icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hubungan Cinta Terlarang dengan Ibu Rina

Bab 8 Retret Tenang Cinta Terlarang

Jumlah Kata:1471    |    Dirilis Pada: 05/05/2024

erpelukan mesra, tubuh mereka terjalin seolah dibentuk oleh takdir itu sendiri. Dalam keintiman malam yang hening,

ng

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hubungan Cinta Terlarang dengan Ibu Rina
Hubungan Cinta Terlarang dengan Ibu Rina
“Rina adalah seorang guru sejarah di sebuah SMA. Dia berusia 30 tahun, bercerai tanpa anak. Orang bilang dia mirip Demi Moore di film "Striptease". Tingginya 170 cm, berat 50 kg, dan payudara 36B. Semua muridnya, terutama yang laki-laki, sangat ingin melihat tubuh polosnya. Suatu hari, Rina harus memanggil salah satu muridnya ke rumahnya untuk tes rias wajah. Anto harus mengulang ulangan karena ketahuan menyontek di kelas. Anto juga dikenal dengan tubuhnya yang kekar karena sudah berlatih bela diri sejak SD sehingga harus menjaga kebugaran fisiknya. Bagi Rina, kedatangan Anto ke rumahnya juga merupakan suatu kebetulan. Dia diam-diam naksir dia. Itu sebabnya dia bermaksud memberinya beberapa "pelajaran tambahan" pada Minggu sore ini. "Sudah selesai, Anto?" Rina kembali ke ruang tamu setelah meninggalkan Anto sendirian selama satu jam untuk mengerjakan soal-soal yang dilontarkannya. "Hampir, Nona." "Kalau sudah selesai, datanglah ke ruang tamu. Aku akan berada di belakang." "Oke." "Mbak Rina, aku sudah selesai," Anto memasuki ruang tamu dengan pekerjaannya. "Dimana Kak Rina?" "Dia di kamarnya Anto, sebentar," Rina mencoba membetulkan kausnya. Ia sengaja melepas branya untuk membangkitkan gairah muridnya. Di balik baju longgarnya, bentuk payudaranya terlihat jelas, terutama putingnya yang menonjol. Begitu dia pergi, mata Anto hampir melotot melihat tubuh gurunya. Rina membiarkan rambut panjangnya tergerai, tidak seperti penampilannya biasanya di depan murid-muridnya. "Kenapa kamu tidak duduk dulu, biar aku periksa..." Wajah Anto memerah karena malu saat Rina tersenyum saat tatapannya terfokus pada payudaranya. "Bagus... bagus... Kamu bisa berbuat curang seperti itu?" "Maaf, Nona. Saya lupa belajar hari itu." "Ah, benarkah?" "Anto, bisakah kamu membantuku?" Rina mendekat padanya di atas karpet. "Ada apa, Nona?" Tubuh Anto gemetar saat tangan gurunya memeluknya, sementara tangan Rina yang lain membelai area miliknya. "Tolong, bantu aku, dan berjanjilah untuk tidak memberitahu siapa pun." "Tapi...tapi...aku..." "Kenapa? Oh...kamu masih perawan?" Wajah Anto memerah mendengar perkataan Rina. "Ya." "Tidak apa-apa. Biarkan aku membimbingmu." Rina lalu duduk di pangkuan Anto dan Anto hanya menurut saja saat tubuh hangat gurunya menempel di tubuhnya. Dia bisa merasakan dada Rina mengeras. Keduanya berciuman mesra. Setelah memuaskan diri, Rina berdiri di hadapan muridnya yang masih tertegun. Rambut panjangnya tergerai seperti sutra di tubuhnya. "Ah, cepatlah Anto," erang Rina tak sabar. Anto kemudian berlutut di samping gurunya. Dia tidak tahu harus berbuat apa. "Anto...letakkan tanganmu di dadaku," dengan gemetar Anto meletakkan tangannya di dada Rina, merasakannya naik turun.”
1 Bab 1 Bisikan Cinta di Willowbrook2 Bab 2 Cinta di Bawah Cahaya Bulan Willowbrook3 Bab 3 Kehangatan Gairah 4 Bab 4 Di Bawah Kanopi Bulan: Sebuah Malam Romantis di Villa Pedesaan5 Bab 5 Kebingungan Reservasi yang Membawa Kenangan6 Bab 6 Terlindung dalam Pelukan: Kisah Cinta dan Kehangatan7 Bab 7 Di Bawah Bintang: Tidur Bersama dalam Cinta8 Bab 8 Retret Tenang Cinta Terlarang9 Bab 9 Cinta yang Tersisa di Keheningan Pagi10 Bab 10 Makin Larut Dalam Melodi Cinta di Pelukan Pagi11 Bab 11 Di Pelukan Cinta Abadi: Kisah Anto dan Rina12 Bab 12 Dalam kesunyian malam yang damai13 Bab 13 Makan malam spesial untuk Rina14 Bab 14 Kemesraan yang terasa tak terbatas15 Bab 15 Menyongsong Ketenangan dan Kebahagiaan16 Bab 16 Dukungan dan cinta tanpa henti17 Bab 17 Menjalani hidup bersama18 Bab 18 Menciptakan kehidupan yang penuh cinta19 Bab 19 Kehidupan keluarga Anto dan Rina20 Bab 20 Menatap langit malam yang penuh bintang