icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
ENTERNAL LOVE

ENTERNAL LOVE

icon

Bab 1 Awal Pertemuan

Jumlah Kata:1055    |    Dirilis Pada: 04/12/2024

embusan debu dan aroma darah. Bunyi bentrokan pedang dan jeritan kes

sudah terbiasa dengan medan perang. Namun, per

pernah mereka hadapi sebelumnya. Elgar mengayunkan pedangnya, mene

ahi dahinya. Luka terbuka di lengan kirinya teras

i rakyatnya, demi ker

kepada pasukannya.

semakin mendesak. Elgar berusaha sekuat tenaga untuk membuk

a kau, Pangeran

untuk mundur. Suara itu berasal dari pemimpin suku utara yang ingin

Elgar dengan jarak kurang lebih 3 meter sa

lam diam, seolah ia tidak mendengar apa-apa tadi. Hal itu membuat

epat ke arah Elgar tanpa bisa dihindari. Panah itu

gat khawatir dengan keadaannya. Namun, Elgar masih bisa menahan rasa sakit itu dan k

tidak bisa memimpin pasukannya lagi dan pada akhir

wan musuh yang mencoba menghalanginya. Walaupun pergerak

tepi hutan. Karena putus asa, akhirnya

hon yang mencakar kulitnya atau semak belukar yang mengg

ebuah sungai kecil. Ia menenggelamkan wajahnya

kejaran musuh. Namun, mereka semua terkejut dengan hila

dan jendral yang menjadi tangan ka

k panah yang tadi menancap di perutnya saja belum tercabut membua

gkah kaki mendekat. Ia langsung waspada dan berusaha men

anjang terurai bebas, matanya yang besar berbinar, dan kulitnya

a berwarna putih, dan di tangannya

mun akibat lukanya yang semakin parah membuat kesadarannya s

at gadis yang bernama Carolina penasaran. Setelah mengumpulkan kebe

dengan kedua tangan karena terkejut, dan membuat

a ada seorang pria yang tergeletak di balik semak

, darah merah yang belum mengering di setiap lukanya dan yang le

p intens ke arah pria yang tergeletak tak sadarkan diri di hadapannya. Pikir

anya, kini dihadapkan pada situasi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Pria asing itu, deng

ejadian tragis yang merenggut kedua orang tuanya membuatnya mena

rasa sakit yang mungkin kembali menimpanya. Namun, mel

gan sifat antisosialnya. Di satu sisi, ia ingin menolong, tetapi di sisi-sisi lain,

, sebentar lagi malam akan tiba" gumamnya

iksa luka di lengan dan perut pria itu yang masih tertancap panah, kemudian dengan ragu-r

nya kerepotan. Berkali-kali ia hampir terjatuh, namun ia tetap berusaha. Akhirny

r satunya lagi merupakan kamar mendiang orang tuanya. Dengan hati-hati, Carolina me

lina menghela napas panjang. Ia menatap wajah pria itu yang

uka parah seperti ini? Dan mengapa ia har

emperhatikan pakaian yang dikenakan pria itu

an bangsawan atau memiliki status sosial yang tinggi. Namun, mengapa ia berada d

tarik untuk mengetahui lebih banyak tentang pria misterius ini. Namun, ia juga me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ENTERNAL LOVE
ENTERNAL LOVE
“Pasca kedatangan penyihir hitam yang tak terduga dan membuat Carolina, tunangannya terbunuh, Elgar merasa hidupnya menjadi hampa dan putus asa. Demi membalaskan dendam sang tunangan, Elgar berusaha bangkit, dibantu oleh seorang penyihir agung. Elgar mencari tahu di mana tempat persembunyian penyihir hitam itu. Elgar juga mulai mempersiapkan diri agar bisa mengalahkan penyihir hitam itu. Banyak hal tak terduga yang harus ia hadapi. Seperti pengkhianatan Putri Liana yang ternyata bekerja sama dengan sang penyihir hitam, dan pertemuan Elgar dengan seorang gadis yang sangat mirip dengan mendiang Carolina, tunangannya. Sejak pertemuan itu, Elgar berada pada pilihan yang sulit: antara tetap pergi membalaskan dendamnya atau justru memilih untuk mencari tahu soal kebenaran gadis yang mirip tunangannya dulu?”
1 Bab 1 Awal Pertemuan2 Bab 2 Elgar dan Carolina3 Bab 3 Dia Sangat Menarik4 Bab 4 Rahasia Elgar5 Bab 5 Perpisahan Sementara6 Bab 6 Kembali ke Istana7 Bab 7 Dia Seorang Pangeran8 Bab 8 Penolakan Raja Lucius9 Bab 9 Ancaman di Balik Istana10 Bab 10 Makan Malam Bersama11 Bab 11 Restu Sang Raja12 Bab 12 Putri Liana13 Bab 13 Pertemuan Elgar dan Antonio14 Bab 14 Persiapan Pertunangan Elgar15 Bab 15 Pertunangan Elgar dan Carolina16 Bab 16 Serangan Morwena17 Bab 17 Kematian Carolina18 Bab 18 Kesedihan Elgar19 Bab 19 Penyihir Agung20 Bab 20 Kekuatan Elgar21 Bab 21 Perjanjian dengan Kelompok Bayangan22 Bab 22 Kembalinya Pangeran Elfas23 Bab 23 Pria Misterius24 Bab 24 Penyempurna Kekuatan Elgar25 Bab 25 Penyihir Agung dan Wanita Misterius26 Bab 26 Keputusan Elgar27 Bab 27 Persiapan Balas Dendam28 Bab 28 Pertarungan Sengit Elgar29 Bab 29 Penyerangan Elgar30 Bab 30 Kedatangan Orang Tak Terduga