icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
LITTLE MOMMY

LITTLE MOMMY

icon

Bab 1 1. KECANTIKAN INI MEMBUATKU TERKUTUK!

Jumlah Kata:737    |    Dirilis Pada: 18/09/2021

k menjadi cantik, maka bagiku

bagi orang lain dan semua orang yang dengan

dan emas di keluarganya, dan itu tidak terjadi padaku. Kecantikanku membawa kutukan bagiku. Aku dibenci keluargaku sendiri,

ggunya. Saat aku sudah mengerti dengan keadaan sekitar, aku sadar bahwa perlakukan Mama dan Papa terhadapku dan Kak Geisha Sakara sangat berbeda. Kak

main bersama adikku Meisha Nakara. Jika aku gadis yang tidak dingin

emei mau ma

ni aku abaikan, dan berpura-pura tidak mendengar tetapi Mama akan masuk ke kamarku dengan mem

ng keluarga itu iri dan bergegas ke dapur sebelum

gambil tiga butir apel mer

a, Meisha jadi tidak sopan padaku dan jadi anak yang bossy. Sedangkan Geisha

udah ada beberapa gumpal darah di aple tersebut. Aku mencuci tanganku di sink dan kembali mengupas apel den

segitu aja. Anak tak tahu terima kasih!" teriak Mama aku hanya meringis karena

u aja nggak becus!" aku hanya meringis ketika be

tidur sama om-om perut buncit!" tubuhku sudah melemah dan merosot ke bawah. Dalam sekali tarikan rambut Mama membantingku lagi ke belakang. Aku bisa memastikan kepal

an n

ng!

untuk mengupas kulit apel

ambil apel baru di kulkas dan membawa pisau

tak ada rasa sakit dan perih yang kurasakan. Mataku menangkap pecahan yang lebih besar, aku mendekati pecahan tersebut dan menggenggam deng

yang putih dan mulus. Awalnya aku mengores sed

deras. Kali ini, aku menancapkan lebih dalam dan menariknya lagi. Pu

erasakan kesakitan saat beling itu mengores lengan kiri. Karena,

urung di kamar, jika aku hanya di kamar aku akan dikatai pemalas. Anak tak tahu diuntung, jika aku

tap membawa pecahan beling yang tajam untuk bermain-ma

nemukan kebahag

______

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
LITTLE MOMMY
LITTLE MOMMY
“21++ BANYAK ADEGAN BERBAHAYA TIDAK UNTUK DITIRU! "Kamu hamil!" ucap Ayden, kekasih Delisha. "A-apa?" tanya Delisha polos. "Kamu hamil!" tegas Ayden lagi. "T-tapi." "Kita sering melakukannya, dan kita main tanpa pengaman." "J-jadi?" "Aku mau putus! Terserah mau diapakan anak itu, umurku masih 16 tahun. Aku mau bebas." Ayden meninggalkan Delisha yang mematung, tidak tahu apa yang harus ia lakukan, dan apa yang akan ia hadapi ke depan disaat usianya masih sangat belia 14 tahun.”