak ada adegan mengeluh atau yang lainya. Karena memang kela

membahas materi dilanjutkan dengan mengerjakan soal. Guna untuk mem

. ini kap

g! Tr

n terhenti untuk istirahat. Semua siswa-siswi SMA MELATI, bernafas lega. Waktu yang mereka tunggu-tungg

ujian kalian lancar besoknya. Tetap semangat," ujar guru yang ba

gila penat. Kayak mau p

uga selesai, gak kangen apa masa-masa kit

a kalian," ujar Riki, yang langsuing

lagi keseruan saat di dalam kelas. Rasanya tidak sanggup jika berpisah. Tapi, mereka tidak

. Toh, semua sudah punya bagian masing-masing. Hidup jangan dibuat susah, ji

anggep aja kita merayakan kebersamaan

n-makan. Yok

ok

ketua kelas yang meneraktir mereka. Terus begitu setiap dua kali seminggu. Mereka sepakat untuk selalu memb

at salah, maka mereka kompak untuk dihukum bersama. Bukankah itu adalah persahabatan rasa keluarga. Satu makan nangka, semua kena getah.

n. Meluangkan waktu bersama tidak banyak orang yang bisa. Jadi, nikmatilah masa sekolahmu, se

*

kadang, butuh kesabaran untuk menjalani hidup yang rumit. Terkadang, butuh kekuatan lebih dalam diri untuk melalui se

sisi yang tak pernah kuinginkan. Perasaan ini pun begitu runyam, tak bisa utuh seperti sem

Maka, dia akan menjadi muda. Begitu pun sebaliknya, jika

rannya sudah tidak bersamanya lagi, jangan ditanya soal air matanya. Jelas air

ari mana, sampai dia bisa menerima orang lain. Namun, tetap saja itu semua tidak mampu merubah perasaannya untuk

it rasa bersalah dalam dirinya. Entah itu sebuah petaka atau

agia udah

kangen s

a itu selalu memb

ya didengar oleh penghuni kubur, dia sudah tidak peduli. Setiap kali dia ke sini,

sama Relva, sekarang k

rindukanmu." Sesekali Relva mengapus air

sa menemukan so

enangan itu berputar kembali, sampai kapan pun, pemegang tertinggi tetaplah laki-laki dengan senyum lembutnya itu. Entah hari esok apakah dia bisa men

Memang sulit untuk mengembalikan pesikis orang yang hampir rusak, butuh waktu untuk memulihkan semuanya. Siapa yan

na. Siapa yang tidak rusak pesikisnya, sosok yang selalu membuat dirinya berjuang melawan kerasnya hidup, mengembuskan nafas ter

k, kita

beli telur g

idak pernah bersedih. Sepandai itu dia meru

" Semang

ilik laki-laki paruh baya. Berjalan mendekat ke arah mereka dengan

dari

Pa. An

a? Ambigu banget kosakatanya,"

, sambil mengangkat keresek berisika

ri kebohongan di mata mereka. Tapi, tidak menemukan seb

kalian. Habis itu turun ke bawa

ang akan keluar dari mulut mereka berdua. Semesta masih memihak mereka. Mahendra memang sangat keras, jika menyangkut tentang hal itu. Bel

uh. Butuh kekuatan dan dukungan dari sekitarnya, dan beruntungnya dia masih memiliki kakak dan teman yang bisa meng

apa yang semestinya, dibalik ke sedihan, pasti ada kebahagiaan. Tu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Es Batu
Es Batu
“"Kita hanya dua orang yang berbeda. Yang disatukan oleh takdir." Ini kisah tentang gadis konyol, bernama Relva Arilia. Gadis berhati malaikat yang jatuh cinta dengan cowok berhati batu. Sifatnya yang cuek serta dingin, membuat Relva semakin tidak bisa lepas dari laki-laki itu. Bercerita tentang gadis yang tak pernah menyerah dengan sikap laki-laki itu. Walau berapa kali, laki-laki itu sering mengabaikannya. Tapi, sikap gadis itu berhasil mencairkan hati seorang Steven Grellyn. Serta kehidupan penuh lika-liku. Sikap Relva yang selalu merecoki pikirannya, membuat laki-laki itu akhirnya menyerah dengan penolakannya selama ini. Awalnya dia tidak pernah ingin menjalin hubungan dengan gadis itu. Tapi, saat melihat tingkah dan sifat konyol gadisnya, membuat hatinya mencair seiring waktu. Ini bukan hanya tentang cinta. Akan tetapi tentang kehidupan, yang penuh air mata serta memperjuangkan sebuah masa depan yang cerah. Yang sama-sama mengorbankan ego masing-masing. Siapkan hati kalian untuk membaca cerita ini. Banyak hal-hal yang menguras pikiran dan logika. Kekerasan dan lembut, membuat sebuah benteng kokoh runtuh. Menyisakan kelopak-kelopak lembut di setiap perjalanan.”
1 Bab 1 Masa Lalu2 Bab 2 Gosip3 Bab 3 Dia4 Bab 4 Mimpi5 Bab 5 Perpisahan6 Bab 6 Melepaskan7 Bab 7 Tempat Baru8 Bab 8 Pelukan9 Bab 9 Hanya Ingin Bahagia10 Bab 10 Rumit11 Bab 11 Suka12 Bab 12 Mencoba13 Bab 13 Kamu Milikku14 Bab 14 Rasa15 Bab 15 Esok dan Nanti16 Bab 16 Cemburu17 Bab 17 Cair18 Bab 18 Mulai terpesona19 Bab 19 Memilih20 Bab 20 Rasa21 Bab 21 Lelah22 Bab 22 Kesal & Kecewa23 Bab 23 Papa Mertua24 Bab 24 Hidup Tanpa Uang25 Bab 25 Kamu yang Berubah26 Bab 26 Terlalu Sakit27 Bab 27 Pengakuan28 Bab 28 Pembalasan29 Bab 29 Rapuh30 Bab 30 Strategi31 Bab 31 Amarah32 Bab 32 Hanya Aku33 Bab 33 Semesta34 Bab 34 Kembali35 Bab 35 Nyata