“"Aku tidak menerima penolakan. Suka atau tidak, malam ini kau harus melayaniku," ucap Devan dengan tegas. Tanpa membalikkan tubuhnya. "A-aku tidak bisa. Tolong jangan memintaku melakukannya," Sania bicara dengan suara terbata. "Kau lupa jika sudah menandatangani perjanjian itu?" tanya Devan. "A-aku ...." Sania tidak dapat melanjutkan kalimatnya. Gadis itu sibuk memilin ujung gaun pengantinnya. Sania merasa gugup. ------------------***---------------- Pertemuan Devandra Adiwiyatama dengan Sania Pertiwi, membuat keduanya terlibat dalam sebuah perjanjian pernikahan. Namun, siapa sangka. Ternyata pernikahan mereka tidak mendapatkan restu dari Nyonya Hartati-- ibu Devan. Sementara Devan menikah dengan Sania demi memenuhi wasiat ayahnya dan juga demi kepentingannya. Lalu bagaimanakah kisah Devan dan Sania selanjutnya? Apakah tidak akan ada cinta yang hadir dalam pernikahan mereka? Sementara Devan menuntut Sania untuk memberinya keturunan. Apakah mereka akan terus bersama setelah Sania melahirkan anak? Atau Devan akan membiarkan Sania bebas sesuai dengan janjinya?”