icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Obsesi Gila Sang Billionare

Bab 3 Tidak Menerima Kekalahan

Jumlah Kata:1035    |    Dirilis Pada: 11/03/2024

r adik kesayangannya itu. Vanylla sedang berkuliah di Manchester dan ia seperti seorang K

Vanylla yang lembut dari seb

tanya Jared terdenga

lla diplomatis. Ia tak mungkin memberitahukan Kakakn

" Vanylla hanya tersenyum, pertany

n sebentar lagi, disini

an lewatkan makan malammu, Butterfly. Jangan sampai ka

anylla lagi lalu melirik pada Katy yan

menemanimu sampai saat wisuda nanti. Daddy tidak bisa datang," ujar Jared lagi. Van

kah, J

much, Butterfly!" balas Jar

ngat merindu

awamu jalan-jalan keluar malam!" Vanylla terkekeh kecil mendengar perhatian Kakaknya yang tak pernah berubah. Greg yang berada di sebelah Vanylla mulai t

fly. Cepat pulang ke rumah ya. Nanti

g menghela napas kesal dan menoleh pada Van

dengan nada agak sinis. Vanylla mengatupk

?" tanya Pet

u tidak mengerti bagaimana Vanylla bisa hidup dengan saudara laki-laki

tas menunduk malu saat tau yang menghubungi Vanylla ternyata adalah sa

i-laki ternyata ya?" tanya

nyayangimu." Vanylla masi

u kebebasan. Ternyata sama saja!" runtuk Katy kesal pada Vanylla. V

a membelai lengan Katy. Katy makin mendengus kesal. Ia takkan pernah mena

kamu malah tidak suka pada Kakak Vanylla?"

idak boleh begitulah. Dia benar-benar pria yang menyebalkan!" gerutu Katy maki

PORATION,

ini seperti biasa. Setiap hari dia akan menelepon setidaknya ti

a nyaris hanya Katy dan Jared, Kakaknya itu. Waktu ba

etelah mendapatkan lisensi dan rekomendasi IFAF (International Federation of American Football)

yang masuk tanpa ijin. Jared yang mendengar suara keras dar

d. Jared hanya menaikkan dagunya lalu memberikan tanda dengan tangannya aga

langkan kedua jemarinya di depan dadanya lalu menyadarkan punggung pada san

lalu berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah Mars tanpa melepaskan pandangan pada

hanay menatap Mars dengan pandangan angkuh dan Mars tak memberi Jared kese

dang beberapa saat lalu tersenyum sinis. Ia kemudian berbali

aku tidak pernah takut padamu!" balas Jared ikut menggeram marah. Ma

an begitu aku tidak perlu mengasihanimu

curi dariku saat ini!" ancam Mars dengan nada rendah dan mengg

mengancamku?" Mars tersenyum menyeringai dan menoleh dengan set

aling berharga dalam hidupmu lalu menghancurkannya. Aku akan membuatmu hidupmu seperti di nerak

enar membalas maka Jared harus benar benar siap dengan konsekuensinya. Masalahnya apa yang hendak dilakukannya unt

bertemu Vanylla secepatnya. Bajingan, itu tidak boleh melihat ad

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Obsesi Gila Sang Billionare
Obsesi Gila Sang Billionare
“"Dengarkan aku, Angel! Aku tidak peduli siapa keluargamu, saat aku menginginkanmu maka kamu adalah milikku!" desisnya menatap mata polos Vanylla. "Aku membencimu, Mars. Berhentilah menghancurkan hidupku, tolong biarkan aku pergi!" Vanylla tidak punya suara lagi untuk berteriak atau meneriakinya. Mars menjebaknya di bawah tubuh kekarnya. Sementara tubuh mungil Vanylla tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan miliknya. Mars lalu meraih dagunya mendesis di bawah hidungnya. "Aku tidak akan berhenti mengejarmu jika itu satu-satunya cara untuk memilikimu!" Mars mencium aroma vanila yang memenuhi lubang hidungnya. Wanginya membuatnya ketagihan dan tergoda. *** Mars Callesthene King adalah personifikasi dewa Hades dan Ares dalam diri seseorang. Dia kejam, jahat, tanpa belas kasihan, kuat tapi tampan seperti kuda jantan yang menguasai dunia bawah tanah sebagai Iblis dan Raja, di mana media menggambarkannya sebagai pengusaha paling sukses tahun ini. Sebaliknya, Vanylla Emerald Wright adalah sosok gadis lugu yang cantik dan layaknya seorang malaikat untuk keluarganya. Kakak laki-lakinya Jared Klaus Wright selalu melindunginya dari semua ancaman Sejak keluarga Wright berkonflik dengan keluarga King dalam perang bisnis, ayahnya memindahkan Vanylla ke Inggris, tempat dia belajar menjadi seorang arsitek dan seniman. Suatu malam, Mars bertemu dengan putri musuhnya yang cantik dan polos, dan kebencian itu menghilang menjadi nafsu yang tak terkendali. Mars terobsesi dan menghancurkan kepolosannya tetapi akhirnya malah terjebak. Sayangnya, Vanylla malah membenci pria kejam itu. Mars bukanlah Romeo melainkan iblis yang dibenci semua orang. Akankah Tuhan menunjukkan belas kasihannya ketika dia jatuh cinta pada Malaikat seperti Vanylla?”