icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Benci Membawa Cinta

Bab 4 menghiasi dinding

Jumlah Kata:860    |    Dirilis Pada: 26/03/2025

an memancarkan kemewahan dan kejayaan, namun di dalam hatinya, Eleonore merasa terperangkap dalam labirin kebohongan yang semakin dalam. Kaelan tidak hanya mengancamnya dengan kata-katanya, teta

lam, segala sesuatunya berantakan dan tak bisa dijangkau. Dia harus tahu lebih banyak, t

ai setiap sudut kehidupannya tanpa dia sadari. Mungkin tidak hanya dia yang terjebak dalam

an kedatangan tak terduga ini. Ia tahu siapa yang datang. Mengingat apa yang baru saja dia temui di arsi

seperti pria yang sudah menguasai setiap ruang yang dia masuki. Wajahnya terlihat lebih dingin dari sebelumny

penuh dengan tekad, "Apa yang sebenarnya terjadi? Apa h

ba pahami, Eleonore? Ada banyak hal yang tak bisa kau tangkap hanya dengan pertanyaan lang

takut padamu, Kaelan? Tidak akan ada yang bisa menghalangiku. Jika kau

menarik napas panjang. "Tidak ada yang bisa menghentikanmu, Eleonore. Tapi apakah kau yakin ingin melanjutka

kebenaran. Aku ingin tahu mengapa kau ada di sini, apa yang kau sembunyikan, dan yang lebih pe

. "Kebenaran, Eleonore, adalah sesuatu yang seringkali lebih berbahaya dar

eja di hadapan Eleonore. "Ini, Eleonore. Semua yang perlu kau ketahui ada

rtantang. Namun, rasa ingin tahunya lebih besar. Tanpa berpikir panjang, ia mem

isnis yang tak pernah ia kenal. Nama-nama yang ada di dalamnya membuat darahnya mendidih-ini bukan hanya soal harta atau w

leonore. Namun, dalam foto itu, ibunya tampak lebih muda, lebih hidup, dan tersenyum dengan penuh kebahagiaan di samping ayahnya. Tanga

hampir tidak bisa mempercayai apa yang dilih

ng bisa Eleonore terima. "Itulah kebenaran yang kau cari, Eleonore. Tapi ada lebih ba

dengan kematian ibunya, dan kenapa Kaelan terlibat dalam semua ini? Tida

suaranya serak. "Kau ingin aku mengikuti permainanmu? Mengikuti jejak a

urkanmu. Aku hanya ingin kau memahami bahwa kita semua terjebak dalam

ap kata Kaelan, dengan setiap kebenaran yang terungkap, dia merasa diriny

uh kebenaran. Tidak ada yang bisa menghentikan langkahnya sekarang. Kaelan, ayahnya, dan segala hal

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Benci Membawa Cinta
Benci Membawa Cinta
“Dua tahun sudah berlalu sejak Eleonore Duvall, pewaris tunggal kelompok bisnis Duvall Enterprises yang dijuluki "nona sombong", terperangkap dalam pernikahan yang tidak diinginkannya dengan Kaelan Ravenswood, pria misterius yang ia sebut sebagai parasit. Kaelan, yang seharusnya menjadi suami dari kakaknya yang telah meninggal, adalah sosok yang paling dibencinya. Eleonore meyakini bahwa Kaelan adalah dalang di balik kematian keluarganya. Namun, di balik ketegangan dan perang dingin antara Eleonore dan Kaelan, siapa yang menyangka bahwa keduanya pernah menghabiskan satu malam bersama, jauh sebelum mereka menikah? Peristiwa itu menanamkan obsesi dalam diri Kaelan, membuatnya bertekad untuk melakukan apa saja agar pernikahan mereka tidak berakhir dengan perceraian. Mengapa peristiwa itu bisa terjadi? Apa yang membuat Eleonore membenci Kaelan begitu dalam? Dan rahasia apa yang disembunyikan Kaelan, siapa dia sebenarnya? Akankah Eleonore berhasil membuktikan tuduhannya terhadap Kaelan, mengungkap kebenaran tentang kematian keluarganya, dan mempertahankan semua yang dimilikinya, termasuk dirinya sendiri? Tetapi, bagaimana jika gejolak cinta mulai tumbuh di saat yang paling tak terduga?”
1 Bab 1 memandangi kota Paris yang sibuk2 Bab 2 mengitari sosok3 Bab 3 terjebak dalam lingkaran4 Bab 4 menghiasi dinding5 Bab 5 membuka lapisan baru6 Bab 6 seolah ada kekuatan7 Bab 7 perasaan Eleonore semakin ruwet8 Bab 8 dipenuhi dengan serpihan9 Bab 9 keheningan malam10 Bab 10 hati Eleonore tak merasakan kehangatan11 Bab 11 mansion12 Bab 12 mengencang di sekitar13 Bab 13 penuh pertanyaan14 Bab 14 Keterpurukan15 Bab 15 tanpa memberikan ketenangan16 Bab 16 pembicaraan17 Bab 17 setiap detik yang berlalu18 Bab 18 Apa hubungan19 Bab 19 banyak yang belum terungkap20 Bab 20 senyuman tipis21 Bab 21 mengerikan22 Bab 22 Sosok yang muncul23 Bab 23 percaya dengan apa yang baru saja didengar24 Bab 24 mencerna kebenaran25 Bab 25 di tengah ruangan26 Bab 26 menandakan bahwa sesuatu yang besar27 Bab 27 masih pekat28 Bab 28 Ayah sudah tahu,29 Bab 29 meninggalkan jebakan30 Bab 30 bukan karena takut31 Bab 31 tumpukan