icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pandora

Bab 8 Past

Jumlah Kata:1418    |    Dirilis Pada: 11/02/2024

EEE

a tetap berdiri tenang dan hanya mengarahkan sebelah tangannya ke depan. Dalam sepersekian detik ular itu kembali

kau laku

yang Guinevere dapat, tetapi ada kegetiran dan penyesalan tak terhingga di kedalaman rubi milik

rry tidak akan

yang ada di hutan bagian barat dalam penjagaan Arashi. Guinevere sudah mengenal semua monster dari hutan itu dengan baik, jadi mereka tidak akan menyakiti Guinevere. Walaupun Elan

atnya. Setiap kali musim dingin datang Guinevere pasti demam, dan saat itu Elang akan menemaninya di kamar sambil menangis seharian, karena tidak ada yang bisa diajak bermain. Di hari lain saat anak-anak yang lain bermain dan berlarian di taman, Guinevere han

wajah Guinevere. "Aku tidak in

*

ikuti ujian ini. Ujian Alnilam terdiri dari dua bagian. Bagian pertama adalah ujian tertulis yang bertujuan untuk mengetes pe

s gulungan yaitu gulungan Alnitak, Alnilam, dan Mintaka. Para raja terdahulu mempercayai bahwa para ksatria di sebuah negeri itu layaknya rasi bintang Waluku yang merupakan panutan untuk mengetahui letak rasi bintang lain,

dua, setiap tim diharuskan membawa ketiga gulungan dan menyerahkannya pada pengawas yang telah menunggu di menara yang terletak di tengah-tengah hutan kematian. Waktu mereka

sangat pekat. Pohon-pohon yang menjulang tinggi dengan dedaunan rimbun menghalangi sinar matahari hingga di dalam sana selalu tampak seolah adalah malam h

gerbang yang telah mereka pilih masing-masing. Tim tujuh yang beranggotakan Elang, Guinevere

dak terlalu baik menggunakan senjata. Rosemary seorang altergo yang memiliki pengendalian energi yang bagus, tapi dia belum bisa menguasai perubahan altergo-nya, dan Guinevere, dia memang paling berbakat diantara ketiganya, peruba

i." Elang mulai tidak sabar untuk unjuk diri selagi ia mendengar berbagai

rgerak ceroboh, kalau kau mat

lian untuk nanti. Sekarang kita atur dulu bag

ngatur strategi. Kita mendapat gulungan Mi

k saat tiba-tiba saja Guinevere melempar pisau keci

kan perhatian Elang dan Rosemary, sement

melawan mereka." Guinevere menyerahkan gulungan pada Rosemary yang langsung bersembunyi da

takan tentang gulungan mereka, karena ia tahu ada musuh yang mengintai, jika mereka memiliki gulungan yang

cun yang menghentikan aliran energi untuk sementara, jadi tidak sulit bagi Guinevere untuk melawan musuh itu. Ia menggunakan crimson dan menemukan bahwa lelaki yang

a gulungan itu ke

E

e sudah datang untuk membantu. Orang itu menyabetkan pedang,

idiot! Cepat pergila

ngkin meninggalkan

cukup dalam di lengan Guinevere. Kalau sudah begini tidak ada pilihan lain. Dalam adu pedang dan pisau yang ke seki

Rosemary! Apakah kau tidak mengerti?" Guinevere berseru jengkel se

dan keras kepala. Selalu sok keren dan berlagak bis

an dengan musuh tadi? Kau hanya di

na kau me

ng terlalu bodoh untuk mengontrol energi bah

aju Guinevere hingga tat

y menengahi dan segera menarik Gu

perban. "Mungkin lain kali sebaiknya Elang, kau menuruti perintah Gwen, dan kau Gwen jangan bert

i dan berniat meningga

au akan p

ri mak

rhadap Guinevere pada Rosemary. Guinevere berusaha keras untuk tidak mendengarkan ucapan

nar. Mungkin Elang be

untuk melakukan semuanya sendiri, tapi Guinevere hanya ingin Elang baik-baik saja. Elang itu ceroboh, suka seenaknya sendiri, tidak bisa mengendalikan energi, dan tidak pandai menggunakan senjata. Bagaimana caranya

nya tidak perlu, Guinevere tidak menyadari kalau ad

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pandora
Pandora
“Aaron Elang Cyane selalu berpikir, sepulangnya ia dari latihan panjang selama 3 tahun, ia akan menjadi lebih kuat dan bisa melindungi rekan satu tim sekaligus sahabat masa kecilnya saat dalam misi, tetapi nyatanya saat ia kembali ke Konegade, Guinevere Abigail belum juga kembali dari latihannya. Lalu ada kabar yang berembus bahwa organisasi gelap bernama Twilight Fantasy sedang memburu para daemon berdarah murni, bahkan temannya; Aurora Bernett termasuk salah satu yang sudah ditangkap oleh organisasi itu. Dan lagi perasaannya pada satu-satunya gadis yang selalu memandang ke arahnya; Aleasha Brunella Aoi, yang merupakan sepupu dari rivalnya; Vector Naresh Aoi. Yang tidak diketahui oleh Elang adalah perasaan terdalamnya dan rencana busuk dari musuh dalam selimut yang melibatkan dongeng tak masuk akal, tapi begitu nyata di depan matanya. Tentang Elang, takdir tidak terduga, langkah-langkah kecil, dan pilihan-pilihan sulit. Karena takdir itu, seperti kotak Pandora.”