icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Takdir Memaksa Mereka Bersatu

Bab 3 keduanya berusaha

Jumlah Kata:972    |    Dirilis Pada: 27/03/2025

ang. Setiap langkah mereka terasa penuh ketegangan, namun keduanya tahu bahwa mereka harus memainkan peran mereka dengan sempurna-sebuah p

ketika mereka melangkah masuk, suasana yang penuh dengan obrolan ringan langsung mengisi ruangan. Para tamu yang telah diundang menatap keduanya

i semua pihak yang hadir. Mereka semua menanti-nanti bagaimana pernikahan ini akan berjalan, berharap bisa melihat siapa yang akan jatu

diri yang tidak mudah dipatahkan. Namun, di dalam hatinya, Elara merasa jauh lebih kacau dari yang bisa dilihat orang. Setiap gerakan yang ia lakukan, setiap senyuman ya

carkan ketegasan yang luar biasa, seperti seorang yang selalu mengendalikan segala hal di sekitarnya. Ia mengenakan jas yang rapi, namun ada s

esi wajah yang datar. "Terima kasih, Tuan Valen," j

nya yang membuatnya tampak seperti boneka yang sedang memainkan peran yang tidak diinginkan. "Senang bisa hadir." Su

ik ke arah mereka berdua, seakan menilai dari atas ke bawah, seperti seorang pemimpin yang melihat dua prajuritnya yang baru saja dila

imat itu lebih untuk kepentingan keluarga, bukan untuk mereka berdua. Keluarga Valen tidak peduli apaka

pkan oleh keluarga Valen, ada tuntutan besar yang mengintai-tuntutan untuk menjaga martabat, menjaga reputasi, dan tentu saja, untuk menjaga ket

kata, suaranya dingin namun penuh dengan keyakinan. "Saya yakin per

as. "Aku harap begitu, R

isa ia hindari, dan setiap kali ia mencoba bergerak, semua orang di sekitar mereka menilai, menunggu, dan berharap agar ia bisa memenuh

uarga Valen dimulai dengan penuh kemewahan, makanan mewah disajikan, dan percakapan berjalan dengan lancar.

Elara bertanya dengan senyum penuh ketertarikan. Wanita itu adalah sepupu Raiden, dan Elara bisa melihat jela

t lebih banyak formalitas, mungkin." Jawabnya dengan ringan, berusaha un

itu melanjutkan dengan suara rendah, seolah-olah mengungkapkan rahasia besar. "Dia tampaknya seperti pria

bukan?" jawabnya dingin, menyadari bahwa wanita itu sedang berusaha memancingnya. Tetapi, dalam kata

an jawabannya. "Oh, tentu saja. Aku hanya in

, dan ia juga tahu bahwa dalam dunia ini, siapa yang lebih kuat akan selalu menang. Namun, entah mengapa, ia merasa sedikit cemas. Mungkin, di

erjebak dalam permainan yang lebih besar, dan hanya waktu yang a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Takdir Memaksa Mereka Bersatu
Takdir Memaksa Mereka Bersatu
“Berawal dari sebuah kesalahpahaman, Raiden harus menikahi Elara demi menjaga reputasi rumah sakit serta kehormatan keluarga Valen. Raiden Valen, pria dengan wajah tampan yang dihiasi sikap dingin dan tajam, dikenal sebagai sosok yang tegas, kejam, dan tidak kenal ampun. Dalam hidupnya, Raiden tidak pernah tahu apa itu cinta, kecuali saat ia bertemu dengan seorang gadis di masa sekolah menengah. Namun, kisah cintanya hancur begitu saja karena pengkhianatan sahabatnya. Segalanya berubah ketika sebuah pernikahan yang dipaksakan datang tanpa diduga. Elara Maylen, seorang gadis dengan sifat yang liar dan tak terkendali, berhasil membuat hidup Raiden berantakan. Keberaniannya, kekacauan yang ia bawa, dan ketidakpastiannya menjadi sumber ketegangan yang tak ada habisnya. Raiden, yang selalu menghindari kekacauan, justru terjebak dalam permainan yang sangat berbahaya, di mana perasaan dan keputusan-keputusan besar saling bertabrakan.”
1 Bab 1 metropolitan yang sibuk2 Bab 2 dipaksakan oleh kewajiban3 Bab 3 keduanya berusaha4 Bab 4 tampak berbicara5 Bab 5 meninggalkan meja makan6 Bab 6 terasa berbeda7 Bab 7 ada jarak8 Bab 8 antara dirinya dan Raiden9 Bab 9 ekspresi yang sulit diartikan10 Bab 10 tak bisa dibatalkan11 Bab 11 kebingungannya12 Bab 12 terus bergejolak13 Bab 13 sebuah gedung tua14 Bab 14 Dia bukan putri dari keluarga15 Bab 15 Elara kembali ke rumah Javier16 Bab 16 katanya masih menggantung17 Bab 17 Jangan menangis18 Bab 18 Ruangan terasa semakin kecil19 Bab 19 alamat di atasnya20 Bab 20 seperti racun21 Bab 21 sejak awal22 Bab 22 tidak ada undangan23 Bab 23 perasaan yang sulit24 Bab 24 Malam pertama25 Bab 25 mendapati Raiden26 Bab 26 mempersiapkan diri27 Bab 27 kemungkinan yang belum terpecahkan28 Bab 28 menuju ruangan29 Bab 29 antara rasa takut30 Bab 30 pertemuannya31 Bab 31 menyaksikan