icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Get Pregnant Please!

Bab 5 Percaya Tahyul

Jumlah Kata:1448    |    Dirilis Pada: 22/03/2024

azel mata Bram berhasil membuat Caca terhipn

itu, dia tahu dia ak

at untuk berbicara, ayo ki

tidak bi

k

sama sama

uk di seberangnya, ingin melihat beberapa hal dala

tapan menilai,sedangkan Bram d

untuk mengetahui mengapa Caca sangat ingin punya b

sesuatu dengan sendirinya, bagaimanapun, dia

gga kamu melakuk

i, dengan santai meletakkan cangkirnya

Jika Aku memberitahumu, apa k

kan bahunya,

"Aku sebenarnya sudah menikah."

ikit pun, tentu saja dia tahu dia sud

uaskanmu hingga kamu harus m

inya bagi ku, kamu juga pasti tahu tentang hal ini kem

dan suamimu? Kenapa k

rjadi pada hidupnya selama ini: "Seorang Peramal berkata padaku, bahwa rumah tangga kami harus memiliki

t, terkesan tegas namun lemah itu Bram bisa melihat bahwa Caca menyembunyikan beban dalam hatin

hayul feodal di jaman seka

yang akan terjadi pada hidupmu?" Ucap Bram penuh dengan ketidak

patlah punya anak!" Bram menyerakkan suaranya, berusaha menirukan suara hantu,

mulutnya, Caca berdiri lalu menggebrak meja

gadis yang terlihat lembut dan lemah dalam satu waktu, tetapi saat ini, dia m

egera memalingkan wajah serta menetralka

giku untuk segera p

u tidak memintan

hu apakah dia subur atau tidak." Ucap Caca dengan santai, tanpa dia ketahui suami tua yang ia ilustrasikan de

tua b

menyentuh kepalany

sehat dan

a Caca men

bermain golf dengan John, dan orang yang bertanggung jawab untuk mengurus pernika

a lima puluhan

lah mengira Pak Op

pa kamu percaya padaku kalau aku mengatakan, aku belum m

maka mereka tidak akan duduk di sini berbicara satu sama lain sebagai or

cap Bram dengan sedik

a, ketika aku menikah, aku juga tanda tangan di buku nikahku sendiri tanpanya, kemudian baru beberapa hari berikutnya, asistennya memberitahuku kalau

shar! Ucap Br

p Bram s

anku di sebuah vila

anya bisa pura-pura mengerti d

k hidup bersama ku? Atau mungkin anunya sudah tidak bisa berdiri, jadi dia malu dan

naan buatnya, tetapi d

agaimana mungkin dia tidak bisa memuaskan istrinya? Padahal s

lain?" Bram terta

sedih, Kamu malah tertawa, jadi t

bagi siapapun orang yang melihatnya,namun itu semua hanya tipuan Caca agar membuat lelaki di dep

am hanya merasakan detak jantungnya berdetak

Bram: "Aku sudah memberitahumu semuanya, j

usnya itu soal mudah, tapi kamu

mbuatmu percaya padaku? Aku sudah memberitahumu semua yang ingin kamu tahu,

caya, tapi aku sudah tidak tertarik lagi pada

ya, sepertinya pria ini sangat s

an buas menemukan mangsanya,

ingin menampar lelaki yang sempat ia puji tampan ini dengan keras agar

mencari pria lalu kamu tidur dengannya, dan kamu berharap punya bayi dari laki laki yang tidak kamu kenali? Kamu

mu.

ahan diri untuk tidak mengumpati lelaki tampan namun k

wanita cantik, tapi ternyata bukan hanya wan

ukan masalah kalau harus melakukannya lagi bukan?" Tanya Bram dengan

apakah Caca berani

tidur denganmu hanya karena itu adalah upaya te

tuk membuatmu bisa hamil, bagaimana kalau kita ulangi sekali lagi, mun

ggigit b

melakukan hal semacam ini dua kali, kare

akan menunggu." Bram bersandar di sofa dan

u be

aca ge

itu dan malah menyebar luaskan foto

biasa, tetapi Cac memiliki impian menjadi aktris di masa depan, dan

n Bram sekali lagi, dia akan bena

ang bisa dia lakukan ag

u..

ka mulutnya ketika ponsel

enjauh, Caca segera menekan tombol jawab, seseorang di seberang sana sedan

amiku aka

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Get Pregnant Please!
Get Pregnant Please!
“Seorang peramal yang Caca temui memberi tahu dia bahwa semua kesialan dalam hidupnya akan hilang, jika Dirinya bisa melahirkan seorang anak. Dia sudah putus asa pada nasib sial yang sejak lahir selalu menghantuinya. Sedangkan untuk bisa hamil, suaminya sama sekali tidak bisa diandalkan. Tahun lalu ia telah dinikahi lelaki misterius yang belum pernah ditemuinya sama sekali sampai sekarang. Lelaki itu hanya membiayai hidupnya, memberikan fasilitas dan membiarkannya tinggal sendirian bersama beberapa pelayan di dalam hunian elit miliknya. Entah apa yang membuatnya berfikir begitu, Caca meyakini; bahwa suaminya adalah seorang yang sudah tua, jelek dan botak. Caca pun memutuskan untuk pergi ke klub malam, mencari bibit unggul agar dirinya bisa hamil. Namun siapa sangka jika target bibit unggulnya adalah suaminya sendiri yang selama ini belum pernah ia temui?”
1 Bab 1 Cari Bibit Unggul2 Bab 2 Siapa Yang Bersamaku 3 Bab 3 Dia Istriku 4 Bab 4 Ingin Punya Bayi5 Bab 5 Percaya Tahyul6 Bab 6 Pembantu Udik7 Bab 7 Menjamahku Dalam Kegelapan8 Bab 8 Adikku, Elang9 Bab 9 Casting10 Bab 10 Terjebak11 Bab 11 Mendalami Peran12 Bab 12 Sepertinya Dia Gigolo13 Bab 13 Terimakasih Telah Menyelamatkanku14 Bab 14 Ingin Cepat Hamil15 Bab 15 Harus Siap Sewaktu-waktu16 Bab 16 Persaingan Peran17 Bab 17 Menghibur Diri Sendiri18 Bab 18 Menjadi Putri19 Bab 19 Cinta Pertama20 Bab 20 Kelopak Mawar Merah21 Bab 21 Seperti Tiada Hari Esok22 Bab 22 Menjadi Pelayan Klub Malam23 Bab 23 Kenapa Mereka Putus 24 Bab 24 pencuri!25 Bab 25 Apa Masih Ada Teman Sejati 26 Bab 26 Jangan Pura-Pura27 Bab 27 Gaun Pengantin28 Bab 28 Kebohongan Yang Bertele-tele29 Bab 29 Elang Adikku30 Bab 30 Ingin Benegosiasi31 Bab 31 Malam Bulan Purnama32 Bab 32 Meragu33 Bab 33 Banyak Cupangan