icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku

Bab 2 Kenapa Memilih Ayahku

Jumlah Kata:646    |    Dirilis Pada: 29/02/2024

a membuat aku tak dapat menahannya, semoga Ibu tiriku tak aneh-aneh lagi. Hampir berkali-kali dia seolah-olah memancing aku menjadi nakal, tetapi aku

n makan" Aku terbangun kare

ahal aku merasa semalam aku sempat mengunci

tar sebelum berdiri menuju ke kamar mandi,

kai celana, hanya kaos putih sebatas paha yang terlihat, dia tak berp

tiriku mengambil piring dan menyendok Nasi goreng yang

nita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhad

hun ini kami sudah seperti anak dan ibu, walaupun dia bukan ibu kandungku, aku menghormatinya. sebenarnya ibu tiriku tidak memberitahuku, te

h lagi di luar sana" Aku mengatakan sesuatu yang di sembunyikan oleh Ibu tiriku, pa

nggal serumah denganku, dan yang seka

sarnya adalah pengacara ternama, dengan banyaknya kelakuan buruk Ayah, Ibu tiriku ini masih be

lagi?" tanya Ibu Ayu sedikit penasaran,

yak, jadi informasi pasti

bahas soal itu, dan aku masih penasaran ingi

hlas, dan pasrah aja, toh Mama puny

karena aku melihat mimik wajah ibu tiriku saat mengatakan hal itu, dia mau menye

kan lebih banyak waktu dan berusaha utuk kemajuan pendidikanku. bagi ibu tiriku, aku adalah murid yang baik, pandai

i harapan ibu Ayu. Sepertinya ibuku sudah me

perlihatkan penampilan yang tegas dan disiplin, namun aku yang menghabiskan sebagian besar waktuku bersamanya di

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
Antara Aku, Kau dan Ibu Tiriku
“Ibu tiriku menikah dengan ayah 8 tahun lalu, dia dari keluarga yang sangat kaya, entah mengapa dia bisa menikah dengan Ayah yang pekerjaannya hanya bermain wanita dan menikahi yang dia sukai, tetapi Ayahku memang terlihat tampan, dengan badan yang kekar dan aura wajah yang sangar, mungkin itu menjadi daya pikatnya terhadap wanita-wanita, entahlah, aku tidak begitu jelas, dan Ayah pun jarang pulang. dia tidak berada di rumah selama berhari-hari dan tidak tahu cara mengurus keluarga. Aku hanya tinggal berdua dengan Ibu tiriku, aku di anggap anaknya sendiri, tetapi kebiasaan Ibu berpakaian Sexy sangat menggangguku. AKu menyukai seorang gadis, dia teman SMA ku dulu, Nama nya Rania. AKu sangat menyukainya, tetapi Ibu tiriku?...”