icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Pria Tanpa Nama

Bab 4 Di culik

Jumlah Kata:1176    |    Dirilis Pada: 23/07/2024

k Jon. pagi ini dia harus kembali bekerja karena dia bukan seo

ejut ketika dia melihat Jon d

ang kamu lakukan disana? Kenapa ka

gis semalaman dan tertidur di atas kasurku." Jon bangun dan mengajak A

ti yang telah diberi selai didalamnya. "Cuma

isa mengisi perutku sebelum kemba

ya kamu m

utri bangsawan yang harus duduk

idak kenal lelah. "Bukankah kamu beke

lam hari. Bekerja tanpa kenal lel

malam? Apa kam

bisa makan, membantu Ayah melunasi hutangnya walau tidak per

hu apa saja pekerjaa

, siang hari aku menjadi kurir makanan disebuah restaurant cep

ada wanita yang mau bekerja keras seperti Amanda. Selama ini dia banyak be

u, akan aku usahakan untuk mengantarnya. Doakan saja semoga ada

dengan senyuman manis kepada Jon. Jon memperhati

sih tertidur lelap didalam kamar setelah mabuk semala

ai, Amanda masih sempat membersihkannya hingga

untuk mengambil beberapa botol susu yang akan di antar kerumah-rumah pelangg

. Satu rumah ke rumah lainnya untuk mengantarkan susu segar. Dike

itu dan bawa

ik B

n mencicipinya sebelum menikah. Lebih baik aku menodainya lebih dulu sebelum di

ih terus mengayuh sepedanya. "Permisi! Nyon

da. Terim

ke rumah lain. Ketika Amanda menuju rumah yang sedik

anda ketika ingin ber

a kamu tidak lelah meng

nmu." Amanda membelokkan sepe

ahan sepeda bagian belakang Aman

kan? Aku ingin mena

embali di tahan. Pria itu mendekat dan menatap Amanda, "Ikutlah denganku maka kamu akan hi

tidak perlu hidup dengan Bosmu itu. Car

Amanda di pegang dan ditarik ke belakang. "Jang

an aku!

elepaskanmu ketika kamu

at Amanda kesakitan. Tubuh Amanda didorong hingga masuk ke dalam mobil. K

calon

Amanda berniat ingin kabur tapi ta

Lepaskan ak

dan merasakan kemolekan tubuh s3ksimu ini dan mer

apalagi menyentuh tubuhku. Aku akan membu

hah

menyesal karena tidak bisa meremas d4d4mu ini dan menghisapnya. Apalagi melihat

ui

direndahkan seperti itu membuatnya melu

4h Amanda dengan tangannya. Tuan Pedro masih menahan am

ang meminta supirnyo membaw

jalanan setelah Amanda dipaksa masuk ke dalam mobil. Aman

ak bisa tenang, amatah T

lah beront

u! Aku tidak

la

elah mendapatkan tamparan yang cukup keras. Tuan Pedro kembali dud

gsung keru

ik T

pingsan. Dia mengelus pipi Amanda dan mendekatkan

an wangimu membuat milikku semak

manisnya wajah Amanda. Tuan Pedro sudah tidak

elah menunggu seorang pria bernama Jon. Jon merasa Amanda ti

nya begitu banyak sampai dia l

ntip. Jon tidak bisa keluar begitu saja karena dia y

a kamu

a tinggal diam. Jon memilih keluar daro rumah setel

an di perutnya yang masih sakit, Jon berjalan pelan tanpa tahu kemana mencari

yang sama persis dengan milik Amanda. Jon mendekati s

itu milik Amanda, karena dia menemukan sebuah ikat r

jadi dengannya

tarnya. Jon mencoba menerka a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Pria Tanpa Nama
Rahasia Pria Tanpa Nama
“Amanda terpaksa melawan keinginan orang tuanya yang ingin menjodohkan Amanda dengan pria yang usianya sama dengan Ayahnya sendiri. Amanda memilih pergi ketika dia dan Ayahnya berdebat. Untuk menenangkan dirinya, Amanda memilih duduk di pinggir pantai. Bukannya menenangkan diri, malah Amanda melihat seorang pria yang terapung di pinggir pantai. Amanda mendekati dan melihat kondisi pria itu.Amanda terkejut ketika pria itu penuh dengan luka. Saat ingin membantu, pria itu membuka mata dan berbisik sesuatu ketelinga Amanda.Apa yang dibisikkan oleh Pria itu?Apakah Amanda mau membantunya?”
1 Bab 1 Help!2 Bab 2 Jon3 Bab 3 Wanita Spesial4 Bab 4 Di culik5 Bab 5 Mau Kemana 6 Bab 6 Hutang Lunas7 Bab 7 Kembali8 Bab 8 Jon = Gabriel9 Bab 9 Menghilang10 Bab 10 Rapat penting11 Bab 11 Tidak Senang12 Bab 12 Manusia Rubah13 Bab 13 Mengadu Nasib14 Bab 14 Habisi15 Bab 15 Disita16 Bab 16 Hentikan17 Bab 17 Rencana Pembunuh18 Bab 18 Akting Buruk19 Bab 19 Akting Buruk 220 Bab 20 RIP WILTON21 Bab 21 Kunci Apartemen22 Bab 22 Menyerang Musuh23 Bab 23 Taktik Gabriel24 Bab 24 Penthouse Gabriel25 Bab 25 Bukan Kecelakaan26 Bab 26 Senyum Manis27 Bab 27 Sahabat Beliau28 Bab 28 Ingin Membunuhnya29 Bab 29 Amarahku30 Bab 30 Surat Wasiat