icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda

Bab 2 Pertemuan yang Tidak Direncanakan

Jumlah Kata:588    |    Dirilis Pada: 27/01/2025

menjulang tinggi, seolah menegaskan batas antara dunia Adriel Wicaksana dan orang-orang biasa seperti diri

gumamnya pada diri sendiri. Tapi, tidak ad

jaga berseragam segera membukakan pintu. "Silakan

Adriel Wicaksana tahu namanya. Langkahnya terasa kaku saat ia mengikuti penjaga itu mele

ntu besar yang diukir dengan detail sempurna. Penjaga m

ukisan besar dan perabotan mewah. Di tengah ruangan, seorang pri

iel Wicaksana-berbicara dengan

dari pria itu. Dengan jas hitam yang rapi, wajah yang tegas, dan aura yang men

dengan langkah mantap. "Terima k

empuk di bawah tubuhnya. Ia berusaha menenangkan diri,

a sedikit sulit diatur." Adriel berkata tanpa basa-basi. "Saya ingin seseorang yang buka

a senang mendengar itu, Pak. Saya akan me

. "Kenapa Anda mencari pekerjaan ini, Alina? Dengan latar belakang

ungkin menjelaskan bahwa ia hanya ingin melarika

," jawabnya singkat, menco

baca semua rahasia Alina. Setelah beberapa saat, dia berdiri. "B

pat?" Alin

a menunda sesuatu yang sudah jelas. Bes

pat bertanya lebih banyak, pintu ruangan te

engar lebih lembut ketika

ap Alina dengan mata besar penuh

g baru," jawab

engan penuh perhatian. "Kamu cantik. Apa k

idak, Naya. Aku hanya aka

apa-apa, Naya memeluknya erat. "Aku su

badai. Ia menatap Adriel, berharap pria itu akan mengatakan ses

jadi mama baruku," tambah Nay

saat itu, ia sadar, hidupnya baru saja m

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda
Pengkhianatan Dibalik Cinta Duda
“Dikhianati oleh tunangannya, membuat Alina Mahendra bersumpah tidak akan lagi menyerahkan hatinya pada siapa pun. Namun, segalanya berubah ketika ia tanpa sengaja bertemu dengan Adriel Wicaksana, seorang duda karismatik sekaligus pemilik perusahaan properti terbesar di negeri ini. Alina berusaha menjauh dari pria itu, namun takdir berkata lain. Anak Adriel, Naya, yang baru berusia delapan tahun, dengan polosnya percaya bahwa Alina adalah ibu barunya. Situasi semakin kacau saat Alina diterima bekerja sebagai guru privat Naya. Hubungan mereka yang awalnya hanya sebatas profesional berubah menjadi permainan emosi yang rumit. Adriel yang mendominasi, Naya yang semakin lengket, dan Alina yang terus dihantui trauma masa lalu. Dalam permainan ini, siapa yang akan menyerah lebih dulu? Atau akankah hati yang keras itu akhirnya luluh? Atau justru... akan ada luka baru yang lebih dalam?”