icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rindu Yang Terlarang

Bab 26 MENYUSUN KEPINGAN YANG HANCUR

Jumlah Kata:758    |    Dirilis Pada: 21/03/2025

malam itu. Kata-kata Fabian

akan perg

i sini, selama ka

ar yang gelap. Selama bertahun-tahun, ia membangun dinding

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rindu Yang Terlarang
Rindu Yang Terlarang
“Katanya, hantu adalah makhluk yang paling ditakuti oleh manusia. Namun, bagi Alessandra Vega, makhluk yang paling dia takuti adalah bertemu dengan 'MANTAN'. Sayangnya, Alessandra harus menerima kenyataan bahwa dirinya harus kembali bertemu dengan Fabian Reva, seorang perwira militer sekaligus mantan kekasih Alessandra. Lebih sialnya lagi, tempat dia bekerja mengharuskannya untuk selalu bertemu dengan Letnan Fabian. Apakah benih-benih cinta kembali tumbuh di antara keduanya? Ataukah justru perdebatan sengit kembali terjadi sebagai dampak dari masa lalu mereka?”
1 Bab 1 Suara derap sepatu memenuhi lorong2 Bab 2 Alessandra berusaha menenangkan3 Bab 3 Bergemuruh di dalam dadanya4 Bab 4 belum sepenuhnya ia terima5 Bab 5 KEHILANGAN YANG TERULANG6 Bab 6 pikirannya selalu teralihkan pada Fabian7 Bab 7 Ada perasaan tak terjawab8 Bab 8 Hati Alessandra berdebar9 Bab 9 PERSEPSI BARU10 Bab 10 merasa cemas11 Bab 11 lembaran baru12 Bab 12 Alessandra kembali ke rutinitasnya13 Bab 13 Apakah semua ini benar 14 Bab 14 menekan batinnya lebih dalam15 Bab 15 PENGHUNI KESUNYIAN16 Bab 16 MEMPERTARUHKAN HATI17 Bab 17 KEMBALI MENEMUKAN18 Bab 18 Setelah pertemuan singkat19 Bab 19 BAGAIMANA PERASAAN BISA BERUBAH20 Bab 20 Alessandra mengira perasaan itu akan memudar21 Bab 21 hal yang paling menakutkan baginya22 Bab 22 KERAGUAN DAN HARAPAN23 Bab 23 ANTARA LOGIKA DAN PERASAAN24 Bab 24 menjatuhkan diri ke sofa25 Bab 25 Alessandra menghabiskan beberapa detik26 Bab 26 MENYUSUN KEPINGAN YANG HANCUR27 Bab 27 Setelah makan malam28 Bab 28 RASA YANG TAK PERNAH PADAM29 Bab 29 KEBIMBANGAN YANG MENYIKSA30 Bab 30 Restoran ini dipenuhi oleh cahaya lembut31 Bab 31 Fabian bukan sekadar ilusi