“Saat Aira mengetahui bahwa dirinya tengah mengandung, perasaan bahagia yang ia harapkan seketika berubah menjadi pilu. Ia mendapatkan kenyataan pahit yang begitu menyakitkan: suaminya, Reyhan, yang selalu ia anggap setia, ternyata sudah mengkhianatinya. Bahkan, yang lebih memilukan lagi, Reyhan sudah memiliki anak dari wanita lain. Bagaimana hati seorang istri bisa tetap utuh setelah mengetahui bahwa pria yang ia cintai telah begitu mendalam menusukkan pisau pengkhianatan? Di tengah kabar baik tentang kehamilannya, Aira justru dihantam kenyataan yang menghancurkan hatinya dan meruntuhkan segala impian tentang masa depan bersama Reyhan. Apakah Aira akan mampu mengatasi rasa sakit yang mengoyak hatinya? Bisakah ia bangkit dan menemukan kebahagiaan baru, atau akankah cinta dan kepercayaannya terhadap Reyhan sudah terlampau hancur untuk diperbaiki?”