icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Istri Keempat Sang Tuan Tanah

Istri Keempat Sang Tuan Tanah

Penulis: Kiki Miki
icon

Bab 1 Gadis Penebus Hutang

Jumlah Kata:1287    |    Dirilis Pada: 21/02/2025

n ini. Tapi waktu itu Ibu terpaksa berhutang pada Tuan Thakur

Thakur itu. Mereka telah datang ke sini beberapa kali dan telah beberapa kali pula melakukan hal i

a bersaudara, bisa tamat SMA saja adalah suatu keajaiban buatku. Sementara dua orang kakaku yakni Wina dan Aldi masing- masing telah ber

n tampan. Tak mengapa kalau kita mencoba menawarkan dirimu untuk jadi istrinya. Siapa ta

sa, Bu! Apalagi sekarang, dia pasti sudah tua. Mana yang Lila dengar dia itu tukang kawin, dan ibuuu ... I

kan itu terasa men

kamu dengan Tuan Takur? Meski kita sekeluarga banting tulang, tetap tak akan bisa membayar hutan

*

keluargamu dengan Tuan Thak

i kegiatan mengasyikkan anak gadis di perkampungan seperti kampu

ggeleng

agai pembayar hutang? Ya Allah, Yen, tolong aku. Udah dijadikan pembayar hutang, ibu pula yang nawarin. Bayangkan! Untuk jadi istri keempa

keempat Tuan Thakur menin

mbuatk

imana maksud

giatanku mencuci untuk men

atu besar tempatnya mencuci. Dia berjalan di ai

dengar posisi istri keempat

dar suaraku terlalu kencang, ak

mana?" tanya

ai penerus keturunan. Tetapi keturunan Tuan Thakur terakhir laki- laki kayaknya hanya akan b

a mereka saja ada ang

bukan calon su

arga pemilik kuburan itu nggak terima. Salah satu dari mereka ada yang sampai bersiteru dan terjadilah pertumpahan darah yang menyebabkan ada yang meninggal. Da

taku. "Tapi hubungannya sama ist

ri yang kedua malah tak punya keturunan alias mandul. Nah istri ke tiga pernah melahirkan anak laki- laki, tapi masih bayi berapa

?!!!" ter

ngatkanmu, Lil. Hati- h

k membatalkan keinginannya itu. Tapi Ibu tidak menghiraukan. Hingga di suatu malam, ibu datang ke kamarku. Masih

ri hutang. Sebagaimana tawaran ibu semua hutan

*

panggilan apa biasanya kamu

ada di hadapanku. Dia sebenarnya tidak setua yang ada di pikiranku. Meskipun

gil Lila, Pak!" jawabku

ngnya mendengar aku memanggilnya dengan pa

tahun?" tan

engan

a menghela

da untuk kunikahi, tapi istri pe

yang mengerny

iku. Dengan alasan istri pertamanya menyukaiku. Alasan tidak masuk akal

pelunas hutang- hutang yang pernah dia pinjam pada kami. Di sini, aku tidak mau menjadi

alam tentu saja aku tidak bersedia. Hanya orang gila harta saja y

a secara pribadi dalam hatiku. Mencari kelayakan apa yang

itu? Sekilas yang kunilai dia adalah pria kharismatik, tampan, manly, rapi dan dia tidak seperti dibayanganku sebelumnya

egitu, sudahkah kau memutuskan?" tanyanya memb

teguran seperti itu. Astaga, ini m

!" deh

pertinya melihat dia sedang berusaha m

nyaanku. Tapi sebelumnya akan menjelaskan padamu point- point pent

sadar me

menjelaskan padaku, point- point apa yang dimaksudny

ar kesukarelaan satu sama lain, bukan karena keterpaksaan. Aku

ham apa yang dia maksud. Padahal jelas-

n harap akan ada perceraian. Jadi jika kau ingin terbebas dari pernikahan ini. Cuma ada dua kemungkinan. Salah satu dari kita mati. Atau

ada perceraian, tidak ada perceraian. Kata-kata it

samb

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri Keempat Sang Tuan Tanah
Istri Keempat Sang Tuan Tanah
“"Yang pertama, kujelaskan di sini. Kita menikah adalah atas dasar kesukarelaan satu sama lain, bukan karena keterpaksaan. Aku tidak suka dianggap memaksa seseorang untuk kunikahi," katanya. Tanpa sadar aku mengangguk seolah aku paham apa yang dia maksud. Padahal jelas- jelas bagiku tetap saja ini keterpaksaan. "Yang kedua, ini bukan pernikahan kontrak seperti yang sering kau tonton pada drama- drama di televisi. Jadi dalam pernikahan ini, jangan harap akan ada perceraian. Jadi jika kau ingin terbebas dari pernikahan ini. Cuma ada dua kemungkinan. Salah satu dari kita mati. Atau jika pun memang harus ada perceraian, itu karena aku yang menginginkannya," katanya dengan nada yang tiba- tiba berubah mengintimidasi. Demi hutang, Lila terpaksa harus rela menjadi istri keempat seorang tuan tanah kaya raya yang dijuluki tuan Thakur. Mampukah dia menjalani pernikahan ini? Follow ig author @ema_ahman Visual gambar by pexels.com Edit Cover by PicsArt"Yang pertama, kujelaskan di sini. Kita menikah adalah atas dasar kesukarelaan satu sama lain, bukan karena keterpaksaan. Aku tidak suka dianggap memaksa seseorang untuk kunikahi," katanya. Tanpa sadar aku mengangguk seolah aku paham apa yang dia maksud. Padahal jelas- jelas bagiku tetap saja ini keterpaksaan. "Yang kedua, ini bukan pernikahan kontrak seperti yang sering kau tonton pada drama- drama di televisi. Jadi dalam pernikahan ini, jangan harap akan ada perceraian. Jadi jika kau ingin terbebas dari pernikahan ini. Cuma ada dua kemungkinan. Salah satu dari kita mati. Atau jika pun memang harus ada perceraian, itu karena aku yang menginginkannya," katanya dengan nada yang tiba- tiba berubah mengintimidasi. Demi hutang, Lila terpaksa harus rela menjadi istri keempat seorang tuan tanah kaya raya yang dijuluki tuan Thakur. Mampukah dia menjalani pernikahan ini?”