icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kehancuran Yang Direncanakan

Bab 2 Rahasia yang Disembunyikan

Jumlah Kata:466    |    Dirilis Pada: 21/03/2025

mpulkan kesadarannya. Matanya masih berat, pikirannya berantakan,

berapa saat. Ia hanya menatapnya dengan sorot tajam

." Suara pria itu dalam dan berat

epat mencari alasan. "Aku... hanya kele

ursi, ekspresinya tetap tak terbaca. "La

ketahuan? Namun, ia menegakkan tubuhnya dan me

da a

i ia tidak punya jawaban. Ia

n hangat-lebih seperti ekspresi seseorang ya

buruk dala

i berniat mencurigainya, ia harus pergi. Tetapi tubuhnya

uhku?" Nayla ak

ggung. "Jika aku ingin membunuhmu, kau

dak tahu apakah harus merasa le

irnya memperkenalkan diri.

ak di rumah sakit. Tapi kenap

enolongku?" t

u. "Mungkin aku sedan

cara berbicara yang dingin dan ekspresi yang sulit dib

ia tidak punya piliha

bertanya banyak, dan pria itu pun tidak memaksanya untuk bicara. Namun,

erlihat seperti seseorang yang bekerja kantoran, dan yang lebih mencurigak

ur dan berjalan ke luar kamar, berniat mencari air minum. Namun, saat ia mele

nya. Aku tidak mau ad

Ia menahan napas, tubu

? Pek

an... seora

tetapi tepat saat

tu, matanya yang tajam langs

terj

masuk ke dalam dunia yang jauh lebih ber

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kehancuran Yang Direncanakan
Kehancuran Yang Direncanakan
“Nayla mengalami patah hati terbesar dalam hidupnya saat, dengan penuh ketulusan, ia berniat memberikan kejutan ulang tahun untuk tunangannya yang ia cintai sepenuh hati-hanya untuk memergoki pria itu tidur dengan wanita lain, yang tak lain adalah sepupunya sendiri. Pengkhianatan itu sudah cukup untuk menghancurkan dunianya, tetapi takdir masih memberinya pukulan yang lebih kejam. Di hari yang sama, orang tuanya tewas dalam tragedi pembunuhan di rumah mereka sendiri. Nayla adalah satu-satunya yang berhasil lolos dari tragedi itu-dan juga satu-satunya saksi kunci. Dia harus mencari tahu siapa dalang di balik pembunuhan keji itu. Sayangnya, keadilan untuk orang tuanya bukanlah hal yang bisa ia perjuangkan dengan mudah, karena target selanjutnya adalah dirinya sendiri. Melarikan diri tanpa tujuan, kelelahan dan keputusasaan menguasainya. Dalam keadaan linglung, sebuah mobil nyaris menabraknya. Terlalu syok untuk menghindar, Nayla jatuh pingsan di jalanan. Tragedi itu menjadi awal pertemuannya dengan seorang pria asing berusia 32 tahun bernama Reza. Pria itu tidak tahu siapa Nayla sebenarnya, dan demi keselamatannya, Nayla terpaksa menyamarkan identitasnya di hadapan pria asing tersebut. Namun, tanpa ia sadari, Reza juga menyimpan rahasia yang lebih kelam dari yang ia bayangkan...”