icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Stuck With Him

Bab 5 Kenyataan Pahit

Jumlah Kata:1027    |    Dirilis Pada: 27/09/2024

inya itu belum sadar juga. Yuga sudah mau mengangkat Chess

ggil Ches

tanya Yuga sambil m

aku ngerep

ke meja banyak tisu

?" tanya Chessi

sakit apa? Punya riwayat peny

Palingan demam sam

lan lalu Yuga hanya

sekarang, aku keluar dul

ng sudah berdiri dari duduknya. Yuga sendiri kembali ber

da yang terasa s

ssi mengge

tanya Y

malam ini? Aku, takut tidur

ngung, tidak biasanya Ch

sehat?" batin Yuga masih ti

ke atas ranjang dan menarik selimut Che

u ada rapat pagi

dikamar yang sama, karena sejak menikah keduanya belum pernah tidur

ngkan Chessi masih terus membuka ma

ya aku bisa pertahankan pernikahan ini?" tanya Chessi dal

ketika Yuga sudah siap berangkat ke kantor. Chessi mendekat ke arah Yuga ya

bisa nungguin kamu sarapan. Habis itu minum obat, jangan kemana-mana. K

gkat Chess

nti dan jatuh ke lantai karena tiba-tiba saja kakinya seperti ada yang menarik. Ch

pa sih? Selalu

tetap membantu Chessi untuk berdiri. Chessi dengan linglun

sini?" batin Chessi tidak

Yuga berdecak kesal lalu kemudia

kit sekarang," ujar Yuga yang tanpa komand

ing pagi," tolak Chessi m

an rencana aku berantakan ya," gerutu Yuga

ndapat perhatian dari suaminya. Tetap saja ucap

*

kantor dan rumah sakit. Jaraknya pun cukup jauh, melihat itu

sa menjadi presdir utama jika Yuga sudah berumur sesuai persyaratan yang papanya tentukan. Yuga sedikit frustasi melihat beb

itu, Yuga menggeliat dan matanya tertuju pada

ihatin aku ter

hessi memalingkan wajahnya

sa pulang ke apartemen. Disini juga banyak suster

n Chessi, dia terus memandang Chess

tanyanya

singkat

ulang. Aku, juga udah

rdiri dan meninggalkan kamar rawatnya den

yang tertutup, gadis itu me

n dia," lirihn

*

an maaf pada pihak bimbel, tapi belum ada balasan. Chessi yang sudah pulang ke rumah sedang men scroll ponsel

or HRD di bimbel itu tertera di ponsel Chessi.

berkata dengan

ima kabar baik. Sejurus kemudian Chessi mengucapkan terima kasih lalu menutup panggilan itu. Mata gadi

hessi mandiri dulu," ucap Yuga di telepon. Sepe

ni sudah konyol bagi saya. Untuk apa mama dan papa justru me

a sudah dipisah, jadi bulan depan setelah saya resmi

r ucapan Yuga. Kaki gadis itu seperti

arus menikah sama aku?" gumam Chessi yang

u gak mau rencana ini gagal. Setidaknya supaya pernikahan yang tidak aku

lalu memutus sambungan telepon itu. Tepat saat

nyadari kalau pembicaraannya

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Stuck With Him
Stuck With Him
“Yuga sebenarnya tidak benar-benar membenci Chessi, tapi Yuga hanya benci karena tiba-tiba saja Chessi hadir di hidupnya. Bukan hanya itu, Chessi tiba-tiba saja menjadi istri Yuga dan merebut kebahagiaan Yuga yang sudah tertata rapi. Sejak ayahnya meninggal, Yuga harus menuruti setiap aturan yang mama Yuga buat. Termasuk ketika mamanya mendekatkan Yuga dengan Chessi. Pernikahan yang digadang-gadang akan menjadi pernikahan paling bahagia itu, justru jadi menjadi sarana Yuga melampiaskan kemarahannya. "Kenapa sih, kamu benci banget sama aku?" "Karena kamu hadir di hidup aku." "Ada cara gak supaya, kamu mau maafin aku dan gak benci aku lagi?" "Ada." "Apa?" "Putar balik waktu dan jangan datang di hidup aku. Bisa?"”
1 Bab 1 Kenapa 2 Bab 2 Gugatan Cerai3 Bab 3 Sakit4 Bab 4 Awal Mula5 Bab 5 Kenyataan Pahit6 Bab 6 Pergi Dari Rumah7 Bab 7 Marah 8 Bab 8 Untuk Pertama Kalinya9 Bab 9 Ada Apa Dengan Chessi 10 Bab 10 Teror11 Bab 11 Tercemar12 Bab 12 Tameng 13 Bab 13 Yuga Celaka14 Bab 14 Ketakutan15 Bab 15 Tidak Percaya16 Bab 16 Lagi-lagi17 Bab 17 Tidak Mau Berpisah18 Bab 18 Hampir Saja19 Bab 19 Dari mana 20 Bab 20 Tidak Ingin Berpisah21 Bab 21 Semakin Dekat Hari Itu22 Bab 22 Mencari Cara23 Bab 23 Solusi 24 Bab 24 Tidak Pernah Ada Ruang25 Bab 25 Jebakan Chessi26 Bab 26 Menyerang Yuga27 Bab 27 Perasaan Yuga Yang Sebenarnya28 Bab 28 Surat Cerai29 Bab 29 Kemana Harus Pergi 30 Bab 30 Pergi Dari Rumah31 Bab 31 Kembali32 Bab 32 Saling Menjadi Tameng33 Bab 33 Pengikat34 Bab 34 Menerima Semuanya35 Bab 35 Berpikir Berpisah36 Bab 36 Pilihan Yuga37 Bab 37 Transfer Energi38 Bab 38 Kembali Celaka39 Bab 39 Sumber Kebahagiaan Chessi40 Bab 40 Kehilangan Tapi Tidak Benar-Benar Hilang