“Pijar bertemu dengan Elang Bamantara di saat luka hatinya masih basah karena dia baru saja dikhianati oleh kekasihnya. Mereka dipertemukan oleh keadaan yang tidak tepat. Ada sebuah rahasia di antara keduanya yang belum terselesaikan. Pertemuan itu membuat Elang merasa diuntungkan. Sedangkan bagi Pijar, pertemuannya dengan Elang adalah sebuah petaka. Sayangnya, Pijar tak bisa menghindar dan mengharuskannya berada di sisi Elang Bamantara.”