“Aurielle tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah menjadi serangkaian penderitaan setelah pernikahan yang dipaksakan. Hamil di usia muda, tanpa cinta dan tanpa harapan, ia harus menghadapi suaminya, Cassian, yang menganggapnya tak lebih dari beban. Baginya, pernikahan ini hanyalah kewajiban, sesuatu yang harus dijalani sampai saatnya ia bisa melepaskan diri. Saat Aurielle mulai berpikir untuk bertahan demi anak yang dikandungnya, kenyataan pahit menghantam lebih keras-Cassian ingin menceraikannya. Bukan karena kesalahan yang ia perbuat, tetapi karena cinta pertama pria itu kembali. Perempuan yang dulu pergi kini kembali menuntut tempatnya, dan Aurielle harus menerima kenyataan bahwa dirinya hanyalah penghalang dalam kisah mereka. Tapi apakah ia hanya akan pasrah? Saat seluruh dunia tampak berpihak pada pria yang telah mengabaikannya, seorang sosok dari masa lalunya muncul. Adrian, pria dengan tatapan tajam dan luka yang tersembunyi, datang dengan tawaran yang membuat Aurielle ragu. Apakah ia harus menerima bantuan dan melawan takdir yang dipaksakan kepadanya, ataukah ia akan membiarkan dirinya tenggelam dalam keputusasaan? Di antara kepedihan dan pengkhianatan, Aurielle harus memilih-bertahan sebagai korban atau bangkit untuk melawan.”