icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Madu Untuk Istriku

Bab 5 Lautan Dosa

Jumlah Kata:1019    |    Dirilis Pada: 12/10/2021

asaran. Dani dan Tari sedang makan di salah sa

Tapi sejak mengantar Reni kemarin, Dani pamit dengan

i tidak pulang ke rumah. Padahal malam-malamnya dia

pa lagi," jawa

tu?" Ada nada mengeje

mm

u tidak melayani suami dengan baik. Kalau aku, ya. Pasti su

ambung oleh Tari. Seminggu bersam

dah nggak n*fsu lagi. Habisnya kalau dia paling cuma diem. Kan nggak asyik." Keduanya ta

, sedang Tari dengan tidak tahu dirinya merasa l

kita lanjutkan lagi pertempuran kita. Sebelum tu nenek lampi

mpir. Coba besok, pasti udah

bit hidung Tari, "Ih, kamu kala

gelus-elus hidungnya yang ter

membuat iri pasangan lain. Tapi sayang, mereka hanya

." Sebelum beranjak, Dani menyempatkan berbisik di

na hati yang lebih baik. Semalaman berpetualang de

ullahal'a

pai lagi di kamar hotel. Meski hote

mm

masih suami orang." Sejujurnya Dani sendir

u sana sini, tapi dari kesemuanya tidak ada yang menggub

manisnya. Begitulah laki-laki asal menyebar umpan, me

i telunjuknya pada bibirnya, seolah berpikir kenapa

snya, menunggu jawaban dar

jodoh kali ya, Mas. Bukankah laki-laki boleh menikah lebih dari satu? Dan juga ... aku cinta

Jodoh? Poligami? Kenapa kata itu yang selalu jadi alasan seseorang berselingkuh.

pit tidak ada sekat. Selalu kata-kata ci

ani membelai lembut pipi kekasih h

" ucap Ta

mm .

istri Mas itu? Lagian 'kan sudah jela

elain Mas soalnya. Kamu tenang aja, yang penting hati dan tubuh

a yang rela dimadu, bahkan mungkin jika Tari ada di posisi Reni

akan membuktikan jika rahimnya yang bermasalah. Dan dia mau tidak m

segera Tari mengeratkan p

bih dulu, Tar. Kamu ngga

istri pertama Mas itu dan menjadi milikku sepenuhnya.' Tari tak menanggap

ganas. Hal inilah yang seringkali membuat Dani m

mungkin memang gairahnya yang tinggi atau karena m

malam ini. Mengingat nafsu keduanya sedang melambung dan juga setelah i

. Apalagi mengingat dosa. Bahkan Tuh

*

n dengan anaknya kelak. Kenapa harus ada di saat hatinya sendiri bimba

dia harus memberitahukan Dani segera? R

mengingat kenyataan bahkan suminya kini mungkin sedang bersenang -se

n setelah pesan terakhir suaminya tadi, tak juga ada pesan lainnya lagi. Me

erti ini? Kini wanita itu beralih mengelus perut ratanya.

ari sudut matanya. Kali ini dia benar-benar hancur. Tubuhnya luruh ke lantai.

dang bersenang-senang dengan wanita lai

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Madu Untuk Istriku
Madu Untuk Istriku
“"Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni. "Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu. Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya. "InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana? "Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani. "Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar. "Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu. "Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni. Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani. "Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab.”
1 Bab 1 Ponsel Suamiku2 Bab 2 Sebuah Kesempatan3 Bab 3 Dilupakan4 Bab 4 Aku Hamil5 Bab 5 Lautan Dosa6 Bab 6 Kenapa Dikunci7 Bab 7 Bertemu Tasya8 Bab 8 Tari dan Dani9 Bab 9 Kemarahan Dani10 Bab 10 Dani Menjauh11 Bab 11 Suara Hati Tari12 Bab 12 Kejutan Lagi Untuk Dani13 Bab 13 Dani Dilema14 Bab 14 Keputusan Reni15 Bab 15 Tanggapan Tari16 Bab 16 Kembali Memadu Kasih 17 Bab 17 Berjuang18 Bab 18 Bertemu Teman Lama19 Bab 19 Tak Tahu Malu20 Bab 20 Kekhawatiran21 Bab 21 Lagi-Lagi Mereka22 Bab 22 Merayu Reni23 Bab 23 Gertakan Reni24 Bab 24 Keegoisan25 Bab 25 Reni Berhak Bahagia26 Bab 26 Awak Mula27 Bab 27 Reni Kejam28 Bab 28 Sunset29 Bab 29 Perdebatan Elegan30 Bab 30 Tari Ngambek31 Bab 31 Usaha Lebih Keras32 Bab 32 Kenangan Masa Lalu33 Bab 33 Terima Kasih34 Bab 34 Kekhawatiran Yanti35 Bab 35 Pertemuan yang Menegangkan36 Bab 36 Keputusan Halimah37 Bab 37 Beban Terlepas38 Bab 38 Wanita yang Tak Dibutuhkan39 Bab 39 Penolakan Reni40 Bab 40 Jangan Baper41 Bab 41 Malas Berdebat42 Bab 42 Hanya dalam Mimpi43 Bab 43 Karma Baik dan Buruk44 Bab 44 Abai45 Bab 45 Dua Sisi46 Bab 46 Sadar Diri47 Bab 47 Ada yang Panas48 Bab 48 Kebodohan Reni49 Bab 49 Hari yang Buruk50 Bab 50 Perlawanan Reni51 Bab 51 Aku Tidak Lemah52 Bab 52 Rencana53 Bab 53 Membuat Dani Panik54 Bab 54 Reni dan Dani55 Bab 55 Kelahiran56 Bab 56 Semua Sudah Terlambat57 Bab 57 Katakan Semuanya58 Bab 58 Karma59 Bab 59 Memulai Lagi 60 Bab 60 Perpisahan61 Bab 61 Kelegaan (Ending)