“Ketika suami yang lumpuh menjadi dingin dan semakin menjauh, sanggupkah Mayang mempertahankan rumah tangganya? Belum lagi dengan godaan dari pria bucin romantis dan diktator dominan yang ingin menggantikan posisi sang suami. "Aku jauh lebih layak dari dapa pria lumpuh yang tidak peka itu. Aku bisa membuat Mayang tersenyum dan hidup lebih bahagia." Elang Prima Wardhana "Aku tidak pernah meragukan kesetiaan Mayang, tapi aku tidak yakin dengan kemampuanmu mempertahankan Mayang." Leo Wisnu Wardhana "Mayang adalah istriku sekarang, besok dan selama-lamanya." Galang Perdana”