icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kepentok Cinta Sang Idol

Bab 3 3. Sebuah Gambar

Jumlah Kata:1585    |    Dirilis Pada: 01/03/2024

h baya tersebut dengan sopan. Dia menjabat tangan

Nyonya," ucap Benard

u sangat ram

sangat mengidolakanmu. Jadi, saya sebagai orang tuannya

et karena acara mendadak pada malam hari ini juga, padahal dia juga barusan pulang dari liburannya. Seharus

a bisa aku buka terlebih dahulu

tuk naik ke atas panggung kecil yang sudah disediakan

g. Ada yang memakan makanan yang berada di sana, mengambil gambar, dan juga tertawa bers

ucap gadis tersebut sambil mengerucutkan bibirnya. Dia terus berjalan sembari mema

antor yang di masuki oleh Adara kemarin, bukan kantor

a kalau dia akan diterima dikantor tersebu

u ke Adara, sepertinya dirinya memang

teriak Kitty sambil menarik tang

a mengikuti adi

i

ahun selisih sedikit dengannya. Meskipun dia sudah

t melihat Adara yang berada

basa-basi ke Ronald dengan tatapan tanda tanya. Ronald menaikkan ba

ngkin dia kehabisan obatnya." Ayah Kitty mengelak

prob

perfom beberapa lagu untuk mereka yang masih berada di tempat ters

ngat lembut, dan pasti

sumpah," ucap Kitty memandang

arin itu? Gumam Adara sambi

darinya," umam Adara sambil meneguk

dia merngis kecil ketika mengingat waktu dirinya melihat tubuhnya tanpa sehelai kain di b

ou all,

ve me all,

Mars_Al

nya juga bagus banget! Tapi-- sikapnya ahh-- tidak

musik apapun. Pokoknya Perfect! Apalagi ya, dia dari agensi yang terbilang sangat terkena

geli, sembali memutarkan bolamatanya.

apnya dengan cepat. Dia terus memandang

elangkah pergi da

k! Mau

ke belakang. Diam-diam dia mengambi

" gumam

ambil diselingi dengan uapannya. Matanya sudah sangat berat, y

au sudah sepi! Mama capek ingin tidur,

Ayahnya membuat langkah Adara terhenti. Mereka menuju kearah kama

lihat sangat kesal. Kakinya dihent

kenakan juga sangat kusut. Dia melangkah kedepan teras rumahnya lalu menyender diam

nya hampir tertutup. "S

kau di si

d. Aku merindukanmu." ucap wanita

a le

id

telinga Adar memanas. "Be

a tersebut, meskipun mata

aknya tidak asing, Adara memincingkan matanya, kenapa mereka masih di

gila tersebut. Pria itu terlihat

ul? Mata Adara membulat ketik

Adara pelan. Tanpa mereka sadari dia m

dengan sangat pelan sambil

at Adara terhenti melihat gambar di kamrea tersebut,

enerjapkan matanya se

a di gelengan dengan cepat

a lagi bukan Benard. Tubuh Adara menegang ketika terdengar suara ya

pas banget,

sihmu?" Benard mengerutkan keningnya,

nard dengan tampang tidak bersalah,

t ketika melihat Adara bersama dengan Asistennya. B

narnya didalam hati kecilnya dia sangat muak bah

nya. Dia fokus ke tangan Adara

rik wanita tadi yang sedari tadi membututi Bena

enard menyuruh Ronald, tetapi wanita itu tidak terima atas p

wanita itu sesekali m

gian aku juga mengantuk. Dah ah--" Adara membalik

Kau tetap

in, sih," gumam Adara membalikk

ayo Alexa." Ronald men

ard, ak

ita itu sempat memberontak karena ingin lepas dari Ronald. N

lalu menatap Adara ya

kangmu i

enaikan kepalanya,

ku lihat." Benard melangkah ke belakang A

a. Cepat

u itu." Benard terhenti lalu me

" Adara bergegas unt

hh

a itu tembok bukan pintu masuk. Untungnya, Benard segera menahan kenin

ketika Adara sempat mel

or ban

aku sudah membant

nya dengan kesal, lalu

dia sempat ingin memukulnya. Dengan

u a

at shock ketika muka Benard

ing

sautan. Tidak ada suara diantara keduanny

g!

gan pakai pake kaki. Dasar, apa kau buta

depannya ini bilanh dirinya buta? Sekilas

terimakasih d

anjutkan jalannya dan tentunya dia tidak akan menabrak pintunya lag

a dan melangkah untuk masuk kedalam rumahnya.

ali ini matanya tida

ka lagi, Adara menatap K

Coba t

akak ngantuk sekarang bye--" Adara memaksa

ak

dis itu menghempaskan tubuhnya u

kembali untuk mengec

ekali tapi dua kali dia menatap dekat wajah Benard. Ia menepis pikiran kotor

tadinya sempat mengam

wanit

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kepentok Cinta Sang Idol
Kepentok Cinta Sang Idol
“Karena kesalahpahaman, Adara, gadis yang menjadi wartawan ini di cap sebagai tersangka penyebar berita yang yang membuat Artis itu tidak nyaman, siapa lagi dia adalah Benard. Dan tidak pernah di duga kalau gadis itu terjebak dengan masalah percintaanya dengan Aktor tersebut. Lantas? Bagaimana cara gadis itu menyelesaikannya?”
1 Bab 1 1. Awal Bertemu2 Bab 2 2. Bertemu Kembali3 Bab 3 3. Sebuah Gambar4 Bab 4 4. Penyebar Berita Hoax5 Bab 5 5. Diculik Artis6 Bab 6 6. Klarifikasi 7 Bab 7 7. Kekasih Bayaran8 Bab 8 8. Ber-ulah9 Bab 9 9. Trauma10 Bab 10 10. Mendadak Perhatian11 Bab 11 11. Tanda Tangan Kontrak12 Bab 12 12. Kembali13 Bab 13 13. Ibu Sakit14 Bab 14 14. Penasaran15 Bab 15 15. Serba Salah16 Bab 16 16. Muncul Perasaan 17 Bab 17 17. Tamu Yang Tak diundang18 Bab 18 18. Ulah Kitty19 Bab 19 19. Jantung Berdebar 20 Bab 20 20. Rosa 21 Bab 21 21. Memaksa Rosa Jujur22 Bab 22 22. Perempuan Aneh23 Bab 23 23. Ibu Hampir Celaka24 Bab 24 24. Hadiah25 Bab 25 25. Salah Paham 26 Bab 26 26. Reporter27 Bab 27 27. Sakit28 Bab 28 28. Candy29 Bab 29 29. Khawatir30 Bab 30 30. Kita Berbeda31 Bab 31 31. Aditya32 Bab 32 32. Suatu Pilihan33 Bab 33 33. Dekat Dengan Mama Benard34 Bab 34 34. Menenangkan Diri35 Bab 35 35. Mencari Benard36 Bab 36 36. Pingsan37 Bab 37 37. Amnesia 38 Bab 38 38. Dengkuran39 Bab 39 39. Kembali Ke Rumah40 Bab 40 40. Mendingan41 Bab 41 41. Acara Keluarga42 Bab 42 42. Suprise43 Bab 43 43. Liburan44 Bab 44 44. Prank45 Bab 45 45. Promise