icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Simpanan Ayah Mertua

Bab 5 Mengawal Malam Pertama

Jumlah Kata:1067    |    Dirilis Pada: 25/06/2024

ay

eradaan Naya yang tidak lagi terlihat batang

unjung menemukan sosok Naya yang sedari tadi dicari. Padahal tam

saja sama tua bangka penyakitan seperti Rendi!" umpatnya. Menenda

g langkah Herni yang ingin menuju ke arah gudang. Ia

amu sendiri yang akan malu. Jadi lebih baik kamu awas, seb

membiarkanmu men

urahan itu?" Wajah Herni terangkat. "Apa saja yang telah di

au tidak ingin acar

alu memuja Herni, yang dianggap sebagai satu-satunya wanita yang sanggup mencintai meskipun Ia memiliki kekurangan.

tidak akan pernah berani marah apa

mu ke pengadilan. A

Herni yang sudah beranjak pergi. Denga

dalam atas ucapan Herni. Mengancam akan mengg

jauh dibandingkan dengan yang biasanya. Rasanya ia tidak

hidupnya jika Herni sampai marah seperti sekarang. Ia ju

pesta pernikahan Kendra sudah selesai dilangsungkan. Para tamu tinggal beberapa orang saja, dan Kendra sendiri sudah masuk ke

nya dia terkejut melihat pintu yang terkunci. Tapi, itu tidak l

i kepadanya. Dan rasa itu semakin tidak mampu dikendalikan disaat

npa bantuan siapapun, agar

di gulung lutut. Pria itu menyiram dan membersihkan, menata piring di satu tempat. Tidak peduli dengan

boleh ak

, Nay. Kamu temui ibu saja di luar. Tanya apa yang haru

ak y

dekati Rendi. Membantu pria itu memindah

a kamu k

dah mau lindungi aku. Padahal aku belu

-tiba saja meluncur bebas dari mulut Naya. Seakan

s, saya sudah melakukan apa yang seharusnya

ertemu dengan Naya. Ia sangat takut Naya tahu apa yang tadi siang ia lakuk

begitu aku ke depan

at bersama Rendi semakin menjalar jauh. Menggerogoti hatinya dan membuang posisi Kendra. Sedangkan hubungan mere

entu saja masih membekas kuat di pikiran Naya. Bahka

tua, kenapa bapak berani menye

yum padanya. Bersikap biasa, seakan tida

ngan. Aku rasa bukan Cuma harga diri saja yang tidak kamu miliki. Tapi

apa-apa, tapi Herni sudah meny

Bu. A

enggantikanmu untuk mencuci piring. Dan mertua Kendra ada di ruang tamu. Ka

Tangan Herni benar-be

n melakukan malam pertama kamu harus siaga di depan pintu kamar mereka. Takut-takut Aira kesakitan saat Kendr

? Aku di d

rcerai dari Kendra dan kembalikan seluruh uangny

uk menunggui Kendra dan Aira yang sedang melakukan malam pertama. Di mana hati He

ti. Ketika kakinya mulai melangkah, mendeka

an rupa. Khas kamar pengantin yang menjadi impia

a angan semata. Semuanya

a ia masuk tapi, didahului oleh Aira ya

angsung malam pertama, ya. Itu Naya sudah dat

uk memanasi Naya, tetap saja ia tidak mampu bermesraan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Simpanan Ayah Mertua
Simpanan Ayah Mertua
“Naya Agustin, "aku mencintaimu, tapi cintamu untuknya. Aku istrimu, tapi kenapa yang memberi segalanya ayah mertuaku?" Kendra Darmawan, "kau Istriku, tapi ayahmu musuhku. Aku mencintamu, tapi sayang dosa ayahmu tak bisa kumaafkan." Rendi Darmawan, "Jangan pedulikan suamimu, agar aman dalam dekapanku."”
1 Bab 1 Nyaris Terenggut2 Bab 2 Pria Lemah3 Bab 3 Pernikahan kedua suami4 Bab 4 Rasa untuk Bapak5 Bab 5 Mengawal Malam Pertama6 Bab 6 Jamu Kuat untuk Suami7 Bab 7 Terimakasih Bapak8 Bab 8 Ditawar 5 Juta9 Bab 9 Perhatian Bapak10 Bab 10 Pusing atas Bawah11 Bab 11 Bukan Gadis12 Bab 12 Kamu Sudah Cantik13 Bab 13 Besan pun Diembat14 Bab 14 Rasa untuk Menantu15 Bab 15 Hanya Gadis Miskin16 Bab 16 Penampakan Aneh17 Bab 17 Adik Ipar pun Jadi18 Bab 18 Nggak Masuk Pak19 Bab 19 Tak Ada Naya, Kau Saja20 Bab 20 Tak Hidup Sama Sekali21 Bab 21 Mereka bukan Anakmu22 Bab 22 Sumpah Naya23 Bab 23 Tinggalkan Naya24 Bab 24 Bu, Bangun!25 Bab 25 Menceraikan Naya26 Bab 26 Mari Menikah27 Bab 27 Saya tau Siapa Kamu28 Bab 28 Semua untuk Bapak29 Bab 29 Dendam Herni30 Bab 30 Kenapa Hidup, Pak 31 Bab 31 Resepsi Dulu32 Bab 32 Kamu bukan Anak Suamiku33 Bab 33 Tenang, Cuma Lima Menit34 Bab 34 Istri yang Sesungguhnya35 Bab 35 Masih Gadis36 Bab 36 Durasinya Lama37 Bab 37 Bercak Darah38 Bab 38 Jadilah Istriku39 Bab 39 Utuh untukmu40 Bab 40 Mau bathtub41 Bab 41 Obsesi pada Naya42 Bab 42 Butuh Nafkah bAtin43 Bab 43 Perceraian Aira44 Bab 44 Kado untuk Naya45 Bab 45 Bikin Cinta