icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kesempatan Kedua dengan Sang CEO

Kesempatan Kedua dengan Sang CEO

icon

Bab 1 Apa yang Tersisa untuk Dipertahankan

Jumlah Kata:608    |    Dirilis Pada: 01/07/2024

bisa dipertahankan," ucap dokter den

matanya tertuju pada layar ponsel saat mencer

ria dan wanita sedang berjalan menin

intang muda terkenal yang baru saja kembali setelah

adalah Kenzo Kaindra, CEO Grup

merupakan suami Bella dan ayah dar

ah pasangan yang sempurna, tanpa menyadari bahwa Kenzo te

selnya, lalu menatap dokter itu. "Jad

kepala. "Nona Bella, tubuh Anda tidak mampu memberikan nutrisi pad

di depan Bella. "Janin Anda tidak bisa diselamatkan. Kita harus sege

at melihat obrolan online mengenai pasangan seleb

ap untuk memiliki a

ik mungkin, dia gagal mem

kan merawatnya dengan baik setelah Bella meningg

aku bebas untuk meninggalkan

gi apakah ada anggota keluarga yang dapat menemaninya. Pada saa

enghilang selama tiga tahun, tapi CEO Grup K

uar negeri selama tiga tahun dan pria itu menunggunya d

mendengar rumor yang menga

sangat mencintai Chairunisa. Dia tid

menusuk hati Bella

rapat-rapat dan bergu

enuju koridor dan berteri

asana di sekitar mereka

ndongak dan memberi instruksi denga

ngat penderitaan ketika

ntas menderita setelah menyerahkan seluruh ha

. Rasa sakit yang dialami Bella membuat tubuhnya dibasahi keringat. Ci

memegang perutnya dan bersandar di dinding. Kemudian,

dan wajah tampannya berkerut karena marah. "Bella! Kenapa kamu

ulu mata membuat pandangannya sedikit kabur. Dia melihat seor

adalah Ch

Bella saat bergumam, "Seper

ka. Dia membawa Chairunisa, sehingga wanita itu dapat menyaksikan titik t

uk dipertahankan?' uc

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kesempatan Kedua dengan Sang CEO
Kesempatan Kedua dengan Sang CEO
“Bella berpikir setelah perceraian, mereka akan berpisah untuk selamanya - pria itu bisa menjalani hidupnya dengan caranya sendiri, sementara dia bisa menikmati sisa hidupnya. Namun, takdir memiliki rencana lain. "Sayangku, aku salah. Maukah kamu kembali padaku?" Pria itu, yang pernah sangat dicintainya, menundukkan kepalanya yang dulu bangga dengan rendah hati. "Aku mohon, kembalilah padaku." Bella dengan dingin mendorong buket bunga yang pria itu tawarkan padanya dan menjawab, "Sudah terlambat. Nasi sudah menjadi bubur!"”