icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Benih Lain di Kandungan Istriku

Bab 5 Nasi Goreng untuk Aurelie

Jumlah Kata:1129    |    Dirilis Pada: 18/03/2025

gan manja di atas dedaunan dan kaca jendela. Sedang seorang laki-laki dengan setelan pakaian santai sudah ke luar dari kamar

na bergerak membuka lemari es di dapur. Menelis

ma jadi dan siap santap saja. Namun, bukan berarti ia tidak

sarapan pagi saja ia masih bisa membuatnya. Lalu, kali ini ia memang berniat bangun lebih pagi dari

ra percaya dan tidak percaya, bahwa sekarang ia bukan lagi seorang lajang. Namun, seorang suami yang sudah memiliki t

istiwa di mana ia dengan begitu buas menjamah tubuh istrinya. Ia t

jadian itu lagi," monolog Kian dan tertawa ge

l, ia mulai aktifitas memasaknya. Ditemani dengan senandung kecilnya, Kian menikmati pagi dengan perasaan yang jauh lebih baik dari hari-hari sebelumnya. Memang benar kata Hamza dan Tania, sejak Aurelie

enemani si nasi goreng. Ya, hasil paling memuaskan saat memasak bagi Kian adalah menciptakan nasi goreng kesukaannya. Entah kapan terakhir ia menikmati nasi goreng buatannya sendiri,

is bibir merah mudanya tidak luntur. Sembari mengayunkan sepasang tungkai, sesekali ia menurunkan pandangan menatap masakannya itu. Tak sa

ng pintu, melihat perempuan cantiknya masih terlelap begitu nyenyak. Entah mungkin kar

egitu nyenyak. Akan tetapi, ia tidak mau jika Aurelie harus bangun ke

atas meja di samping tempat tidur. Lalu, ia duduk di pinggi

tuh satu per satu bagian wajah Aurelia dan berhenti di bibir ranum yang semalam ia jejaki. Kian

anggu sama sekali. Perempuan itu bergeming. Justru dengku

tersenyum lebar

Aurelie agar perempuan itu terbangun. Dan ... Ya, kali ini Kian berhasil. P

pertama kali ia lihat adalah wajah suaminya dengan senyum lebar. Seketika Aurelie bangkit tanpa aba-aba.

angun dari suaminya. Bukan sebaliknya seperti ini. "Kenapa kau tidak membangunkanku sejak tadi? Papa dan

ut rambut berantakan Aurelie. "Tentu saja tidak," ujar Kian seraya menggelengkan kepa

nap

asih capek,"

Capek

pek kar

ucap Aurelie dengan cepat. Demi apapun, ia

"Ya sudah sekarang bersihkan wajahmu. Setelah itu,

gegas menuju kamar mandi untuk melakukan

ia mengedarkan pandangan untuk mencari keberadaan Kian, sorot matanya langsung menembus kaca balkon. Di sana ia melihat b

relie tidak berbohong. Saat ini, perutnya sudah meminta untuk diisi.

ing suaminya. Ia langsung duduk setelah dipersilakan oleh

h aku

ntu saja. Aku kan memang s

Ia kemudian mulai menya

mana?

kepala. Ia tidak berbohong. Nasi goreng yang dib

u s

mpuan itu mengan

u buatkan

juga tengah menatapnya dengan senyuman. "Harusnya ak

polos Aurelie. "Tidak apa-apa. Aku akan melakukan

, .

ya di bibir ranum Aurelie. "Lanjutkan m

?" tanya Aurelie d

pasti mau," jawab Kian yang me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Benih Lain di Kandungan Istriku
Benih Lain di Kandungan Istriku
“Kian tak sengaja melihat benda kecil yang tergeletak begitu saja di bawah meja di samping tempat tidur. Diraihnya benda itu dan ia lihat dua garis merah tercetak dengan rapi di sana. Kian lantas bertanya-tanya tentang siapa pemilik test pack itu. Sempat ia mencurigai istrinya hamil. Namun, ia sadar bahwa dirinya tak bisa mendapatkan momongan. "Test pack siapa ini? Apakah istriku sedang hamil? Ah, bagaimana bisa hal itu terjadi? Aku kan hanya laki-laki mandul." Lalu, siapakah pemilik test pack itu? Benarkah benda itu milik Aurelie?”
1 Bab 1 Awal Perkenalan2 Bab 2 Pernikahan3 Bab 3 Teringat Masa Lalu4 Bab 4 Malam Pertama5 Bab 5 Nasi Goreng untuk Aurelie6 Bab 6 Rencana Bulan Madu7 Bab 7 Perempuan di Masa Lalu 8 Bab 8 Tumbang9 Bab 9 Rumah Sakit10 Bab 10 Permintaan Kian11 Bab 11 Kepergian Kian12 Bab 12 Jebakan Hujan13 Bab 13 Penyesalan14 Bab 14 Aurelie Jujur 15 Bab 15 Canggung16 Bab 16 Berita Buruk untuk Kian17 Bab 17 Pulangnya Kian18 Bab 18 Dinner19 Bab 19 Dinner II20 Bab 20 Permintaan Maaf Nara21 Bab 21 Deep Talk22 Bab 22 Ngidam