icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Madu Untuk Istriku

Bab 2 Sebuah Kesempatan

Jumlah Kata:1144    |    Dirilis Pada: 26/09/2021

ya itu, hingga Reni merasa geli. Meski banyak pertanyaan yang ingin dia lontarakan, namun

au di sana seminggu, ya?" Reni berbalik menatap suaminya, dia tamp

dia akan protes dan dalam dua hari pasti sudah menjemputnya. Tapi, kini d

aban yang keluar dari bibir Dani, kini ma

i Reni dapat melihat jika suaminya itu tak berani menatap wajahnya.

tian ditahannya. Enggan dia menumpahkan

tu, atau memang benar adanya? Dani terlihat begitu

ibir Dani, tak seberat biasanya, yang aka

a kecewa sudah menjalar ke seluruh pori-pori tubuhnya. Saat ini,

i segera beranjak dari dari sisi Reni, meningga

lai menjalar menetes di pipi. Bahkan perubahan sekeci

an segera memasukkan beberapa lembar pakaiannya ke dalam tas. Untuk bebe

cukup lama memendam semua ini. Harus segera dituntaskan. Dan akan kubuktikan bahwa aku tidak bermasalah.' Jik

tuk bercocok tanam di lahan yang subur sepertinya.' Bayangan liar sudah menguasa

inya yang sedari tadi duduk tepian ranjang mereka. Entah kenapa

Ingin rasanya dia bertanya tentang pesan itu dan sikap Dani yan

ya, tapi bukti itu belum cukup kuat. Bisa saja suami tak t

bih berhati-hati agar perselin

s, Dani mengantar Reni untuk mengunjungi kedua orang

luar dari bibir Reni, padahal biasany perjalanan

menemui pasangan haramnya itu. Dia merasa memiliki l

benar terkejut. Begitu gampangny suminya itu pa

atkan menginap di rumah mertuanya dulu. Dia tidak pernah terburu-bu

ya Reni lebih tepatnya untuk

tinya Mas." Ada saja alasan orang untuk berbohong. Kalau be

a?" Dani segera mencari keberadaan

Reni, tidak biasa-biasanya menantu

anyaan mendetail dari mertuanya itu. Reni hanya terdiam berusaha aamgar tangi

*

k gini." Seorang wanita bergelayut manja di

erbakar oleh nafsu dan gairah melihat tubuh se

gi Tari untuk tidak tidur di tempatnya. Sebenarnya rumahnya tidaklah jauh dari tempat

, dengan alasan sang suami selingkuh. Miris memang menginga

istri dari Dani akan seterluka dirinya

atinya yang gersang karena tidak pernah ibadah hingga dengan mudahnya

egera ...." Dani menggantung ucapannya dan memilih untu

n telah menutup mata batin keduanya, h

?" Tari ingin memastikan tentang ucapan Dani beberapa waktu lalu. Ha

janji akan nikahin kamu jika kamu beneran hamil." Laki-laki memang penuh muslihat untuk men

lain, bukan hal benar jika kita masuk dan merusa

n seorang lelaki. Jangan biarkan orang lain memanda

Dani berusaha meyakinkan lagi bahwa wanita di

ain, "tapi ... kenapa, Mas tidak nuntut cerai istri Mas saja. Kan terbukti dia ya

k sabar ingin segera menghasilkan Dani Junior." Tari hanya tergelak m

ktifitas haram yang tidak patut diconto

sendirian. Kamar hotel itu menjadi saksi kekejian mere

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Madu Untuk Istriku
Madu Untuk Istriku
“"Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni. "Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu. Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya. "InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana? "Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani. "Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar. "Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu. "Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni. Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani. "Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab.”
1 Bab 1 Ponsel Suamiku2 Bab 2 Sebuah Kesempatan3 Bab 3 Dilupakan4 Bab 4 Aku Hamil5 Bab 5 Lautan Dosa6 Bab 6 Kenapa Dikunci7 Bab 7 Bertemu Tasya8 Bab 8 Tari dan Dani9 Bab 9 Kemarahan Dani10 Bab 10 Dani Menjauh11 Bab 11 Suara Hati Tari12 Bab 12 Kejutan Lagi Untuk Dani13 Bab 13 Dani Dilema14 Bab 14 Keputusan Reni15 Bab 15 Tanggapan Tari16 Bab 16 Kembali Memadu Kasih 17 Bab 17 Berjuang18 Bab 18 Bertemu Teman Lama19 Bab 19 Tak Tahu Malu20 Bab 20 Kekhawatiran21 Bab 21 Lagi-Lagi Mereka22 Bab 22 Merayu Reni23 Bab 23 Gertakan Reni24 Bab 24 Keegoisan25 Bab 25 Reni Berhak Bahagia26 Bab 26 Awak Mula27 Bab 27 Reni Kejam28 Bab 28 Sunset29 Bab 29 Perdebatan Elegan30 Bab 30 Tari Ngambek31 Bab 31 Usaha Lebih Keras32 Bab 32 Kenangan Masa Lalu33 Bab 33 Terima Kasih34 Bab 34 Kekhawatiran Yanti35 Bab 35 Pertemuan yang Menegangkan36 Bab 36 Keputusan Halimah37 Bab 37 Beban Terlepas38 Bab 38 Wanita yang Tak Dibutuhkan39 Bab 39 Penolakan Reni40 Bab 40 Jangan Baper41 Bab 41 Malas Berdebat42 Bab 42 Hanya dalam Mimpi43 Bab 43 Karma Baik dan Buruk44 Bab 44 Abai45 Bab 45 Dua Sisi46 Bab 46 Sadar Diri47 Bab 47 Ada yang Panas48 Bab 48 Kebodohan Reni49 Bab 49 Hari yang Buruk50 Bab 50 Perlawanan Reni51 Bab 51 Aku Tidak Lemah52 Bab 52 Rencana53 Bab 53 Membuat Dani Panik54 Bab 54 Reni dan Dani55 Bab 55 Kelahiran56 Bab 56 Semua Sudah Terlambat57 Bab 57 Katakan Semuanya58 Bab 58 Karma59 Bab 59 Memulai Lagi 60 Bab 60 Perpisahan61 Bab 61 Kelegaan (Ending)