icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pertama dan Terakhir

Bab 8 Perebutan kacamata di antara kita

Jumlah Kata:1455    |    Dirilis Pada: 25/08/2024

ejak kejadian Elain

hari naik sepeda berboncen

painya di tempat parkir

ri berjalan

erduaan saat bel ist

ku hanya untuk

akan siang bersam

k Az

embawa bekal masin

membuka isi kotak makan si

r kolbis dan punya Elaina

a

ak hebat kau masak i

u yang me

mat m

akan bekal masing-ma

mereka di jalan mereka di

angga

gia dengan orang la

ma dia bahag

dan hari ini adalah

menyelesaikan bagiannya ba

yang memb

g bolos piket tapi

kuka

nggal sa

gg

hmm rasanya ada

las mendekat ke lo

la

eg

elas aku membuka sa

dirundung oleh sekumpula

depannya ada A

an aku tidak m

meja dan menyen

hentikan

enangis

enghampiri kerumun

ma masuk ke

t beraninya lawan g

ng

engganggu ce

ju ke arahku secara be

ari mereka m

an boc

di mukaku aku jong

a dia terpental mun

ini ?

ju bersamaan aku m

aku genggam terus kuba

gan ke arahku aku menut

epat di tulang keringnya k

u menekuknya ke belakang

dasar

tinya jagoanmu

raninya

santa

ekat ke arahku hingg

apa

aru jadi tidak

a te

a sosok gadis munc

lupaan

tku yang sedang bera

juga Elaina yang keta

uuuuk

uma dalang semu

ngkah mund

lepaskan a

pun berlari keluar kel

aku bisa jela

udah jel

hingga ke dinding Yu

aku bebas

tidak akan ber

i yang kurasa dia ak

ya sengan me

pula dia sudah berjanj

aru itu

ing dengan tangan ka

um

tahu Namanya Naf

Nafch

sa bebas aku ad

i Azuma hingga membe

las dia cekiki

reka takut

adi aku tahu sifat asli dia aku berani jamin

menjamin

arang masih

i tetangga an aku hampir selalu membu

Yuki kau datan

inggalan bekal mak

dekat k

melakuakan sesuatu ha

dan memeluk kepa

apa dari pada melihat

ntuh dan waj

rlu merasa takut lag

u takut sekali tadi dir

jika dirimu dipanggil oleh siapa pun ke te

kupikir Azuma dia laki-laki yang

maaf Elaina jadilah lebih baik

telah menyelam

kau baik-

skan pelukan dariku d

terima

n apa-apa sam

ina

ping

jawab aku jawab

umohon bu

on aku takut

or to

i hey

bulans aku dibawa k

asuk ke ruan

elain dokter atau per

moh

laina dan menutup pi

bangku ruang tunggu mena

tidak seharusnya

keluar dan memberitah

k-baik saja hany

ok dia

ubuhnya untuk tetap terjaga dan

a tertidur di kursi samping kasur dia perlahan membuka mata

rlah akhirnya

a mem

maaf sudah membuat

ganmu aku tidak bisa menin

rang aku sud

benar

amu pingsan gara

...a

aku nonton anime juga main g

dang nonton anim

njadi marah tatapa

ehe

kuin tahu itu bahaya

tahu Maaf

i in

senang yang awaln

a lain menjadi lebih baik

ni agar te

di rumah sakit aku dibo

ehat kembali setel

nku tanpa rasa sakit mena

buku dan Ayah mem

nakku kau ba

semenjak a

t pelukan dari orang

ayah ak

u sudah sem

ini ibu memasak r

ng tahu k

kau ini ana

n an

a ayah ibu

ntap hidangan yang ditam

t lebi

guh enak

yang ban

Naf

aya

a a

erkelahi hingga ba

sa menjawab

ungi Elaina itu g

u dicegat preman s

tuaku hany

nyataan yang terjadi pada

hong kami tahu ap

m

s dia satu sekolah denganmu dar

g kusukai itu wajar kan seorang

ngatkanmu bahwa keselamatanmu juga penting dan jangan lupa gadis it

r Elaina dia melakukan sandiwara d

n melamun

ana

ik

ngga hanya tersisa piring setelah it

ja

aku mau ti

mat

t malam

enuju ke kam

rbaring di kasurku yang

marku sembari memikirkan ke

r jika Elain

memberikan senyuman palsu

arena norm

iri pun tid

u hanyalah manusia tidak b

p kembali

lalu itu adalah sesuatu hal y

kami berdu

n di kota kejadian itu su

aku masih menging

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pertama dan Terakhir
Pertama dan Terakhir
“Nafchi dia adalah seorang siswa SMA biasa di masa lalu dia bertemu dengan gadis berambut abu-abu yang satu kelas saat masih di SMP namun karena suatu keadaan internal mereka berpisah dan bertemu lagi di masa SMA, Gadis tersebut kini tidak mengenalinya akankah usaha Nafchi untuk kembali mengingatkan kembali ingatanya berhasil?”