icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia

Bab 4 Musuh Selalu Bertemu

Jumlah Kata:626    |    Dirilis Pada: 26/02/2024

Alasannya memesan hotel khusus ini adalah untuk menghadiri acara pert

kaiannya, dia berjal

ntai dua berkilauan d

jang, sebuah suara yang tidak asing ter

bak dengan ragu untuk sesaat, teta

, wajahnya terlihat kaget dan le

u pada Livia, men

Ilham anggap bersifat permanen. Namun, kembalinya Livia memperlihatkan Li

ipit, merasakan t

ja kembali dan sudah me

u, Adelina mulai menyus

gan Livia. "Senang sekali kamu kembali, Kakak. Kami

teatrikal, terjatuh ke lantai dengan berlinang air mata. "Apakah kamu masih membenciku, Kakak? Saat itu

ti akan membuat pria m

h, Livia. Kenapa kamu masih bersikap kasar? Dedikasi Adelina pada perusahaan tanpa kehadiranmu sungguh tak tergo

ngai, lalu dia tiba-tiba m

ndangan, Adelina terjungkal,

an adalah hal yang terpuji. Tapi pria ini ...." Dia menunjuk ke arah Ilham. "Kulihat dia masih b

ena marah. "Siapa yang k

a muat, apa kamu masih butuh cermin untuk

berubah. Kamu pergi beberapa tahun dan

volusi, tidak seperti beberapa

m, tak bisa

aca-kaca karena air mata yang tak tertahan. "Kakak, tolong jangan marahi Kak Ilham.

rcaya bahwa sikap Livia adalah ta

h membuat kemajuan. Dia sekarang bermitra dengan L.P, seorang jenius dalam desain perhiasan. Sedangkan kamu? Kamu mun

in tidak luar biasa, tapi kolaborasiku dengan L.P telah menarik perhatian di seluruh Lewo. Kakak, aku

ham sambil mencibir. "Acara ini eksklu

sombong menyindir bahwa mereka

n undangan VIP-nya pada seorang staf. "Biar kucat

nak, lalu dengan membungkuk hormat, dia mengu

standar, memerah karena malu d

bisa mendapatk

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
Ditakdirkan untuk Pria Terkaya di Dunia
“Pada hari Livia mengetahui bahwa dia hamil, dia memergoki tunangannya berselingkuh. Tunangannya yang tanpa belas kasihan dan simpanannya itu hampir membunuhnya. Livia melarikan diri demi nyawanya. Ketika dia kembali ke kampung halamannya lima tahun kemudian, dia kebetulan menyelamatkan nyawa seorang anak laki-laki. Ayah anak laki-laki itu ternyata adalah orang terkaya di dunia. Semuanya berubah untuk Livia sejak saat itu. Pria itu tidak membiarkannya mengalami ketidaknyamanan. Ketika mantan tunangannya menindasnya, pria tersebut menghancurkan keluarga bajingan itu dan juga menyewa seluruh pulau hanya untuk memberi Livia istirahat dari semua drama. Sang pria juga memberi pelajaran pada ayah Livia yang penuh kebencian. Pria itu menghancurkan semua musuhnya bahkan sebelum dia bertanya. Ketika saudari Livia yang keji melemparkan dirinya ke arahnya, pria itu menunjukkan buku nikah dan berkata, "Aku sudah menikah dengan bahagia dan istriku jauh lebih cantik daripada kamu!" Livia kaget. "Kapan kita pernah menikah? Setahuku, aku masih lajang." Dengan senyum jahat, dia berkata, "Sayang, kita sudah menikah selama lima tahun. Bukankah sudah waktunya kita punya anak lagi bersama?" Livia menganga. Apa sih yang pria ini bicarakan?”