icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Profesor Yang Mengklaim Hidupku

Bab 2 sesuatu yang menahan gerakannya

Jumlah Kata:741    |    Dirilis Pada: 05/04/2025

a sesuatu yang menahan gerakannya. Ezra berdiri begitu dekat, keberadaan pria itu membekukan segenap rasa yang berkecamuk dalam dirin

g sepi itu, penuh dengan ironi. Suaranya rendah dan

kipun rasa takut itu menyesak. "Tidak... aku t

yang akan terjadi setelah ini. Tidak ada yang namanya jalan keluar. Kau sudah memilih untuk te

ihan, bahwa ini semua adalah demi orang yang dia cintai-namun kata-kata itu terasa semakin kosong di telinganya. Dia tak

. aku hanya ingin menyelesaikan semuanya. Aku tidak ingin te

emilih untuk tidak terlibat. Itu bukan bagaimana dunia ini bekerja." Tangannya dengan lembut meraih

ak. Dalam cara yang paling mengejutkan dan menakutkan, dia tahu bahwa dia tak bisa lari. Begitu banyak yang tergantung pada keputusan ini, pada malam yang akan datang. Dia

dat, mencoba menahan kegelisahannya. "Aku tidak ta

a Ivy menghadapi kenyataan. "Kau bisa. Kau selalu bisa. Karena pada akhirnya, kita semua terjerat dalam hal-hal yang kita coba hinda

mampu melawan kehadiran Ezra yang menguasai setiap ruang di sekitarnya. Semua perasaan itu

tenggorokannya. Semua yang bisa ia rasakan adalah napas Ezra yang teren

au tahu ini tak akan selesai dengan mudah. Bahkan jika kau berusaha

k menangis. Setiap detik yang berlalu hanya memperburuk situa

ada kenyataan yang tak bisa ditolak, dia tahu

u saja bangun dari mimpi buruk yang tak pernah berakhir. Namun, kenyataan yang dihadapinya jauh lebih buruk darip

an dalam dirinya. Namun, setiap kali dia bertemu dengan Ezra, baik di ruang kelas atau di lorong kampus,

ka bertemu di depan ruang dosen. Ivy menoleh, dan Ezra hanya berdiri di sana, d

dia tahu, lebih dari siapapun, dia tidak memil

ini. Dan Ivy baru menyadari,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Profesor Yang Mengklaim Hidupku
Profesor Yang Mengklaim Hidupku
“Ivy terpaksa menerima satu malam bersama profesornya sendiri setelah terjebak dalam masalah rumit di kampusnya. Demi menyelamatkan reputasi kekasihnya, Ivy rela menjadi teman tidur Ezra, profesor berkarisma dingin yang selalu membuatnya kesal. Ivy pikir setelah hubungan satu malam itu berakhir, semuanya akan kembali seperti semula. Ia bisa melanjutkan hidupnya tanpa bayang-bayang Ezra. Namun, siapa sangka, pria itu malah semakin candu setelah malam itu. Ezra tak berniat membiarkan Ivy lepas begitu saja. Sebaliknya, ia ingin memastikan gadis itu tetap berada dalam genggamannya-apa pun yang terjadi.”
1 Bab 1 Hati berdebar keras2 Bab 2 sesuatu yang menahan gerakannya3 Bab 3 tempat untuk melarikan diri4 Bab 4 takut kalau dia akan jatuh ke dalam jurang5 Bab 5 perdebatan6 Bab 6 Ketika Dinding Mulai Retak7 Bab 7 semakin menghimpitnya8 Bab 8 Pikirannya terus mengulang9 Bab 9 mimpi yang bercampur antara kenyataan10 Bab 10 dia sedang berjuang11 Bab 11 semakin dekat12 Bab 12 tak bisa disembunyikan13 Bab 13 kecepatan yang mengganggu14 Bab 14 terjadi hingga saat ini15 Bab 15 Keinginan untuk berontak16 Bab 16 mengungkapkan segalanya17 Bab 17 dirasakannya18 Bab 18 menguasai dirinya19 Bab 19 Malam telah larut20 Bab 20 Aku ingin kau tetap di sisiku21 Bab 21 mengusir pikiran22 Bab 22 Kehilangan23 Bab 23 Apakah ini benar 24 Bab 24 Ada banyak hal yang belum mereka bicarakan25 Bab 25 Setelah kepergian26 Bab 26 kekhawatiran27 Bab 27 Perubahan28 Bab 28 Mereka sedang dikejar29 Bab 29 memerangkap