icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikahi Ayah Sahabatku

Bab 4 mengumpulkan kesadarannya

Jumlah Kata:890    |    Dirilis Pada: 18/03/2025

alui tirai kamar hotel, menghangatkan ruangan dengan lembut. I

m ta

ofa, dan ia sempat menyelimutinya-hanya untuk ditangkap oleh ta

ik ke arah s

engerut. D

ru saja selesai mandi. Kemeja putihnya tergantung longgar di tubuhnya, beberapa kancing atas

mentar Diran, berjalan menuju meja

idur," jawab

rlahan. Almira memperhatikan pria itu dari kejauhan. Ada sesuatu tentang Diran yang selalu terasa begitu berja

an di wajahnya. Itu membuatnya bertanya-tanya, seperti apa pria ini

am delapan," suara Dira

enganggu

apa yang harus d

sikap seolah-olah kita pasangan

lis, lalu tersenyum kec

tapi senyum itu membuat ja

i pertemuan bisnis Diran. Almira duduk di sampingnya, tangannya bertum

alah aksesori yang harus tampil sempurna di sisi Diran. Tapi entah ke

gedung restoran mewah. D

?" ta

sedikit, memasang senyum y

ira. Tanpa ragu, ia menerima uluran tangan itu, merasakan g

engar di sudut ruangan, beberapa orang bahkan menatap dengan ekspresi penuh rasa ingin tah

ir

hampiri mereka. Ia tersenyum lebar sebelum me

lagi, Diran. Dan i

guk. "Ya, ini Almira. Almira, ini Adrian Har

urkan tangan. "Senang berte

sebelum tersenyum lebar. "Kau sangat cant

enyum, sementara Diran

mendengarkan percakapan yang tidak terlalu ia pahami. Namun, ia tetap menjaga si

angannya dan menatapnya dengan lembut-sebu

, suaranya terdengar

a dengan sempurna. Ia me

Diran, kau pasti tidak memberi cuku

akan memastikan dia beristir

as. Kata-kata itu

e mobil. Begitu pintu tertutup, Almira lang

tanganku terus-menerus," ka

hnya. "Aku tahu. Tap

arkan kepalanya ke jendel

h, bukan hanya secara fisik, tapi juga emosional. Berpura-pura menj

tel, Almira langsung melepas sep

emperlihatkan otot dadanya yang kencang. Almira buru-

n santai, berjalan ke arah minib

membiarkan air hangat membasahi tubuhnya. Saat

anya kontrak. Mereka seharu

mulai merasa terbebani

t basah. Diran sudah berbaring di sofa, matanya terpe

mut dan berbaring. Namun, sebelum ia bisa m

terlal

, menatapnya.

angsung ke arahnya. "Jangan membiar

itu-sebuah peringatan, seka

menelan

uh cinta padamu?" tanya

enutup matanya kembali, seolah t

heningan itu sudah c

u, ia menyad

anya menghindari cinta

itu membuat hatinya terasa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menikahi Ayah Sahabatku
Menikahi Ayah Sahabatku
“Almira Devara, seorang gadis cerdas dengan segudang prestasi, harus menghadapi kenyataan pahit ketika ayahnya memutuskan untuk menikahkannya dengan seorang juragan kaya di desa demi melunasi hutang keluarga. Berasal dari keluarga sederhana, Almira terbiasa bekerja keras untuk membiayai kuliahnya, berbeda dengan sahabatnya, Selina Mahendra, yang sejak lahir bergelimang harta. Tak rela sahabatnya hidup dalam penderitaan, Selina meminta ayahnya, Diran Mahendra-seorang duda terpandang dan pebisnis sukses-untuk menikahi Almira sebagai gantinya. Meski awalnya menolak, Diran akhirnya setuju demi menyelamatkan gadis itu dari pernikahan yang lebih buruk. Namun, dapatkah Almira menerima pernikahan ini dengan pria yang usianya terpaut jauh darinya? Sementara itu, Diran yang telah lama menutup hatinya karena trauma masa lalu enggan membuka diri. Bisakah keduanya menemukan kebahagiaan dalam pernikahan yang dimulai dengan keterpaksaan?”
1 Bab 1 membaca isi surat2 Bab 2 kematian istrinya3 Bab 3 Jangan pernah jatuh cinta padaku4 Bab 4 mengumpulkan kesadarannya5 Bab 5 Jangan terlalu dalam6 Bab 6 sejarah yang mungkin tidak seharusnya ia ketahui7 Bab 7 Aku tidak pernah mencintai siapa pun8 Bab 8 PERSEPSI YANG BERUBAH9 Bab 9 apakah itu cukup untuk menebus semuanya 10 Bab 10 Ada sesuatu yang terasa berbeda11 Bab 11 KEHILANGAN DAN PERBAIKAN12 Bab 12 Keputusan Raditya untuk mendekati Almira13 Bab 13 Diran sedang mengurus urusan14 Bab 14 Almira dan Diran harus menghadapi kenyataan15 Bab 15 Almira berjalan perlahan menuju ruang kerja Diran16 Bab 16 menghancurkan hidup17 Bab 17 sibuk menulis catatan18 Bab 18 Mereka tidak bisa mundur19 Bab 19 menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi20 Bab 20 keberanian21 Bab 21 berusaha mengatur perasaan22 Bab 22 Setelah Raditya pergi23 Bab 23 meyakinkan dirinya24 Bab 24 mencoba menggoyahkan kekuasaan25 Bab 25 semua kenangan indah26 Bab 26 sebuah perubahan27 Bab 27 Kehadiran ayah Raditya28 Bab 28 Waktu seolah berhenti29 Bab 29 KEPEDIHAN