icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Asshole boyfriend= Destined love

Bab 5 Lukisan ibu

Jumlah Kata:2118    |    Dirilis Pada: 23/10/2021

ysh

k kepadaku, aku bahkan sempat meneleponnya tadi karena sangat penasara

ng Reece belum men

t setelah itu Reece

eece dari seberang

l, jadi aku melewatkan

uang sebanyak ini kepadak

u mengatakan akan membayarmu

annya. Lagipula kalimat itu tidak cocok deng

idak perlu," ujar

diri?, Aku bahkan belum pernah memberimu hadia

ra, tapi bukan berarti kamu

eri uang sebagai pacar, itu saja, jangan sal

la Reece juga tetap tidak

im apapun," Ujarku tegas, aku tidak ingin Reece menilaiku seperti gad

berbeda da

lah baby,"

telepon ketika Reece

an apa dengan uang itu, namun saat kupikir lagi memiliki uang banyak tidak su

ih baik dengan senang hati

mesin ATM, aku memutuskan untuk mampir d

eminum secangkir kopi aku menjadi teringat perkataan orang-orang tentang kopi, Kehidupan ini seperti menyeruput kopi, pahit, namun a

ang pahit, aku tidak memiliki keluarga seperti yang teman-teman ku miliki, aku merasa sendiri, nam

rgantung padaku, aku ingin ada seseorang yang bisa memanggil ku kakak setiap hari, m

ak ada yang bisa kulakukan disana, aku lebih memilih menyebutnya sebagai penjara dari pad

dan terus belajar, sele

aku tidak ingin me

san sambil melihat ke luar jendela b

i untuk bert

anti asuhan lalu langsung ke tempat ini tanpa kembali lag

ke luar jendela,

ece sering mendapatkan gadis dari luar kampus, mungkin model atau apapun. Tapi entahlah, aku tidak harus mengurusi Reece seperti i

ece sangat aneh, kami tidak terlihat seper

nya bersama di s

ntuk makan siang atau apapun, hal itu terjadi agar orang melihat kami benar

an, meskipun kupikir Reece lebih d

ng, aku langsung melambaikan tan

*

tin Airy

mengantarkan Lily, gadis cantik itu akan tampil di acara

juga menguasai berbagai jenis alat musik, sep

ga sangat menyukai musik, ia sangat suka mendengarkan m

tahuan mendengarkan musik di kamarnya, sejak saat itu ayahnya membuang semua barang-barang A

sh merasa bahwa Li

ujar Lily setelah melihat-lihat deret

ar," ujar Jessica merasa

itam dihadapan nya agar Lily ce

kan yang seperti itu

a saja, kamu sangat

ain ponsel masing-masing, Jessica dan Airysh justru

h, aku akan

ngan lama-lama," ujar Jessica

ti apa yang kamu

sa duduk dulu," ujar Lily yang mengam

ikl

a sangat suka melihat semua alat musik disini, meskipun ia t

hat Reece disana, namun dia hanya s

kukan disini?' pik

tu tidak mengetahui keberadaan Airysh d

encoba memetik senarnya pelan, lalu setelah bebe

usik apapun, ia juga tidak tahu apakah Reece menyukai musik atau tidak,

i," ujar Lily memperlihatka

n jempolnya, kemudi

pergi ke bioskop, ayola

uga," ujar Lily terlihat senang, Karena ia akan berulang tahun besok, dan ia terlih

anggap sebagai upah menemani mu," ujar J

pak tert

" Teriak Jess

, Reece tampak membalikkan badan lalu m

kamu lakuk

" Ujar Jessica keras, membuat

tahu kamu juga ada disini," ujar Reece

i ke bioskop bersama kami," ujar Jessica berbohong,

r Airysh pelan, yang kemudian di be

ang pergi," ujar Reec

anya kali ini tidak berhasil un

ia tidak biasanya bersikap

lang seperti itu, itu

gapa itu menjadi memalukan untukmu

pergi," ujar emilly

e, dia terlihat sangat berbeda, Bahka

ang te

*

ysh kepada Camilla yang menganta

hmu sudah pulang?" Ujar Camilla khawa

ayah belum pulang," ujar Airysh sedikit b

esini, lebih baik kita kabur bersama," ucap Camilla bodoh, ia

a," ungk

dari celah-celah

rysh sambil menunjukkan

kan melihat mu dari sini," ujar Cam

ang, aku akan baik-baik saja, nantu aku akan mengi

on aku jika sesuatu terjadi," ujar Camilla kemudian m

a belum pulang, Airysh memasuki kamarnya perlahan, ia ingin menghembuskan nafas lega, namun suara orang berdehem

, ayah Airysh yang saat ini ten

a teman-teman," ujar Air

u ini jam

ukan apa?" Ujar Rio sambil mena

melihat Rio yang sepertinya

langgar ayah, kamu melawan ap

i luar sana?!" Tanya Rio

jar Airysh jujur, lagipula ayahnya akan teru

sudah berani m

bukan anak-anak lagi yang harus selalu mengikuti kemauan orang tuanya, ia juga

us belajar dan jangan pergi kemanapun jika itu bukan tugas kampus, dan jangan berteman d

n dengan Lily, alasannya hanya karena Lily adalah seorang gadis

ang ayah pikiran, lagipula aku bisa menjaga diri dengan baik, ayah tidak perlu la

is itu berlari lalu meraih dan memeluk sebua

alu membanting lu

, ayah bisa saja membakar lukisan itu untuk membuat mu menurut," An

is saat ayahnya pergi, ia berlutut meng

ih Airysh sa

kali ini karena ayahnya terlalu tega sampai membanting lukisan peninggalan i

*

an ib

ya, lukisan indah yang terlihat seorang wanita cantik

akkan lukisan itu di tempat tidurnya, ia selalu memeluk lukisan itu k

takan bahwa ibunya yang melukis dirinya sendiri. It

encoba melukis agar bisa melukis seindah lukisan ibunya, namun k

ar merasakan ketenangan seperti ia memeluk ibunya send

melupakan kejadian menyakitkan, ia a

hari

sang ayah benar benar keterlaluan tela

tidak menyangka ayahnya aka

menuruti ayah lagi," ucap Airy

n yang aku mau," ujarnya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Asshole boyfriend= Destined love
My Asshole boyfriend= Destined love
“Reece Andromeda, seorang model tampan cucu dari keluarga milyader pengusaha mobil yang terjebak dalam permainan konyol teman-temannya yang membuat pria itu harus berpacaran dengan seorang gadis yang putus asa karena mantan pacarnya yang berkhianat, gadis itu bernama Airysh Merylia, ia ingin membuktikan bahwa dengan Reece dirinya baik-baik saja. Namun masalah mulai muncul ketika hubungan nya dengan Reece terguncang akibat masalah Reece dengan sahabatnya, meskipun mereka tidak saling mencintai namun hal ini menganggu Airysh karena ini menyangkut tentang sahabatnya. setelah beberapa bulan menghabiskan waktu bersama sisi lain dari mereka mulai terungkap, tidak seperti yang orang lain katakan tentang Reece yang sangat populer di kampus, Reece justru berusaha mati-matian untuk menghilangkan trauma masa lalu. dan juga Airysh, gadis yang masih mencari kebenaran keluarganya.”