icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Gadis Terbuang vs Raja Bisnis

Bab 4 Ia tidak bisa membayangkan

Jumlah Kata:791    |    Dirilis Pada: 03/04/2025

an berubah jika menerima tawaran tersebut. Tetapi, di sisi lain, kesempatan seperti ini tidak datang setiap hari. Ini adalah peluang untuk membangun karir

O dari salah satu perusahaan terbesar di kota ini, tidak akan menawarkan posisi itu begitu saja tanpa alasan tertentu. Terlebih lagi, j

suaranya sedikit gemetar me

m, seolah menilai apakah dia benar-benar

dengan suara rendah. "Kau berbeda. Tidak seperti orang-orang yang

ah ia merasa terhormat atau justru semakin bingung.

n nada datar. "Namun, aku melihat potensi

hati-hati. Namun, saat pandangannya kembali bertemu dengan mata Alexander yang tajam, ia merasa seolah semua keraguan itu menghilang begit

untuk memikirkannya. Tapi ingat, jika kau menolaknya, kesempatan ini tidak

esempatan untuk merubah hidupnya? Bagaimana jika ia menyesal jika tidak mene

4 jam," jawab Olivia akhirnya, me

pnya dengan intensitas yang sulit dijelaskan. "Baik

pintu itu tertutup dengan suara pelan, Olivia merasa seolah seluruh dunia tiba-tiba terhenti. Ada begitu

h ia rasakan sebelumnya. Keputusan ini tidak hanya tentang pekerjaan, tapi tentang masa depannya, tentang bagaimana ia ingin hidup, dan apa yang ingi

kegelisahan yang ada dalam hatinya. Apa yang akan terjadi jika ia menerima tawaran ini? Apa yang harus ia korban

h kebisuan pikirannya. Kali ini, notifikasi datang dari sebuah nomor

bahwa keputusanmu tidak terbur

a, mengawasi setiap langkahnya, bahkan ketika ia berusaha mengambil waktu untuk berpikir.

n pria ini-Alexander Drake-yang tampaknya selalu tahu lebih banyak dari yang ia inginkan. Apa yang s

mahnya, untuk mendapatkan udara segar dan berpikir dengan jernih. Namun, saat ia duduk di bangku taman, perasaan gelisah itu tidak juga hila

ilihan yang ada di hadapannya. Jika ia memilih untuk menerima, kehidupannya akan berubah selamanya. N

kembali. Sebelum ia mengirimkan jawabannya, ia memast

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
Gadis Terbuang vs Raja Bisnis
“Langkah Olivia terasa berat saat ia menyusuri trotoar dengan map coklat yang mulai lecek di tangannya. Matanya yang letih terus menelusuri setiap pos keamanan yang ia temui, berharap menemukan kesempatan kerja. "Permisi, Pak. Apakah ada lowongan di perusahaan ini?" tanyanya dengan suara lirih pada seorang satpam yang berjaga. Baru saja pria itu hendak menjawab, suara deru mesin halus menarik perhatiannya. Sebuah mobil hitam mengilap berhenti di depan gerbang utama. Dengan sigap, satpam itu segera meninggalkan Olivia dan bergegas membukakan gerbang. Dari dalam mobil, seorang pria melangkah keluar-tinggi, berwibawa, dengan aura yang membuat siapa pun menahan napas. Alexander Drake, pemilik perusahaan, bahkan tanpa sadar mengerutkan kening saat matanya menangkap sosok Olivia yang masih berdiri di dekat pos satpam. Tatapan mereka bertemu sekilas. Olivia segera menunduk, merasa tak pantas berada di tempat itu, sementara Alexander diam-diam mempertahankan pandangannya. Ada sesuatu pada gadis itu yang menarik perhatiannya-entah apa. Namun, tanpa kata, ia melangkah masuk ke gedung kantornya. Olivia menghela napas panjang, tak menyadari bahwa dalam hitungan detik, hidupnya akan berubah selamanya.”
1 Bab 1 batu pualam2 Bab 2 sekadar sekilas pandang3 Bab 3 apa pentingnya seorang CEO yang meliriknya sesaat 4 Bab 4 Ia tidak bisa membayangkan5 Bab 5 membuatnya bertanya-tanya6 Bab 6 Apakah ini peringatan7 Bab 7 Suasana di kantor tampak sama8 Bab 8 memperkuat rasa9 Bab 9 pertemuan penting10 Bab 10 mencari jalan keluar11 Bab 11 kini menjadi kenyataan12 Bab 12 seharusnya terasa aman13 Bab 13 menemui seseorang14 Bab 14 Segalanya yang terjadi15 Bab 15 Tidak ada satu pun16 Bab 16 pertahanannya17 Bab 17 tidak salah18 Bab 18 mencoba menghubungkan19 Bab 19 beristirahat sepanjang malam20 Bab 20 Apa yang sebenarnya ia hadapi 21 Bab 21 memberikan kesan22 Bab 22 ada kehidupan23 Bab 23 menentukan arah24 Bab 24 informasi25 Bab 25 semakin terasa26 Bab 26 memperingatkannya27 Bab 27 keinginan28 Bab 28 bukanlah langkah kecil29 Bab 29 salah satu penguasa30 Bab 30 kebebasan yang telah ia perjuangkan31 Bab 31 ketika mereka bertemu